Berdasarkan Surat Rektor Universitas Andalas Nomor : 9027/UN.16.R/PP/2017 tanggal 21 Juli 2017 tentang Pemberitahuan Perpanjangan pembayaran SPP/UKT Semester Ganjiul 2017/2018, maka bersama ini disampaikan :

  • Masa pembayaran SPP/ UKT  bagi mahasiswa lama (S1 angkatan 2011-2016), (D.III angkatan 2013-2016), (S2 angkatan 2014-2016) dan (S3 angkatan 2011-2016) diperpanjang sampai hari Kamis, 27 Juli 2017 pukul 15.00 WIB.
  • Bagi mahasiswa yang tidak melakukan pembayaran sampai tanggal tersebut diatas tidak dilayani lagi. Mahasiswa tersebut dinyatakan terputus.

Demikian pemberitahuan ini disampaikan, untuk dapat diinformasikan kepada mahasiswa kepada mahasiswa. Atas perhatiannya diucapkan terimakasih.

Ttd

Rektor

 

NB : Surat Resmi : Lihat disini

Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas buka program studi magister (S2) Kajian Budaya. Program studi baru ini menerima mahasiswa melalui tiga gelombang penerimaan.

Berdasarkan surat Wakil Rektor I Universitas Andalas tanggal 7 Juli 2017 tentang Evaluasi akademik program pascasarjana tahun 2017, dimana angkatan 2013 kebawah yang batas studi sudah habis terancam DO (Drop Out) sesuai dengan batas waktu yang ditentukan.

Bagi mahasiswa yang tidak dapat tamat sampai tanggal 30 Juli 2017 agar melaporkan diri ke Program Pascsarjana Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas untuk didata ulang dengan opsi meneruskan untuk studi lanjut sebagai mahasiswa baru atau DO.

Kepada nama-nama dibawah ini agar dapat hadir pada:

  • Hari/tanggal : Selasa/25 Juli 2017
  • Pukul : 10:00-selesai
  • Tempat : Ruang Sidang Dekanat FIB Unand
  • Agenda : Penyampaian informasi dan Tata Cara Studi lanjut dan DO bagi mahasiswa angkatan 2013 kebawah.

Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi  08126628344 / 082391234455.

Surat Dari Wakil Rektor I :

Berikut nama-nama yang terancam DO:

 

 

Sesuai dengan Kelender Akademik Universitas Andalas Tahun AKademik 2017/2018 bahwa pelaksanaan Wisuda III dilaksanakan tanggal 25 dan 26 Agustus 2017, untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut maka dilaksanakan pendaftaran wisuda secara online mulai tanggal 3 Juli s.d 28 Juli 2017 dan bersamaan dengan rentang waktu tersebut dilakukan validasi transkrip nilai calon wisudawan/ti di ICT FIB.

NB : Lampiran

1. Panduan Registrsi Wisuda Online unduh disini

2. Panduan Upload SAPS unduh disini

3. Panduan Validasi Transkrip Nilai unduh disini

4. Contoh Validasi Transkrip unduh disini

Demikianlah disampaikan atas perhatian diucapkan terima kasih.

 

ICT FIB

 

Berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Andalas Nomor 1103/XIII/A/Unand-2017 tentang Penetapan Kalender Akademik Universitas Andalas Tahun Akademik 2017/2018, berikut disimpulkan beberapa kegiatan untuk Semester Ganjil 2017/2018:

No Kegiatan Tanggal
1 Pembayaran SPP mhs baru S2 Gel I Tahun 2017 22 Mei - 9 Juli 2017
2 Layanan Mhs BSS dan Pindah Kuliah 3-14 Juli 2017
3 Pembayaran SPP mhs lama 7 - 21 Juli 2017
4 Pengisian KRS mahasiswa lama 18-28 Juli 2017
5 Masa kuliah I 7 Agustus - 22 September 2017
6 Masa kuliah II 9 Oktober - 24 November 2017
7 Wisuda III 25 (S2) 26 (S1) Agustus 2017
8 Wisuda IV 24 (S1) dan 25 (S2) November 2017
9 UAS 4 - 15 Desember 201
10 Input nilai online oleh dosen 6-9 Desember 2017

 

Lebih lengkap kalender akademik klik disini

Berdasarkan surat Rektor Universitas Andalas Nomor 7450/UN16.R/KP/2017 tanggal 15 Juni 2017 perihal Pemberitahuan Hari Libur Idul Fitri 1438 H dan sehubungan dengan Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 2017 tentang Cuti Bersama Tahun 2017, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Hari Raya Idul Fitri 1438 H tanggal 25 dan 26 Juli 2017  
2. Cuti Bersama Idul Fitri 1438 H tanggal 23, 27 28 29 dan 30 Juni 2017 (Jum'at, Selasa, Rabu, Kamis, dan Jum'at)  
3. Kegiatan kantor dan perkuliahan dilaksanakan kembali pada hari Senin tanggal 3 Juli 2017.  
     

