27 April 2017
Dari kiri : Dr. Hasanuddin, M.Si (Dekan terpilih periode 2017-2022), Prof. Dr. Herwandi, M. Hum, Dr. Rina Marnita, MA.

FIB—Dr. Hasanuddin, M.Si., terpilih sebagai Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas Periode 2017—2021. Dalam rapat pemilihan senat fakultas yang diadakan di Ruang Seminar FIB Unand pada Rabu, 25 April 2017, Dr. Hasanuddin berhasil meraih suara terbanyak, yakni 13 suara. Sementara calon dekan lainnya, Prof. Dr. Herwandi, M.Hum. berada pada urutan kedua dan meraih sebanyak 8 suara, serta Dr. Rina Marnita, M.Hum. berada pada urutan ketiga dan meraih sebanyak 5 suara.

Perolehan suara tersebut berbanding terbalik dengan perolehan suara pada rapat forum dosen yang diadakan pada Senin, 17 April 2017 lalu. Pada pemilihan tersebut, suara terbanyak diraih oleh Prof. Dr. Herwandi, M.Hum., lalu diikuti oleh Dr. Rina Marnita, M.Hum., dan Dr. Hasanuddin, M.Si. (Baca juga link http://fib.unand.ac.id/index.php?option=com_k2&view=item&id=110:prof-herwandi-peroleh-suara-terbanyak-dalam-pemilihan-calon-dekan-fib-unand-periode-2017-2021&Itemid=303)

Meskipun berbanding terbalik, terpilihnya Dr. Hasanuddin, M.Si. sebagai Dekan FIB Unand periode 2017—2021 menunjukkan bahwa proses pemihan dekan telah berlangsung sesuai dengan Peraturan Senat FIB Unand No. 01 Tahun 2017 tanggal 16 Februari 2017. Dalam peraturan tersebut, dinyatakan bahwa seorang dekan dipilih berdasarkan suara terbanyak melalui rapat senat terbuka. Jika calon dekan lebih dari tiga, pemilihan harus dilakukan melalui dua tahap, yaitu melalui rapat forum dosen dan rapat senat terbuka.

Dr. Hasanuddin, M.Si.
Dekan terpilih periode 2017-2022 Dr. Hasanuddin, M.Si.

Sejak pemilihan calon dekan melalui rapat forum dosen, Dr. Hasanuddin telah mengungkapkan bahwa ia bertekad untuk mewujudkan Fakultas Ilmu Budaya sebagai fakultas yang dapat memberikan manfaat bagi berbagai pihak. Ia menyatakan bahwa keadaan FIB Unand selama empat tahun ke depan harus memiliki identitas yang kuat dan memberi manfaat kepada masyarakat luas. “Ibarat sebuah pohon, FIB tidak hanya menjadi pohon yang rindang, melainkan harus menjadi pohon yang memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” ungkap Dr. Hasanuddin, M.Si.

Dr. Hasanuddin, M.Si. yang saat ini sedang menjabat sebagai wakil dekan bidang kemahasiswaan FIB periode 2013—2017 menyatakan secara khusus melalui wawancara dengan tim redaksi website fakultas (Kamis, 13/4/2017), ia akan memberikan perubahan yang lebih baik jika terpilih menjadi dekan.

“Saya telah menyampaikan permasalahan yang ada di fakultas. Sebagai dekan terpilih, saya juga akan menampung semua pendapat dan niat calon dekan yang tidak terpilih. Terpilihnya saya, ini merupakan suatu hal yang berat dan amanah yang harus dipertanggungjawabkan nantinya. Tentunya, saya perlu dukungan dari berbagai pihak,” ungkapnya.

Dra. Efri Yades, Dosen Jurusan Sastra Indonesia mengungkapkan bahwa terpilihnya Dr. Hasanuddin, M.Si. untuk periode selanjutnya diharapkan dapat memimpin FIB lebih baik. Setiap persoalan yang dihadapi, baik oleh mahasiswa, dosen, dan tenaga akademik, diharapkan dapat diperhatikan oleh dekan terpilih. “Semoga setiap program kerja yang disampaikan pada rapat forum dosen dan juga rapat senat terbuka dapat direalisasikan dan tidak hanya menjadi janji semata.”

Dr. M. Yusdi, M.Hum., Ketua Program Studi S2 Linguistik mengungkapkan bahwa pemilihan dekan periode ini dilaksanakan dengan baik berkat kerja sama panitia. “Ucapan selamat dan terima kasih patut kita sampaikan kepada Dr. Syafril dan panitia pemilihan dekan lainnya karena berhasil menyelenggarakan pemilihan hingga diperoleh Dr. Hasanuddin, M.Si. sebagai dekan terpilih,” ujarnya ketika memberikan selamat kepada Dr. Syafril, M.Hum.

Prof. Dr. phil. Gusti Asnan Dekan FIB Periode 2013-2017

Dekan FIB Unand, Prof. phil. Gusti Asnan mengungkapkan bahwa Dr. Hasanuddin, M.Si. yang terpilih sebagai Dekan FIB periode selanjutnya sesungguhnya memiliki kemampuan dan keunggulan yang tentunya diharapkan dapat membawa FIB menjadi lebih baik ke depannya. “Kita berharap FIB semakin baik ke depannya,” ungkapnya.

Humas FIB: Dini Alvionita, Ria Febrina, dan Gading Rahmadi

17 April 2017

6 Balon Dekan periode 2017-2021 sedang memaparkan Visi, Misi dan Program Kerja (VMPK)FIB—Prof. Dr. Herwandi, M.Hum., bakal calon dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas mendapatkan suara terbanyak dalam rapat forum dosen/pemilihan tingkat dosen untuk pemilihan calon dekan periode 2017—2021, pada Senin, 17 April 2017. Sebanyak 28 suara diperoleh bakal calon nomor 4 tersebut dari 79 dosen aktif FIB Unand yang memberikan hak suara di Ruang Seminar Fakultas.

