Kajian Budaya di FIB Unand, Prodi Magister S-2 Satu-Satunya di Pulau Sumatera

14 Mei 2018

FIB - Program Studi Magister (S-2) Kajian Budaya yang dibuka FIB Unand dan diresmikan pada tahun 2017 lalu merupakan satu-satunya di Pulau Sumatera.

Untuk meningkatkan minat mahasiswa masuk ke Prodi Magister Kajian Budaya, pihak prodi kerap melakukan promosi di media sosial, seperti facebook dan roadshow sosialisasi prodi ke daerah lain. Salah satunya dilakukan oleh Prodi Kajian Budaya. Ketua Prodi, Dr. Syafril, M.Si. melakukan sosialisasi ke Universitas Lancang Kuning (Unilak) Riau pada Senin (12/3/18). Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan Program Studi Magister Kajian Budaya FIB Unand,  serta mengajak para alumni dan mahasiswa strata 1 tahun akhir yang ada di Unilak untuk masuk ke FIB Unand.

Tidak hanya mengenalkan Program Studi Magister Kajian Budaya, sosialisasi itu juga digunakan untuk mengenalkan tiga Prodi Magister (S-2) lainnya yang ada di FIB Unand, yaitu Program Studi Linguistik, Program Studi Sejarah, dan Program Studi Sastra. “Kami juga memperkenalkan prodi lainnya, namun tetap fokus pada Kajian Budaya,” ungkap Dr. Syafril, M.Si.

Salah seorang mahasiswa Prodi Magister (S-2) Kajian Budaya FIB Unand, Seprisyam, mengatakan bahwa ia memilih Prodi Kajian Budaya karena prodi ini mencakup semua aspek bidang ilmu. “Memilih prodi ini karena merupakan prodi terbaru di Unand. Kebetulan saya juga bekerja di Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto, jadi saya ingin mengembangkan dan mempertahankan kebudayaan, khususnya di Sawahlunto,” ujarnya.

Salah seorang dosen Prodi Magister (S-2) Kajian Budaya, Dr. Pramono, M.Si., berharap program studi tersebut diketahui oleh masyarakat. “Semoga masyarakat luas mengetahui bahwa FIB Unand memiliki prodi S-2 Kajian Budaya,” harapnya.

Dr. Syafril, M.Si. juga berharap semoga Prodi Magister (S-2) Kajian Budaya di FIB Unand diminati oleh orang banyak. “Semoga prodi S-2 kita ini banyak diminati dan mahasiswa yang masuk menjadi mahasiswa Kajian Budaya dapat berkesinambungan dan tiap tahun ada peningkatan,” tutupnya.

Reporter: Ivonyla Krisna, Editor: Ayendi dan Ria Febrina, Admin: Gading Rahmadi

Read 108 times