Demikian disampaikan dan diharapkan Saudara dapat menginformasikan hal ini kepada Pegawai Negeri Sipil dilingkungan unit kerja Saudara, atas perhatiannya diucapkan terimakasih.

Rektor

ttd.

Prof. Dr. Tafdil Husni, SE., MBA

NIP 196211201987021002

FIB--Ketua Jurusan Sastra Indonesia mengadakan buka bersama keluarga besar. Tak hanya mengundang dosen-dosen Jurusan Sastra Indonesia, anggota keluarga dosen, seperti suami, istri, dan anak-anak juga diundang untuk mempererat silaturahmi. Bahkan, Ketua Jurusan Sastra Indonesia juga mengundang Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unand, Prof. phil. Gusti Asnan beserta wakil dekan, yaitu Prof. Oktavianus, Dr. Nopriyasman, dan Dr. Hasanuddin, serta ketua prodi di lingkungan FIB. Buka bersama ini diadakan di Ruang Seminar FIB Unand pada Selasa, 11 Juni 2017 lalu.

Sebelum berbuka bersama, Siti Ainur Rahim, mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia yang menjadi pemenang pertama Lomba Tilawatil Qur'an yang diadakan RRI Padang pada bulan Mei 2017 hadir membaca kalam ilahi untuk para undangan. Selanjutnya, Ronidin, S.S., M.A., dosen Jurusan Sastra Indonesia, memberikan tausiyah kepada seluruh tamu undangan mengenai pentingnya memperkuat iman dengan membaca al'quran dan Dr. Fajri Usman, juga dosen Jurusan Sastra Indonesia, mengimami shalat maghrib, shalat isya, sekaligus shalat tarawih berjamaah.

Setelah berbuka bersama, Ketua Jurusan Sastra Indonesia memberi sambutan sembari menunggu waktu shalat isya. Dalam sambutannya, Dr. Gusdi Sastra menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Jurusan Sastra Indonesia karena dapat hadir pada acara buka bersama. Ia berharap acara tersebut dapat mempererat hubungan silaturahmi antara seluruh anggota keluarga Jurusan Sastra Indonesia dan juga pimpinan Fakultas Ilmu Budaya.

"Melalui buka bersama ini, kita juga dapat bersilaturahim antara keluarga agar bisa saling mengenal, terutama anak-anak agar kelak dapat menjadi anak yang shaleh dan shaleha dan dapat mempertalikan hubungan silaturahim orang tuanya sampai kapan pun," ujar Dr. Gusdi Sastra, M.Hum.

Dalam acara buka bersama ini, Dr. Gusdi Sastra juga kembali mengingatkan bahwa selama tiga tahun terakhir Jurusan Sastra Indonesia telah kehilangan dua dosen, yaitu Dr. Zuriati dan Drs. Arinal, M.Hum. yang meninggal dunia karena sakit.

"Selama tiga tahun terakhir, kita telah kehilangan dan tidak akan kembali lagi, dosen Jurusan Sastra Indonesia, yaitu almarhum Arfinal dan alamrhumah Zuriati. Marilah kita sampaikan alfatihah untuk keduanya," ajak Dr. Gusdi Sastra.

Meskipun demikian, Ketua Jurusan Sastra Indonesia ini juga berbangga bahwa pada tahun 2017, dua orang dosen Jurusan Sastra Indonesia yang telah menyelesaikan S-3 telah kembali, yaitu Dr. Aslinda dan Dr. Zurmailis. "Selamat kepada kedua doktor. Semoga ilmu yang telah didapatkan diberkahi Allah," ujar Dr. Gusdi Sastra.

Dalam sambutan ini, Dr. Gusdi Sastra mengucapkan terima kasih kepada pimpinan FIB dan ketua program studi di lingkungan FIB yang berkenan hadir. Terkhusus kepada Dekan FIB, Prof. phil. Gusti Asnan, Dr. Gusdi Sastra menyampaikan hormat karena telah diizinkan untuk menyelenggarakan buka bersama di fakultas. Menurut Dr. Gusdi Sastra, dipilihnya Ruang Seminar FIB sebagai tempat berbuka agar seluruh dosen, pimpinan FIB, dan anggota keluarga dapat merasakan kebersamaan dan dapat menjalani ibadah tarawih berjamaah.

