Jurusan Sastra Indonesia FIB Unand Jadi Tuan Rumah Forprossi V

07 Mei 2018

FIB—Jurusan Sastra Indonesia FIB Unand terpilih menjadi tuan rumah Pertemuan Forum Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia V (Forprossi V) yang diadakan pada 7—10 Mei 2018. Pertemuan Forprossi V ini mengusung tema “Program Studi Sastra Indonesia: Dulu, Kini, dan Esok”.

Pertemuan Forprossi telah diadakan sejak tahun 2014 lalu, tepatnya tanggal 19 November 2014 di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Kemudian pada 20—21 Mei 2015, pertemuan Forprossi kembali diadakan dengan Universitas Udayana Denpasar sebagai tuan rumah.  Pada 1—2 Mei 2016, kembali diadakan pertemuan Forprossi untuk ketiga kalinya di Universitas Hasanuddin. Lalu, pada 9—10 Mei 2017, pertemuan Forprossi ke-4 diadakan di Universitas Airlangga Surabaya. Kini, untuk yang ke-5 kalinya, giliran Universitas Andalas sebagai tuan rumah.

Menurut Dr. Gusdi Sastra, M.Hum., Ketua Jurusan Sastra Indonesia FIB Unand yang hadir pada pertemuan Forprossi IV terdahulu, terpilihnya Unand sebagai tuan rumah pertemuan Forprossi V karena adanya keinginan peserta pertemuan Forprossi IV untuk mengunjungi Sumatera Barat.

“Terpilihnya FIB Unand sebagai tuan rumah pertemuan Forprossi V karena sewaktu pertemuan Forprossi IV, ada dari peserta yang menginginkan ke Sumatera Barat. Lalu, saya mengangkat tangan mengajukan FIB Unand sebagai tuan rumah. Saya juga menawarkan wisata ranah Minang. Ya, sebagai promosi juga terkait wisata di Ranah Minang ini. Jadi, bukan hanya sekadar pertemuan ilmiah saja. Alhamdulillah, semua peserta setuju dan akhirnya ditetapkanlah FIB Unand sebagai tuan rumah pertemuan Forprossi V,” ujar Dr. Gusdi Sastra, M.Hum.

Dengan demikian, ada yang berbeda dengan pertemuan Forprossi kali ini. Pertemuan Forprossi kali ini bukan hanya sekadar Temu Akademisi Bahasa dan Sastra Indonesia se-Indonesia untuk membahas isu-isu terkait program studi, tetapi juga momen berwisata ke Sumatera Barat.

Sumatera Barat memang Provinsi yang memiliki beragam keindahan, baik alam, budaya, maupun kulinernya. Bahkan, dilansir dari Liputan6.com, rendang sebagai salah satu makanan khas Sumatera Barat dinobatkan sebagai makanan terenak di dunia selama dua tahun berturut. Ini tentu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta Forprossi V.

Pertemuan Forprossi V ini akan diadakan di Hotel Grand Inna Muara, Kampus Unand Padang, dan beberapa lokasi wisata Sumatera Barat. Pertemuan Forprossi V ini akan menghadirkan Prof. Dr. Multamia Lauder, Guru Besar Universitas Indonesia (UI) untuk Bidang Ilmu Linguistik; Prof. Dr. Faruk, S.U., Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk Bidang Ilmu Sastra; Dr. Paristiyanti Nurwardani, M.P., Direktur Pembelajaran pada Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementrian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Dikti); dan Dr. Pujiharto, M.Hum. dari Universitas Gadjah Mada (UGM) selaku Ketua Umum Forprossi.    

Reporter: Lusi Andriani, Editor: Ayendi dan Ria Febrina, Admin: Gading Rahmadi

Read 63 times