Ruth R. Bepinoso, Wisudawan FIB Unand Asal Filipina

04 Juli 2018

FIB—Ruth R. Bepinoso, mahasiswa asal Filipina resmi menjadi alumni S1 FIB Unand Jurusan Sastra Minangkabau setelah dilantik pada Wisuda II yang bertempat di Ruang Seminar FIB Unand pada Sabtu, (30/6/2018).  Ruth R. Beginoso lulus dengan IPK 3,57 dengan predikat ‘Sangat Memuaskan’ dan lama studi 3 tahun 8 bulan.

Awalnya, Ruth R. Bepinoso tidak mengetahui adanya Jurusan Sastra Minangkabau di FIB Unand. Kala itu, yang ia ketahui hanyalah bahwa Unand merupakan universitas terkenal di Padang. Setelah salah seorang dosen FIB Unand, Prof. Dr. Oktavianus, M.Hum. (ketika itu masih sebagai Wakil Dekan I) memberi tahunya, barulah Ruth mengetahui adanya Jurusan Sastra Minangkabau.

Prof. Dr. Oktavianus, M.Hum. memberi tahu bahwa di Jurusan Sastra Minangkabau, 75 % mahasiswa akan diajarkan tentang budaya, seni, dan adat Minangkabau, sedangkan 25 % lainnya akan diajarkan tentang bahasa. Ruth yang memang menyukai budaya, seni, dan adat Minangkabau tertarik dengan tawaran tersebut.

Namun, Ruth masih bingung atas biaya yang harus ia keluarkan selama ia kuliah nantinya. Ia kemudian berdiskusi dengan profesornya. Setelah berdiskusi dan dengan berbagai pertimbangan, Ruth akhirnya menerima tawaran tersebut.

Pada tahun 2014, Ruth resmi menjadi mahasiswa Jurusan Sastra Minangkabau FIB Unand. Mahasiswa Jurusan Sastra Minangkabau FIB Unand menerima Ruth sebagai teman. Mereka kemudian memberi gelar kepada Ruth. Ruth dipanggil ‘Bundo’ oleh teman-teman di kelasnya. Sejak saat itu, panggilan ‘Bundo’ melekat di diri Ruth. Bahkan, dosen juga memanggil Ruth dengan panggilan ‘Bundo’.

Ruth bukanlah anak muda seperti kebanyakan usia mahasiswa S1 di Unand. Saat ini, Ruth telah berusia 58 tahun. Namun, semangatnya untuk belajar tidak pernah kalah dan bahkan lebih dibandingkan dengan mahasiswa S1 yang masih muda lainnya.

Selain memiliki semangat untuk terus belajar, Ruth juga berkepribadian baik. “Bundo orangnya pemalu tapi baik, suka memberi jika ada acara, kegiatan, ataupun kemalangan,” ungkap Anisa, mahasiswa Jurusan Sastra Minangkabau angkatan 2014 yang merupakan salah seorang teman Ruth.

“Selain itu, Bundo orangnya tidak pernah melupakan teman. Ketika balik dari Filipina, Bundo sering memberi oleh-oleh,” lanjut Anisa.

Adapun dalam belajar, menurut Anisa, Ruth termasuk orang yang aktif di dalam kelas. “Walaupun dengan bahasa Indonesia yang terbata-bata, Bundo termasuk mahasiswa yang aktif di kelas. Disiplin akan tugas. Jika tugas kelompok, setiap anggota kelompok diberi tugas masing-masing. Jika tidak dikerjakan, dikeluarkannya dari kelompok. Selain itu, Bundo juga selalu curi start dalam mengumpulkan tugas. Kami belum selesai tugas, beliau sudah selesai,” tutur Anisa lagi.

Sementara itu, Dr. Hasanuddin, M.Si., selaku Dekan FIB Unand, bangga dengan adanya mahasiswa asal luar negeri yang kuliah di FIB Unand. “Saya bangga dengan adanya lulusan FIB Unand yang berasal dari luar negeri. Ini menunjukkan mutu perguruan tinggi, juga sebagai ajang promosi. Namun, fakultas juga harus berbenah. Jangan cepat puas dengan apa yang dicapai saat ini. Kita harus terus meningkatkan segalanya, agar ke depan lebih banyak lagi mahasiswa luar negeri yang ingin kuliah di fakultas ini,” tutur Dr. Hasanuddin, M.Si. ketika ditemui di ruangannya.

Reporter: Lusi Andriani, Editor: Ayendi, Admin: Gading Rahmadi

 

Read 114 times