Ria Febrina, S.S., M.Hum., Dosen FIB Unand, Berikan Materi Penulisan Jurnalistik kepada UKPM Biner FTI Unand

09 Mei 2018

FIB - Dosen FIB Unand, Ria Febrina, S.S., M.Hum., memberikan materi “Penulisan Berita Jurnalistik” kepada Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) Biner, Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Unand di Ruang Rapat FTI Unand pada Sabtu, (28/4/ 2018).

“UKPM Biner yang ada di FTI Unand merupakan UKPM yang baru berdiri pada tahun 2017,  jadi masih baru,” jelas Ketua UKPM Biner, Syifa Cairunnissa, “Diharapkan dengan adanya pelatihan jurnalistik ini, semua rekan-rekan bisa semakin tahu dan mengerti tentang penulisan jurnalistik, bagaimana menggunakan bahasa yang baik, dan sebagainya. Jadi, saya berharap semuanya memperhatikan dengan baik materi yang akan disampaikan nantinya,” harapnya.

Pada pelatihan penulisan berita jurnalistik itu, hadir Wakil Dekan III FTI Unand, Ir. Werman Kasoep, M.Kom., yang juga merupakan pembina dari UKPM Biner FTI Unand. “Saya senang diadakannya pelatihan jurnalistik ini. Menurut saya, acara ini canggih dan mulia, dan memang penting. Kita kan FTI, jadi menginformasikan segala sesuatunya kepada khalayak ramai. Memang informasi itu sangat penting, tapi tetap tergantung niat juga,” tuturnya membuka pengantar.

Terus katanya, “Pers itu berpacu dengan waktu, menginformasikan sesuatu yang sedang hits, informasi bisa membuat kita mengarah pada jalan yang benar, tapi juga bisa mengarahkan kita pada jalan yang salah. Karena ada juga berita yang penyajiannya baik sekali, mudah dicerna dan dipahami, tapi ternyata informasinya keliru.”

Lalu menurut Ir. Werman Kasoep, M.Kom., salah satu yang penting diperhatikan dalam jurnalistik  ialah bahasa. “Jadi, bahasa sangat penting kita perhatikan dalam menyampaikan informasi. Adanya pelatihan ini tentu bagi saya sangat bagus. Kepada mahasiswa, agar diperhatikan meteri ini dengan baik nantinya. Bidang kita adalah informasi, jadi gunakanlah bahasa yang baik agar pesan itu sampai dan dapat dipahami dengan baik oleh khalayak ramai”.

Setelah panjang lebar menyampaikan kata pembukaan, kemudian Ir. Werman Kasoep, M.Kom. membuka secara resmi pelatihan yang diadakan oleh UKPM Biner FTI Unand.

Pada pelatihan yang diadakan oleh UKPM Biner FTI Unand, Ria Febrina, S.S., M.Hum. sengaja diundang untuk memberikan materi dasar tentang penulisan berita jurnalistik, mulai dari pemilihan judul, penggunaan kata, makna, dan hal-hal dasar lain yang menjadi penting untuk diperhatikan.

Ria Febrina, S.S., M.Hum. memulai sesinya dengan penjelasan dan pemilihan judul. Beberapa poin ungkapnya yang harus diperhatikan dalam pemilihan judul ialah pemilihan judul yang harus menarik; pemunculan kata pada judul hanya boleh satu kali; jumlah kata pada judul idealnya 7--12 kata; sinonim kata harus dihindari; makna kata harus sama dengan yang ada pada KBBI; hindari kata kerja pada judul karena dapat mengubah judul menjadi sebuah kalimat; judul pada berita tidak boleh berupa kalimat; hindari penggunaan kata ganti; judul tidak boleh ambigu; yang paling penting pada judul, harus ada pelaku," ungkap Ria Febrina, S.S., M.Hum.

Lebih lanjut, Ria Febrina, S.S., M.Hum. menjelaskan teknik penulisan berita. “Dalam berita,  yang paling penting harus ada 5W+H, yakni What (Apa), When (Kapan), Who (Siapa), Where (Di mana), Why (Mengapa), dan How (Bagaimana)”.

“Bentuknya piramida terbalik. Pada piramida terbalik itu, kita akan menjelaskan tentang 5W dan 1 H tadi,” timpalnya lagi.

Lalu, ia menjelaskan, “Dalam piramida terbalik, pada paragraf utama disebut lead, yaitu berita utama atau yang paling penting. Pada bagian lead, di paragaraf pertama, harus mewakili 5W sehingga dengan membaca lead pada berita, pembaca sudah tahu informasi”.

“Pada paragraf kedua dan seterusnya, kita masukkan informasi yang menjelaskan tentang How. Itulah mengapa semakin ke bawah, semakin mengerucut isi berita. Informasinya sudah jelas pada bagian paragraf pertama sehingga peragraf selanjutnya menjelaskan informasi untuk pelengkap berita,” ujar Ria Febrina, S.S, M.Hum.

Sebelum materi diakhiri, beberapa tanggapan muncul dari anggota UKPM Biner FTI Unand, di antaranya oleh Dinda yang menanyakan cara penulisan berita jurnalistik yang baik agar mudah dipahami oleh pembaca dan Galuh yang menanyakan opini. “Terkait dengan opini, apakah sama kaidah penulisannya dengan berita?” tanyanya.

Ria Febrina, S.S., M.Hum. mengungkapkan bahwa penulisan opini berbeda dengan penulisan berita. Pada penulisan berita, informasi hanya terkait fakta, sedangkan pada penulisan opini, penulis bisa memberikan penilaian terhadap fakta yang diuraikan di dalamnya. 

Sebelum mengakhiri materi, Ria Febrina, S.S., M.Hum. mengingatkan kepada anggota UKPM Biner agar ketika menulis berita berpedoman pada kata yang ada pada KBBI dan juga melihat UU No. 50 tahun 2015 tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

Reporter: Jusman, Editor: Ayendi, Admin: Gading Rahmadi

Read 81 times