"Sengaja tidak kami laksanakan di restoran, tidak lain tujuannya agar kita bisa merasakan kebersamaan sekaligus ibadah tarawih dapat dilaksanakan dalam ukhuwah kekeluargaan dan kenyamanan seperti yang kita rasakan saat ini," jelas Dr. Gusdi Sastra.

Menyambut sambutan Ketua Jurusan Sastra Indonesia tersebut, Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Prof. phil. Gusti Asnan mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Ketua Jurusan Sastra Indonesia, khususnya dalam mempertemukan anggota jurusan dengan seluruh anggota keluarga.

"Saya ikut berbahagia karena Dr. Gusdi Sastra telah mempertemukan seluruh anggota keluarga besar jurusan. Semoga kegiatan ini dapat terselenggara hingga tahun-tahun berikutnya," ujar Prof. phil. Gusti Asnan.

Dalam kesempatan itu, Prof. phil. Gusti Asnan juga menyampaikan rasa terima kasih atas segenap kerja sama dosen, ketua prodi, dan pimpinan FIB dalam menjalankan amanah di Fakultas Ilmu budaya. Selama menjalani amanah sebagai Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Prof. phil. Gusti Asnan juga menyapampaikan permintaan maaf jika pernah melakukan kesalahan.

"Tahun ini merupakan tahun terakhir saya sebagai dekan. Banyak yang telah dilakukan, tentu banyak juga kesalahan yang tidak sengaja diperbuat. Oleh karena itu, saya mohon maaf kepada Bapak dan Ibu dosen di FIB Unand, khususnya Jurusan Sastra Indonesia. Kita berharap ke depannya FIB semakin berjaya," ungkapnya.

Sambutan Dekan Fakultas Ilmu Budaya tersebut kemudian dilanjutkan dengan foto bersama dan diakhiri dengan shalat isya dan shalat tarawih berjamaah.

 

Humas FIB: Ria Febrina dan Gading Rahmadi

FIB—Dua mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas berhasil berhasil melaju ke tingkat nasional dalam Tilawatil Quran (PTQ) yang diselenggarakan di RRI Surakarta pada tanggal 2—8 Juni 2017. Mereka membawa nama harum FIB Unand setelah berhasil meraih peringkat pertama dalam Tilawatil Quran (PTQ) RRI Padang yang digelar pada 26 hingga 27 Mei 2017 kemarin.

Siraajul Uhad, mahasiswa semester dua angkatan 2016 dari Jurusan Sejarah Unand berhasil keluar sebagai Juara 1 Lomba Tilawah Kategori Putra. Sementara itu, Siti Ainur Rahim, mahasiswi semester dua angkatan 2016 dari Jurusan Sastra Indonesia berhasil meraih Juara 1 Lomba Tilawah Kategori Putri.

PTQ tahun ini diikuti oleh sekitar 40 qori dan qoriah dari berbagai wilayah di Sumatera Barat. Selain piala dan piagam penghargaan, Siraajul Uhad dan Siti Ainur Rahim juga memperoleh Tabanas, serta diutus mengikuti PTQ tingkat nasional tersebut.

Pada masa perlombaan TQ tingkat nasional tersebut, Sirajul Uhad yang berhasil diwawancarai melalui ponsel menyatakan, “Ajang tahunan RRI ini, diikuti oleh qori dan qoriah se-Indonesia. Saya sebelumnya tidak memasang target sebab para peserta sudah ada yang pernah melaju di tingkat nasional. Alhamdulillah, kebetulan saya tampil maksimal sehingga mendapat hasil yang memuaskan pula.”

Siraajul Uhad mengungkapkan bahwa pada tingkat nasional ini, saingan juga semakin berat, “Para peserta ada yang pernah meraih juara tiga tingkat internasional. Saya kebetulan mengikuti PTQ untuk cabang dewasa. Sejauh ini, alhamdulillah, saya sudah mengikuti lomba dan meraih juara untuk MTQ propinsi, serta juga sudah mengikuti tingkat nasional sebanyak dua kali. Namun, untuk PTQ tingkat nasional baru sekali ini. Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih baik lagi.”

Siraajul Uhad dan Siti Ainur Rahim sudah tampil dalam PTQ RRI di tingkat nasional pada 5—8 Juni 2017 lalu. Mereka tampil bersama 128 orang. Dalam satu hari, peserta yang tampil dibatasai untuk 45 orang. Meskipun keduanya tidak meraih posisi pertama, mereka senang berhasil menjadi wakil Sumatera Barat dalam pentas nasional. Bahkan, Siraajul Uhad meminta doa dan dukungan untuk perlombaan MTQ tingkat mahasiswa yang akan diikutinya pada Juli mendatang.

