BSTM FIB Unand Selenggarakan Padang Road To Variasi IV

27 Februari 2018

FIB--Dalam rangka Padang Road To Variasi IV, UKM Fakultas, Bengkel Seni Tradisional Minangkabau (BSTM) mengadakan sebuah pertunjukan. Meskipun diguyur gerimis sebelum acara dimulai, pementasan yang dilaksanakan pada Selasa, 20 Februari 2018 ini berlangsung lancar.

Bertempat di Medan Nan Balinduang FIB Unand, pementasan ini ramai dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Padang. Sejumlah komunitas juga ikut tampil, di antaranya Lakek Pusako dari Lentera Merah Fakultas Hukum Unand, Sonsang dari UKMF BSTM FIB Unand, dan Asa dari UKM Kreasi Seni (Kres) Universitas Dharma Andalas.

Padang Road To Variasi IV merupakan Festival Tari Mahasiswa Nasional yang sudah dilakukan di Makassar, Padang, dan Palembang. Untuk Variasi IV, akan dilaksanakan di Jember. Acara ini membawa enam komunitas atau UKM Seni di Padang, yakni BSTM FIB Unand, Kres Dharma Andalas, Studio Merah Fakultas Hukum Unand, UKKes Universitas Negeri Padang, KSK STMIK, dan UKS Unand.

Foto 2 : Wakil Dekan III FIB Unand, Imelda Indah Lestari, S.S., M.Hum.

 

Wakil Dekan III FIB Unand, Imelda Indah Lestari, S.S., M.Hum. mengungkapkan bahwa FIB Unand mengapresiasi pementasan ini sebagai salah satu persiapan komunitas BSTM sebagai komunitas seni di perguruan tinggi nonseni yang lolos dan akan berkompetisi di Jember nantinya.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kami juga bangga karena mahasiswa tidak hanya memiliki prestasi dalam akademik, tetapi juga kreativitas dalam mengembangkan bakat. Kegiatan ini merupakan salah satu contoh peran penting mahasiswa dalam melestarikan kebudayaan. Kepada peserta Variasi IV di Jember nanti, meskipun nantinya tidak membawa prestasi, kami tetap bangga. Kami akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini,” ungkap Imelda Indah Lestari, S.S., M.Hum.

Memulai kegiatan tersebut, Lakek Pusako dari Studio Merah tampil sebagai pembuka acara. Melalui pertunjukannya, Studi Merah menampilkan karya seni yang bercerita tentang hubungan mamak dan kemenakan. Lalu, penampilan kedua dilanjutkan oleh BSTM FIB Unand yang berjudul Sonsang. Penampilan BSTM memiliki tema yang sama dengan Studi Merah, yakni hubungan mamak dan kemenakan. Akan tetapi, BSTM lebih menggambarkan tentang ego. Selanjutnya, penampilan terakhir pada pementasan tersebut dibawakan oleh Asa dari UKM Kres Dharma Andalas. Mereka menceritakan perebutan tanah ulayat antara Mandailiang dan Medan.

”Penampilan yang dibawakan merupakan penampilan yang akan dilombakan di Variasi IV nantinya. Padang Road to Variasi IV dapat dikatakan sebagai geladi resik tiga UKM seni yang akan ikut berlomba nantinya. Selain itu, acara ini bisa menjadi wadah untuk berkreativitas. Kami mengapresiasi FIB dan Unand yang mendukung acara ini, yang tentunya akan menjadi semangat untuk bersaing di Jember nanti,” ujar Hafiz, Gubernur FIB Unand sekaligus koreografer Sonsang saat ditemui pada Jumat, 22 Februari 2018.

Acara ini menarik banyak pengunjung hingga 200 orang. Acara berlangsung dengan lancar dan diakhiri dengan diskusi bersama para peserta yang lolos ke Jember. Sebanyak 14 orang mahasiswa dari BSTM FIB Unand akan membawa nama kampus dan nama Kota Padang ke Jember.

Reporter: Ananda Sabrina, Editor: Ria Febrina, Admin: Gading Rahmadi

Read 190 times