Selanjutnya, secara berturut-turut suara terbanyak yang diperoleh masing-masing bakal calon dekan lainnya ialah Dr. Rina Marnita, M.A. sebanyak 15 suara, Dr. Hasanuddin, M.Si. sebanyak 12 suara, Prof. Dr. Oktavianus, M.Hum. sebanyak 10 suara, Dr. Gusdi Sastra, M.Hum. sebanyak 4 suara, dan Dr. Maizufri, M.S. sebanyak 2 suara. Sementara itu, sebanyak 8 suara dinyatakan batal karena pemilih menyilang surat suara dan memilih lebih dari satu balon dekan.

Ketua Panitia Pemilihan Dekan FIB Unand periode 2017—2021, Dr. Syafril, M.Hum., menyampaikan terima kasih kepada seluruh dosen FIB Unand karena telah menggunakan hak suara dalam penjaringan bakal calon dekan menjadi calon dekan FIB Unand Periode 2017—2021. Selanjutnya, pada 26 April 2016, ketiga calon dekan tersebut akan dipilih oleh anggota senat menjadi Dekan FIB Unand periode 2017—2021.

Terkait balon dekan FIB Unand, Dr. Syafril, M.Hum. mengungkapkan bahwa panitia telah mengundang dan mendaulat sejumlah dosen yang dianggap memenuhi persyaratan umum. “Sebanyak 15 orang dosen dinyatakan memenuhi syarat, lalu panitia menghubungi secara langsung dan memberikan berkas pendaftaran kepada bakal calon dekan tersebut,” ungkap Dr. Syafril, M.Hum.

“Alhamdulillah, pada hari terakhir pendaftaran, sebanyak enam bakal calon dekan mendaftar kepada panitia,” ujar Dr. Syafril, M.Hum.

Dengan jumlah enam orang bakal calon dekan tersebutlah, panitia melakukan dua tahap pemilihan dekan, yaitu melalui rapat forum dosen (RFD) yang diselenggarakan hari ini, 17 April 2017 dan rapat senat pemilihan calon dekan terpilih pada 26 April 2017.

Dr. Syafril, M.Hum. mengungkapkan bahwa jumlah enam orang bakal calon dekan tersebut telah menunjukkan bahwa dosen FIB Unand memiliki kepedulian untuk keberlangsungan FIB pada masa yang akan datang agar fakultas menjadi lebih baik.

Dekan FIB Unand, Prof. phil. Gusti Asnan, juga mengungkapkan bahwa pemilihan calon dekan FIB tahun ini merupakan pemilihan dengan jumlah balon dekan terbanyak sepanjang sejarah FIB Unand. “Dalam pemilihan ini, keenam calon memiliki talenta. Masing-masing juga mempunyai sesuatu untuk FIB.”

Lebih lanjut, Prof. phil. Gusti Asnan menyatakan bahwa terpilihnya tiga calon dekan FIB periode 2017—2021 menunjukkan bahwa dosen FIB Unand telah melakukan pemilihan dekan secara intelektual. Menurutnya, pemilihan dekan itu berbeda dengan pemilihan politik. “Ini pemilihan intelektual. Dekan yang akan memimpin FIB harus mampu menstimulasi kita untuk berubah. Saya memang berharap dosen FIB Unand dapat memilih secara intelektual,” jelas Prof. phil. Gusti Asnan.

Sebelum pemilihan calon dekan FIB Unand ini, telah dilakukan penyampaian visi, misi, dan program kerja oleh keenam bakal calon dekan FIB Unand periode 2017—2021. Lalu, dilaksanakan debat calon yang dimoderatori oleh dosen Jurusan Sastra Inggris, Dr. Diah Tjahaya Iman, M.Litt.

Dalam menyampaikan visi, misi, dan program kerja (VMPK), keenam bakal calon dekan memiliki waktu selama 15 menit secara bergiliran sesuai dengan nomor urut bakal calon dekan. Keenam calon tersebut telah mengungkapkan visi, misi, dan program kerja yang akan dilaksanakan jika terpilih sebagai dekan FIB Unand. Dosen FIB Unand pun menentukan pilihan salah satunya berdasarkan visi, misi, dan program kerja tersebut.

Pada saat penyampaian visi, misi, dan program kerja, beberapa balon dekan mengungkapkan bahwa terpilih atau tidaknya mereka sebagai dekan, diharapkan visi, misi, dan program kerja yang telah dirancang dan dinyatakan dapat membangun keberlangsungan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas ke depannya, diharapkan dapat dilaksanakan oleh dekan terpilih.

 

Humas FIB: Ria Febrina dan Gading Rahmadi

 

12 April 2017
Dekan FIB Unand Prof. Dr.phil. Gusti Asnan sedang membuka acara helat film week

FIB—Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Relair kembali menggelar Layar Terkembang dengan tajuk Film Week. Selama satu minggu, dari 22 Maret hingga 30 Maret 2017, kegiatan ini berlangsung dengan melibatkan penggiat film tingkat unit kegiatan mahasiswa dan komunitas film. Film week ini diadakan dalam rangka memperingati hari film nasional yang jatuh pada tanggal 30 Maret 2017 lalu.

11 April 2017

FIB—Dr. Aslinda, M.Hum., Dosen Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas membincangkan “Penggunaan Bahasa Minang di Kampus oleh Mahasiswa” di stasiun televisi republik Indonesia (TVRI) Sumatera Barat pada Minggu (19/3/2017).