Dr. M. Yusdi, M.Hum., Ketua Prodi S2 Linguistik FIB Unand, Ikuti Konferensi APBL dan Jajaki Kerjasama dengan FKIP Undana

14 Juli 2018

FIB- Dr. M. Yusdi, M.Hum. mengikuti kegiatan Konferensi Internasional Asosiasi Peneliti Bahasa Lokal (APBL) cabang Kupang sebagai presenter, sekaligus melakukan penjajakan kerjasama mewakili Dr. Hasanuddin, M.Si., Dekan FIB Unand, dengan FKIP Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Kamis (28/6/2018).

Untuk mengikuti kegiatan Konferensi Internasional APBL di Kupang ini, Dr. M. Yusdi, M.Hum. tidak sendirian. Beliau kebetulan sama-sama berangkat dengan Prof. Dr. Jufrizal, M.Hum, dosen Universitas Negeri Padang (UNP) yang terlibat mengajar di Program Pascasarjana Prodi S2 Linguistik Unand.

Makalah yang dipresentasikan oleh Beliau adalah ‘Negation Intensifier in Bonjolise’. “Makalah sudah dimasukkan ke dalam prosiding dan mendapat sertifikat sebagai presenter,” katanya.

Negasi ganda biasanya membawa makna positif yang digunakan oleh orang. “Seperti yang kita ketahui ketika makna ganda itu, bukan tidak mengerti, tapi mengerti,” jelasnya.

Namun dari hasil temuannya itu, dalam bahasa Bonjol, Penegas negasi (negation intensifier) itu memperkuat negasi. Misalnya katanya dalam kalimat yang diutarakan orang Bonjol ‘Aden indak pai tido doh’. Kalimat itu menyatakan ‘Saya tidak pergi’. Negation intensifiertido doh’ itu mempertegas tidak pergi, atau mempertegas negatif yang di depannya tetap negatif

Lalu Kenapa Bonjolise, istilah Beliau menyebutnya, dipilih? Beliau memberi alasan karena itu bahasa ibunya. Jadi katanya, orang yang paling sahih memahami bahasa adalah penutur bahasa ibunya.

Lebih lanjut Beliau menyebutkan konferensi APBL tersebut rutin diadakan sekali setahun, dan tahun depan rencananya diadakan di Flores, NTT. Untuk tahun sebelumnya diadakan di Denpasar, Bali.

Pada hari yang sama secara berurutan, setelah didahului oleh seminar, yaitu pada pukul 14.30 WITA, selanjutnya pada pukul 15.00 WITA serah terima dokumen yang menandakan kegiatan penjajakan kerjasama antara FIB Unand dengan FKIP Undana berlangsung.

Serah terima dokumen kerjasama itu dilakukan sendiri oleh Dr. M.Yusdi, M.Hum. mewakili Dekan FIB Unand, sedangkan dari FKIP Undana Kupang adalah oleh dekannya sendiri, Drs. Petrus Ly, M.Pd.

“Karena ini masih penjajakan kita memberikan draf keinginan untuk bekerja sama bidang akademis, kerjasama penerbitan makalah jurnal, dan juga nara sumber, dan ternyata mendapat sambutan. Draf itu ditandatangani oleh Dekan FKIP Undana. Ini adalah kerjasama S1 karena jika S1nya sudah jalan baru kita lanjutkan ke S2,” ujarnya.

Artinya kata Dr. M. Yusdi, M.Hum., kita mengajukan penjajakan dan orang menerima. Kemudian selanjutnya akan ditindaklanjuti antara kedua pimpinan dari FIB Unand dan FKIP Undana, Kupang.

Tim Humas: Ayendi, Admin: Gading Rahmadi

Read 84 times