Mahasiswa Sastra Indonesia Unand Adakan Lomba untuk Anak Penyandang Difabelitas

05 Juni 2017

FIB—Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia angkatan 2016 menggelar lomba menyanyi dan mewarnai untuk siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Padang. Kegiatan ini merupakan praktik mata kuliah Pengantar Manajemen Kesenian yang diampu oleh Reno Wulan Sari, S.S., M.Hum., Drs. M Yusuf, M.Hum, Dr. Ivan Adilla, dan Dr. Syafril, M.Si.

Lomba yang berlangsung pada 29 April 2017 ini diselenggarakan secara berkelompok. Rini, guru SLB Negeri 1 Padang, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan cara yang baik untuk memotivasi siswa yang menyandang difabelitas. “Saya menyambut baik kegiatan ini karena adik-adik mahasiswa dapat berbaur dengan siswa di sini dan dapat memotivasi mereka untuk berani tampil dan menunjukkan potensi yang dimiliki.”

Ikhsan Fuadi Yusda, mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia menuturkan bahwa ia memilih menyelenggarakan kegiatan ini di SLB karena ingin siswa SLB juga mendapatkan perhatian layaknya siswa lainnya. “Kami ingin siswa SLB juga terperhatikan karena kegiatan yang lain hanya berpusat pada sekolah umum.”

Kesadaran terhadap anak-anak keterbelakangan mental tersebut mendorong mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia menggelar lomba ini dengan tema “Don’t Give Up, Keep Try”. Mereka berharap agar siswa tidak menyerah dengan keterbatasan yang dimiliki.

“Tema kegiatan ini ialah dont give up, keep try. Kami ingin siswa di sini tidak merasa rendah diri dengan keterbatasan mereka. Kami bermaksud memberikan semangat agar mereka punya potensi meski tidak di bidang eksakta,” jelas Ikhsan Fuadi Yusda.

Reno Wulan Sari, S.S., M.Hum., dosen pengampu mata kuliah mengungkapkan bahwa pilihan mahasiswa kali ini sangat baik karena di samping bisa menunjang kemampuan dalam mengelola suatu kegiatan, juga dapat membantu menumbuhkan kemampuan dari anak-anak yang mengalami keterbatasan gerak. “Saya mendukung pilihan mahasiswa untuk menyelenggarakan kegiatan di sini. Pilihan ini secara tidak langsung akan memotivasi mereka untuk bersyukur dan bisa berkarya lebih banyak untuk orang lain.”

 

Reporter: Sonia, Editor: Ria Febrina, Admin: Gading Rahmadi

 

Read 171 times