Rabu, 13 Juni 2018 00:01

39 Dosen Bersama Dekan Tekan Penjanjian Pelaksanaan Penugasan Penelitian Dana PNBP FIB Unand 2018

FIB - Sebanyak 39 orang dosen FIB Unand yang memenangkan hibah penelitian dana PNBP FIB Unand 2018, menandatangani surat perjanjian pelaksanaan penugasan penelitian bersama dengan Dekan FIB Unand, Dr. Hasanuddin, M.Si., di Ruang Sidang Dekanat pada 30/5/2018.

Dr. Hasanuddin, M.Si., dalam penjelasannya sebelum pelaksanaan tekan kontrak penelitian tersebut menyampaikan dari 61 total proposal yang masuk, akhirnya 39 proposal yang didanai. Awalnya katanya, hanya 30 prososal yang diumumkan akan didanai. Namun, karena ada penggunaan dana yang tidak diperbolehkan berdasarkan aturan keuangan, seperti: honor peneliti, pembelian ATK tidak habis pakai, dan kepatutan perjalanan transportasi, maka ada penyesuaian atau pengurangan dana yang diperoleh oleh para peneliti yang lulus, yang menyebabkan penambahan kuota proposal yang diterima.

“Oleh karena itu mereka tidak bisa mendapatkan dana maksimum seperti yang sudah ditetapkan untuk masing-masing skema penelitian. Dana yang tidak bisa dipergunakan itulah yang dipakai untuk mendanai 9 proposal yang diterima selanjutnya,” ungkapnya.

Kemudian Dr. Hasanuddin, M.Si., menerangkan alasan dibalik tidak bisanya semua proposal yang masuk untuk didanai. Hal yang utama menurutnya karena persoalan ketersedian dana. Kemudian ada pertimbangan lain termasuk juga persoalan penilaian karena bisa saja berbeda antara satu reviewer dengan reviewer lain, dan juga proporsi proposal yang masuk. Jika hanya dilihat dari nilai tertinggi saja akan ada jurusan yang dominan sehingga jadinya tidak pas.

“Kalau seandainya Linguistik saja yang lulus dominan misalnya, maka bagaimana dengan posisi Sastra, Kajian Budaya, dan Sejarah,” katanya.

Lalu ia menjelaskan mengapa proses pendanaan proposal kali itu berbeda dengan tahun lalu, dimana sebelumnya dikasih saja. Jika dahulu jumlah total proposal ada 95, dan dana yang tersedia ada Rp. 760.000.000,-, maka masing-masing peneliti dapat Rp. 8.000.000,-.

“Tapi ini tidak memenuhi standar penelitian yang ada dalam Standar Nasional Pendidikan Tinggi, dan itu sesungguhnya sudah lama dikritik oleh Unand. Sementara itu fakultas lain sudah menggunakan standar penelitian yang benar. Tapi tidak masalah kita mulai dari sekarang,” jelasnya.

Berkenaan dengan isi kontrak penelitian itu sendiri, hal-hal penting yang disebutkan oleh Dekan FIB Unand, Dr. Hasanuddin, M.Si, antara lain: Pertama, jangka waktu penelitian yaitu dari 1 Juni s/d 15 November 2018. Kedua, yaitu target luaran. Target luaran mesti ada, terukur, dan dapat tercapai. Bila tidak dapat tercapai, peneliti dalam jangka waktu 2 tahun didiskualifikasi dari forum seleksi proposal penelitian FIB. Target minimum, artikel dipublikasikan di prosiding nasional, internasinal, dan atau artikel jurnal terakreditasi / internasional bereputasi. Ketiga, laporan kemajuan diserahkan tanggal 30 Agustus 2018, sedangkan laporan akhir tanggal 15 November 2018. Keduanya diserahkan dalam bentuk laporan hard dan soft copy. Keempat, akan ada monev penelitian dan ketua peneliti wajib hadir.

Tim Humas: Ayendi, Admin: Gading Rahmadi

Read 106 times