Sabtu, 25 Februari 2017 05:46

Hima Sasindo Unand Sukses Helat Festival Bahasa dan Sastra Ke-2

FIB--Himpunan Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia FIB Unand menyelenggarakan Festival Bahasa dan Sastra ke-2. Bertempat di Medan Balinduang, acara dibuka oleh penampilan tari dari UKM Bengkel Seni Tradisi Minangkabau (BSTM).

Festival Bahasa dan Sastra ke-2 ini diselenggarakan dalam dua hari, yaitu Senin--Selasa, 20-21 Februari 2017. Beberapa lomba digelar, baik tingkat siswa SMA/SMK/MAN se-Sumatera Barat maupun tingkat umum se-Sumatera Barat. Lomba-lomba tersebut ialah Lomba Cipta Puisi, Lomba Cipta Cerpen, Lomba Membaca Puisi Kreatif, Lomba Debat, Lomba Musikalisasi Puisi, Lomba Fotografi, Lomba Karya Tulis Ilmiah, Olimpiade Bahasa dan Sastra, serta Lomba Esai.

Pembukaan Festival Bahasa dan Sastra ke-2 ini dimeriahkan oleh sambutan dari berbagai pihak, dimulai dari Ketua Pelaksana, Ketua HMJ Sastra Indonesia, Ketua BEM, pembina HMJ Sastra Indonesia, Ketua Jurusan Sastra Indonesia, dan Wakil Dekan III FIB Unand.

Pembina HMJ Sastra Indonesia, Dr. Fajri Usman, M.Hu. mengungkapkan bahwa dalam acara yang sudah terselenggara kedua ini, Jurusan Sastra Indonesia memberi apresiasi kepada seluruh panitia. "Acara ini selain untuk mengasah minat dan bakat, juga sebagai jalur promosi bagi siswa SMA untuk masuk FIB,” ujarnya.

Ketua Jurusan Sastra Indonesia, Dr. Gusdi Sastra mengungkapkan bahwa festival yang dihelat oleh mahasiswa ini dapat menjadi penyeimbang kegiatan akademis yang dilaksanakan selama ini.

“Pengembangan literasi adalah tujuan diselenggarakannya acara ini. Dalam hal ini, pengetahuan bahasa dari otak kiri, sastra dari otak kanan,” ujar Dr. Gusdi Sastra, M.Hum. dalam sambutannya.

Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Budaya, Dr. Hasanuddin, M.Si berharap agar Festival Bahasa dan Sastra dapat melahirkan sastrawan muda dari Sumatera Barat. “Saya berharap semakin banyak bertambah sastrawan dengan terus diselenggarakan acara semacam ini. Semoga dapat menarik simpati dan minat siswa untuk menjadi seorang sastrawan,” ungkapnya.

Ditemui secara terpisah, Ketua Panitia Festival Bahasa dan Sastra ke-2, Areski mengungkapkan bahwa untuk tahun ini, tema dari Festival Bahasa dan Sastra ialah bahasa dan sastra sebagai pengembangan literasi. "Meskipun tahun lalu acara ini tidak berlangsung, namun antusias peserta tetap banyak,” ujar Arezki, mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia angkatan 2015.

Lebih lanjut, Arezki berharap agar acara ini terus berlangsung pada tahun-tahun berikutnya. "Acara ini merupakan wadah untuk belajar dan mengembangkan minat dan bakat, namun untuk panitia agar baiknya ke depan lebih lugas dan mampu bekerja dalam tim,” harapan Arezki.

Andre, salah seorang peserta Lomba Debat mengungkapkan perasaannya ketika ditanyakan perihal lomba yang diikuti. “Meskipun saya tidak menang, saya tetap semangat. Bahkan, saya ingin mengikuti lomba debat lagi tahun depan. Kesan pertama saya ikut lomba ini, saya senang, meski tegang pada awalnya, namun saya lega telah melewati ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Leoni, tidak menyangka menjadi Juara 2 dalam Lomba Baca Puisi Kreatif. "Semua peserta sangat bagus dan kreatif. Jadi, saya tidak yakin sebelumnya. Meskipun saya sudah sering mengikuti lomba membaca puisi kreatif ini, namun percaya diri saya untuk menang masih kurang,” ungkap Leoni.

Ditanya tentang minat untuk kuliah, Leoni mengungkapkan bahwa ia berkeinginan untuk melanjutkan studi ke Jurusan Teknik. "Namun, saya tetap menyukai bidang sastra karena hobi saya di sini,” ungkapnya kemudian.

Namun, dengan berakhirnya rangkaian acara Festival Bahasa dan Sastra ke-2, pihak panitia dan Jurusan Sastra Indonesia berharap akan ada kelanjutan pada tahun depan. 

Para Pemenang Festival Bahasa dan Sastra ke-2 lihat disini http://fib.unand.ac.id/new/index.php?option=com_k2&view=item&id=72:para-pemenang-festival-bahasa-dan-sastra-ke-2-jurusan-sastra-indonesia-unand&Itemid=303

 

(Reporter: Dini Alvionita dan Rinaldi S, Editor: Ria Febrina, Admin; Gading Rahmadi)

 

Read 461 times