Rabu, 08 Agustus 2018 07:46

Sen Nario, Maba Angkatan 2018 Sastra Indonesia FIB Unand Asal Jepang

FIB—Sen Nario, biasa dipanggil Nario, merupakan mahasiswa baru angkatan 2018 Jurusan Sastra Indonesia FIB Unand asal Jepang. Nario merupakan alumni Kinu Ekonomi High School yang masuk Jurusan Sastra Indonesia FIB Unand melalui jalur warga negara asing.

Setelah pada 30 Juni 2018 lalu, FIB Unand melantik seorang wisudawan asal luar negeri (Filipina), sekarang FIB Unand kembali memiliki mahasiswa asal luar negeri. Ia adalah Sen Nario, mahasiswa baru Jurusan Sastra Indonesia FIB Unand asal Jepang.

Jurusan Sastra Indonesia FIB Unand memang selalu kedatangan mahasiswa asal luar negeri setiap tahunnya. Mereka datang untuk belajar bahasa Indonesia. Namun, menurut Dr. Gusdi Sastra, M.Hum., Ketua Jurusan Sastra Indonesia, mahasiswa asal luar negeri yang mengikuti program reguler baru kali ini.

“Selama kepemimpinan saya, mahasiswa asal luar negeri yang reguler baru satu ini. Namun, mahasiswa asing program Dharmasiswa dan program kerja sama sudah banyak alumni Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA),” jelas Dr. Gusdi Sastra, M.Hum. ketika diwawancarai oleh tim humas via WhatsApp pada 7 Agustus 2018.

Pertemuan tim humas dengan Nario awalnya bukanlah sebuah kesengajaan. Waktu itu, salah seorang tim humas FIB Unand sedang duduk-duduk di depan Jurusan Sasindo. Lalu,  salah seorang mahasiswa Sasindo FIB Unand angkatan 2016, Ihsanul Fuadi Yusda (Ihsan) datang bersama Nario berkunjung ke Jurusan Sasindo FIB Unand.

Di sana, tim humas sempat mengobrol santai dengan Nario. Dalam obrolan santai pada 2 Agustus 2018 tersebut, Nario mengaku memilih Jurusan Sasindo FIB Unand karena ingin belajar bahasa Indonesia.

Kemudian, dalam wawancara lebih lanjut via WhatsApp pada 5 Agustus 2018, Nario mengaku Jurusan Sastra Indonesia FIB Unand merupakan pilihan pertamanya dalam memilih program studi di perguruan tinggi.

“Jurusan Sastra Indonesia merupakan pilihan pertama saya. Saya memilihnya karena ingin belajar bahasa Indonesia. Lalu, saya memilih Jurusan Sastra Indonesia FIB Unand karena tempat tinggal saya salah satunya di Padang ini. Saya mau belajar bahasa Indonesia karena kehidupan saya adalah di Indonesia, Ibu saya orang Indonesia,” keterangan Nario kepada tim humas FIB.

Pilihan Nario kuliah di Jurusan Sastra Indonesia FIB Unand juga mendapat dukungan penuh dari orang tuanya. Nario mengaku orang tuanya juga memiliki keinginan yang sama dengannya, yakni agar Nario melanjutkan pendidikan di Unand atau Indonesia.

Saat ini, Nario tinggal di Padang bersama pamannya. Demi pendidikan dan keinginannya untuk belajar bahasa Indonesia, sulung dari empat bersaudara ini rela berada di Indonesia sementara kedua orang tuanya berada di Jepang.

Adapun Ihsan, mahasiswa Sasindo FIB Unand yang mengenalkan Nario kepada tim humas, mengaku mengenal Nario semenjak acara Andalasian Character. Ihsan merupakan salah seorang panitia Andalasian Character.

“Ihsan bertemu dengan Nario sewaktu acara Andalasian Character. Kebetulan Ihsan salah seorang panitianya. Kemudian pada waktu istirahat, ada yang memberi informasi ke Nario bahwa ada senior Sasindo di panitia. Nah, di sanalah Ihsan dan Nario berkenalan. Salutnya, pas akan salat Zuhur, Nario yang azan,” tutur Ihsan kepada tim humas FIB.

Reporter: Lusi Andriani, Editor: Ayendi, Admin; Gading Rahmadi

Read 242 times