 

Reporter: Dini Alvionita, Editor: Ria Febrina, Admin: Gading Rahmadi

FIB--Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sastra Indonesia sukses mengadakan Pelatihan Sastra dan Pengabdian Masyarakat (PSPM) pada 5--7 Mei 2017 di Pantai Tiram Korong Gantiang, Nagari Ulakan Tapakis, Padangpariaman. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa aktif Jurusan Sastra Indonesia tahun 2016. Sasaran dari kegiatan PSPM ini ialah memberikan pelatihan teater dan kepenulisan untuk mahasiswa Sastra Indonesia tahun pertama dan melakukan pengabdian kepada masyarakat.

FIB—Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia kembali mengadakan penelitian mengenai bunyi bahasa. Pada 30 April 2017, penelitian yang merupakan bagian dari praktik mata kuliah fonologi ini dilaksanakan di Nagari Padang Ranah, Kabupaten Sijunjung.

Mata kuliah yang diampu oleh Dra. Sri Wahyuni, M.Ed., Dr. Gusdi Sastra, M.Hum., Dr. Aslinda, M.Hum., dan Ria Febrina, S.S., M.Hum. ini diikuti oleh 84 mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia. Tak hanya dosen pengampu, beberapa dosen lainnya juga ikut mendampingi mahasiswa untuk mengambil data di lapangan, yaitu Dra. Noviatri, M.Hum. dan Dra. Efri Yades, M.Hum.

Tidak hanya dosen, sejumlah mahasiswa senior dan juga alumni ikut mendampingi mahasiswa sebagai asisten dosen. Mereka ialah Herlin Triana, M.Hum. (alumni), Dila Okta Malina, Lusi Andriani, Sonia, Atikah Hidayati, dan Rina Septhiari (mahasiswa senior). Para asisten diharapkan dapat membantu kesulitan mahasiswa ketika mengambil data di lapangan.

Mahasiswa yang mengambil mata kuliah ini tidak hanya melakukan penelitian di lapangan, tetapi juga mempersiapkan penelitian mulai dari memilih tempat penelitian, survei lokasi, dan menghubungi informan. “Saya mengucapkan selamat kepada mahasiswa Sasindo tahun pertama karena apa yang telah kita rencanakan dapat terlaksana,” ujar Dr. Gusdi Sastra, M.Hum., Ketua Jurusan Sastra Indonesia pada saat memberi sambutan di hadapan mahasiswa dan informan, dan perangkat Nagari Padang Ranah.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Nagari Padang Ranah telah menerima kami dan telah memberikan pengetahuan kepada mahasiswa kami,” tutur Dr. Gusdi Sastra.

Ketua Jorong mewakili wali nagari Padang Ranah mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada dosen dan mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia karena telah memilih Nagari Padang Ranah sebagai lokasi penelitian. “Terima kasih telah memilih nagari kami untuk penelitian dan menggali bahasa kami. Kami mohn maaf jika sekiranya informan yang ada tidak seperti yang diharapkan,” sambutan Ketua Jorong Padang Ranah.

Terkait hal tersebut, Fhadil Muhammad, ketua tingkat mahasiswa angkatan 2016 mengungkapkan bahwa penelitian ini sudah mengalami tiga kali penundaan jadwal. Hal tersebut disebabkan oleh hari libur panjang selama beberapa minggu, sementara informan di Nagari Padang Ranah hanya bisa ditemui pada saat hari Minggu saja. Akibatnya, terjadi pergantian jadwal.

“Meskipun penelitian ini sempat ditunda sebanyak tiga kali, saya merasakan apa yang diperoleh di lapangan sangat bermanfaat. Saya mengucapkan terima kasih kepada informan yang telah meluangkan waktu. Semoga apa yang kami dapat di sini berguna untuk kami pada masa yang akan datang,” ungkap Fadil Muhammad.

Reno Novita Sari, mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia angkatan 2016 juga mengaku banyak mendapat manfaat dari kegiatan ini. Salah satunya ialah pengalaman menggali bahasa asli langsung dari informan dan mentranskripsikan ke dalam bentuk fonetis.

“Ini merupakan pengalaman yang menarik bagi saya karena saya secara langsung menstranskripsikan bunyi yang saya dengar,” ungkapnya. Meskipun demikian, dalam proses penelitian, ia juga mengalami sedikit kendala. ”Kendala dalam pengambilan data ialah suara informan yang kecil dan butuh pengulangan,” jelasnya.

 

Reporter: Sonia, Editor: Ria Febrina, Admin: Gading Rahmadi