Minggu, 12 Agustus 2018 06:22

Dosen, Ketua Nigakai, dan Senpai Tachi Kenalkan Jurusan Sastra Jepang kepada Mahasiswa Baru

FIB—Sebanyak 64 orang mahasiswa baru disambut di Jurusan Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas.  Hal ini menjadi kabar gembira bagi keluarga besar Jurusan Sastra Jepang karena hal ini mengindikasikan jumlah peminat Jurusan Sastra Jepang FIB Unand semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Dekan III sekaligus dosen Jurusan Sastra Jepang,  Imelda Indah Lestari S.S., M.Hum. dalam sambutan di Ruang Kuliah Magister FIB Unand pada Jumat (10/8/2018).

“Saya berharap jumlah mahasiswa Jurusan Sastra Jepang yang semakin meningkat ini bisa mengharumkan nama jurusan. Saya berharap ke-64 mahasiswa ini bisa tamat bersama-sama nantinya,” ungkap Imelda Indah Lestari, S.S., M.Hum.

Lebih lanjut, Imelda Indah Lestari, S.S., M.Hum. mengungkapkan bahwa tahun ini jumlah mahasiswa laki-laki sebanding dengan jumlah mahasiswa perempuan. “Saya senang sekali karena sebelumnya mahasiswa laki-laki susah sekali ditemukan. Jadi, senpai-senpai cewek sebelumnya susah cari cowok di Jurusan Sastra Jepang,“ ujarnya yang disambut gelak tawa oleh mahasiswa tahun 2018.

Pada acara pengenalan jurusan ini, mahasiswa baru dikenalkan dengan Nihonggo Gaku Sei Kai (Nigakai) atau Himpunan Mahasiswa Jurusan Sastra Jepang. Ketua Nigakai, Muhammad Vadhel Alfaiz, berharap agar mahasiswa baru tahun ini bisa lebih berkarya dan tidak takut mengembangkan hobi dan minat bakat selama masa kuliah.

“Saya mengajak segenap mahasiswa baru aktif mengikuti keorganisasian, serta klub penampung bakat yang ada di Nigakai, seperti Nakeyoshi Dancer (klub tari), Karuta (klub olahraga kartu Jepang), dan Bunggakubu (klub diskusi dan pendalaman karya sastra Jepang),” ujar Muhammad Vadhel Alfaiz.

Selama perkenalan, Ketua Nigakai ini mengenalkan kegiatan yang nantinya akan diikuti oleh mahasiswa baru selama masa perkuliahan di Jurusan Sastra Jepang, seperti Bunkasai, Saje League, Nihonggo Shakai Houshi, dan Upgrading. Bahkan, Muhammad Vadhel Alfaiz  menanyakan dan menghitung jumlah mahasiswa yang memilih Jurusan Sastra Jepang FIB Unand sebagai pilihan pertama. Tak disangka, ternyata sebagian besar mahasiswa baru memilih Jurusan Sastra Jepang FIB Unand sebagai pilihan pertama.

“Hal ini merupakan sebuah pretasi bagi Jurusan Sastra Jepang  FIB Unand yang patut dijaga agar ke depannya bisa dihasilkan lulusan terbaik yang benar-benar bisa mengabdi kepada bangsa,” ungkapnya.

Setelah sambutan dari Ketua Nigakai, Senpai Tachi (panggilan akrab untuk kakak tingkat di Jurusan Sastra Jepang FIB Unand), mengenalkan, menampilkan, serta mengajak mahasiswa baru memperagakan beberapa kesenian dan kebudayaan Jepang, seperti  origami, karuta, makanan Jepang, dan peragaan pemakaian Yukata. Pada peragaan ini, mahasiswa baru berebutan ingin memakai Yukata yang merupakan pakaian tradisional Jepang. Dalam Festival Bunkasai Unand yang rutin diadakan setiap tahun oleh Jurusan Sastra Jepang, Stand Yukata selalu mampu memberikan penghasilan tertinggi kedua setelah Stand Masakan Jepang. Pada kesempatan ini, Yukata juga menjadi favorit mahasiswa baru.

Reporter:  Ahmad Beni Albari, Editor: Ria Febrina, Admin: Gading Rahmadi

 

 

Read 95 times