Dekan FIB Unand Buka Sidang Konstitusi Pertama yang Diselenggarakan oleh DLM FIB Unand

30 Mei 2018

FIB- Setelah Presiden Bem FIB Unand, Muhammad Hafiz, menyampaikan kata sambutannya, Dekan FIB Unand yang diwakili oleh Wakil Dekan III, Imelda Indah Lestari, S.S, M.Hum membuka secara resmi Sidang Konstitusi Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Dewan Legislatif Mahasiswa (DLM) FIB Unand, bertempat di Ruang Seminar FIB Unand pada Rabu, (23/5/2018).

Beberapa mahasiswa yang dilibatkan oleh DLM untuk mengikuti sidang konstitusi tersebut diantaranya, presiden mahasiswa FIB Unand, delegasi yang diutus oleh UKM dan HIMA, serta perangkat DLM itu sendiri.

Muhammad Hafiz, atau yang biasa dipanggil Hafiz, sebagai presiden mahasiswa FIB Unand, dalam kata sambutannya, menjelaskan Mahasiswa FIB Unand telah menyatakan diri untuk lepas dari BEM Universitas dan menyepakati untuk berdiri sendiri.

“Secara pribadi, hari ini adalah hari yang sangat saya tunggu-tunggu karena sudah lama kita mengikrarkan atau menyatakan berdiri sendiri, negara mahasiswa yang merdeka, dan mempunyai presiden sendiri. Namun masih ada ketertinggalan kita yaitu di bidang konstitusi atau undang-undang, dan disinilah sebenarnya kekuatan kita. Pada tahun 2011 adalah awal bergolaknya BEM FIB untuk tidak lagi berada di bawah BEM Universitas dan ingin berdiri sendiri,” tegas Hafiz memulai sambutannya.

DLM FIB Unand menyelenggarakan sidang konstitusi untuk merumuskan undang-undang sebagai salah satu bagian yang penting untuk dipenuhi. Sidang konstitusi itu direncakan akan berlangsung selama tiga hari, yaitu pada 23-25 Mei 2018.

“Tahun 2013 terpilihlah presiden BEM FIB dan kita sudah memakai nama presiden, namun kekurangan kita pada hari ini adalah dibidang konstitusi. Semoga dengan adanya pertemuan ini kita benar-benar dapat mengetahui bagaimana birokrasi mahasiswa yang sebenarnya karena kita sudah lama mengikrarkan diri sebagai negara mahasiswa yang berdiri sendiri,” lanjut Hafiz.

Hafiz di akhir sambutannya berharap agar sidang konstitusi tersebut dapat berjalan dengan lancar dan mampu merumuskan konstitusi yang sesuai kebutuhan dan aturan.

“Harapan saya, semoga sidang konstitusi ini dapat berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir nanti dan kita mampu merumuskan konstitusi kita sesuai kebutuhan dan aturan yang ada karena konstitusi merupakan hal pertama yang paling penting untuk kita. Kemudian, baru hal-hal lain juga akan kita kerjakan,” pungkas Hafiz.

Meskipun mendadak, acara yang semula direncanakan pukul 10.00 WIB, tetapi akhirnya mulai terlaksana pukul 13.00 WIB,  dihadiri oleh Wakil Dekan III FIB Unand, Imelda Indah Lestari, S.S, M.Hum., untuk memberikan kata sambutan dan sekaligus membuka acara tersebut.

“Saya sebenarnya baru tahu dan terkejut kalau hari ini ada Sidang Konstitusi yang diselenggarakan oleh DLM FIB Unand. Saya sangat senang kalau mahasiswa memiliki keinginan untuk berorganisasi dan kami sangat mendukung sekali. Karena berorganisasi ini akan dibutuhkan juga nantinya di dunia kerja karena anda tidak hanya dituntut sofskill, akademik, tapi juga akan dilihat dari bagaimana anda bekerja dengan tim, hal seperti itu akan ditemukan nanti dalam dunia kerja,” katanya mengawali kata sambutan.

Ditengah kata sambutannya, Imelda Indah Lestari, S.S., M.Hum. menegaskan konstitusi yang akan ditentukan nanti oleh mahasiswa harus sejalan atau berdasarkan aturan akademik yang ada, baik di Universitas maupun juga di FIB Unand karena FIB Unand juga memiliki SOP tentang aturan-aturan itu.

Untuk mengakhiri sambutannya, Imelda Indah Lestari, S.S., M.Hum mencoba mengkaitkan harapannya dengan suasana puasa Ramadhan 1439 H saat itu. “Berhubung kita sedang dalam bulan puasa, semoga pada sidang konstitusi ini kita bisa berfikir dengan lebih jernih, sehingga konstitusi yang anda buat benar-benar bisa membawa kegiatan-kegiatan mahasiswa ke arah yang lebih baik lagi,”harapnya.

Reporter: Jusman dan Mita Handayani, Editor: Ayendi, Admin: Gading Rahmadi

Read 75 times