Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia Adakan Penelitian Fonologi di Sijunjung

06 Juni 2017

FIB—Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia kembali mengadakan penelitian mengenai bunyi bahasa. Pada 30 April 2017, penelitian yang merupakan bagian dari praktik mata kuliah fonologi ini dilaksanakan di Nagari Padang Ranah, Kabupaten Sijunjung.

Mata kuliah yang diampu oleh Dra. Sri Wahyuni, M.Ed., Dr. Gusdi Sastra, M.Hum., Dr. Aslinda, M.Hum., dan Ria Febrina, S.S., M.Hum. ini diikuti oleh 84 mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia. Tak hanya dosen pengampu, beberapa dosen lainnya juga ikut mendampingi mahasiswa untuk mengambil data di lapangan, yaitu Dra. Noviatri, M.Hum. dan Dra. Efri Yades, M.Hum.

Tidak hanya dosen, sejumlah mahasiswa senior dan juga alumni ikut mendampingi mahasiswa sebagai asisten dosen. Mereka ialah Herlin Triana, M.Hum. (alumni), Dila Okta Malina, Lusi Andriani, Sonia, Atikah Hidayati, dan Rina Septhiari (mahasiswa senior). Para asisten diharapkan dapat membantu kesulitan mahasiswa ketika mengambil data di lapangan.

Mahasiswa yang mengambil mata kuliah ini tidak hanya melakukan penelitian di lapangan, tetapi juga mempersiapkan penelitian mulai dari memilih tempat penelitian, survei lokasi, dan menghubungi informan. “Saya mengucapkan selamat kepada mahasiswa Sasindo tahun pertama karena apa yang telah kita rencanakan dapat terlaksana,” ujar Dr. Gusdi Sastra, M.Hum., Ketua Jurusan Sastra Indonesia pada saat memberi sambutan di hadapan mahasiswa dan informan, dan perangkat Nagari Padang Ranah.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Nagari Padang Ranah telah menerima kami dan telah memberikan pengetahuan kepada mahasiswa kami,” tutur Dr. Gusdi Sastra.

Ketua Jorong mewakili wali nagari Padang Ranah mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada dosen dan mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia karena telah memilih Nagari Padang Ranah sebagai lokasi penelitian. “Terima kasih telah memilih nagari kami untuk penelitian dan menggali bahasa kami. Kami mohn maaf jika sekiranya informan yang ada tidak seperti yang diharapkan,” sambutan Ketua Jorong Padang Ranah.

Terkait hal tersebut, Fhadil Muhammad, ketua tingkat mahasiswa angkatan 2016 mengungkapkan bahwa penelitian ini sudah mengalami tiga kali penundaan jadwal. Hal tersebut disebabkan oleh hari libur panjang selama beberapa minggu, sementara informan di Nagari Padang Ranah hanya bisa ditemui pada saat hari Minggu saja. Akibatnya, terjadi pergantian jadwal.

“Meskipun penelitian ini sempat ditunda sebanyak tiga kali, saya merasakan apa yang diperoleh di lapangan sangat bermanfaat. Saya mengucapkan terima kasih kepada informan yang telah meluangkan waktu. Semoga apa yang kami dapat di sini berguna untuk kami pada masa yang akan datang,” ungkap Fadil Muhammad.

Reno Novita Sari, mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia angkatan 2016 juga mengaku banyak mendapat manfaat dari kegiatan ini. Salah satunya ialah pengalaman menggali bahasa asli langsung dari informan dan mentranskripsikan ke dalam bentuk fonetis.

“Ini merupakan pengalaman yang menarik bagi saya karena saya secara langsung menstranskripsikan bunyi yang saya dengar,” ungkapnya. Meskipun demikian, dalam proses penelitian, ia juga mengalami sedikit kendala. ”Kendala dalam pengambilan data ialah suara informan yang kecil dan butuh pengulangan,” jelasnya.

 

Reporter: Sonia, Editor: Ria Febrina, Admin: Gading Rahmadi

Read 70 times