Items filtered by date: Mei 2017
30 Mei 2017 In Berita

FIB—Himpunan Mahasiswa Jurusan Sastra Jepang Universitas Andalas mengadakan Nihonbungaku no Syakaihoushi atau Pengabdian Masyarakat di INS Kayu Tanam. Mahasiswa Jurusan Sastra Jepang turun langsung di tengah-tengah masyarakat untuk memperkenalkan kebudayaan Jepang. Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Budaya Unand, Dr. Hasanuddin, M.Si. dan didampingi oleh sensei Imelda Indah Lestari, S.S., M.Hum., melepas secara langsung keberangkatan mahasiswa ke INS Kayu Tanam untuk kegiatan yang diadakan selama tiga hari, yakni Jumat sampai Minggu, 12—14 April 2017.

“Kegiatan tahun ini berbeda dengan kegiatan sebelumnya. Kegiatan pada tahun ini lebih fokus kepada masyarakat, oleh karena itu, saya berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah pengembangan diri tidak hanya untuk peserta, tetapi juga untuk panitia. Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi media promosi untuk Jurusan Sastra Jepang Unand kepada masyarakat sekitar,” ujar Dr. Hasanuddin, M.Si. dalam memberi sambutan.

Terkait kegiatan tersebut, pada hari pertama, kegiatan dimulai dengan pemberian materi tentang public speaking dan management organisation oleh Afdal Zikri dan Rini Andriyani.  Peserta diharapkan dapat menjadi mahasiswa yang aktif dalam berorganisasi dan percaya diri untuk tampil di depan umum.

Pada hari kedua, peserta melakukan senam pagi dan mini game di lapangan INS Kayu Tanam. Pada pukul 14.00 WIB, acara PMSJ dibuka oleh Wakil Dekan III FIB Unand, Dr. Hasanuddin, M.Si. didampingi oleh sensei Imelda Indah Lestari, S.S., M.Hum. dan sensei Lady Diana Yusri, S.S., M.Hum.

Lady Diana Yusri, S.S., M.Hum. berpesan kepada peserta kegiatan PMSJ  agar bersungguh-sungguh melaksanakan kegiatan. “Kegiatan ini merupakan pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa diberi kesempatan untuk mengetahui secara langsung bagaimana mengaplikasikan ilmu yang sudah dipelajari. Misalnya, mencari data langsung kepada masyarakat, mempraktikkan kaiwa bahasa Jepang yang sudah dipelajari kepada masyarakat, atau membagikan budaya-budaya Jepang yang sudah dipelajari kepada masyarakat. Hal tersebut terkait bidang keilmuan, kalau di luar keilmuan, softskill peserta sudah terlatih dari kegiatan lapangan ini, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai pada pembuatan sebuah laporan akhir,” ujarnya.

Pada hari ketiga, peserta melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Peserta dibagi dalam tiga kelompok, yaitu seni tari, seni rupa, dan seni teater. Pada kelompok seni tari, mereka menampilkan tari tradisional Jepang, yaitu Soranboshi. Setelah menampilkan tari tradisional tersebut, mereka mengajarkan kepada tamu yang datang. Sementara itu, kelompok seni rupa mengajarkan cara membuat replika bunga sakura kepada ibu-ibu PKK di rumah Wali Jorong Kayu tanam. Untuk kelompok seni teater, mereka menampilkan sebuah mini drama berjudul Smong, yaitu drama yang berkisah tentang masyarakat sebuah pulau dalam menghadapi bencana tsunami.

“Gerakannya sedikit susah, tapi menyenangkan dan terlihat asik ditarikan bersama-sama,” ujar Habib, salah seorang tamu dari SMA INS Kayu tanam yang mengikuti kegiatan pengabdian mahasiswa Jurusan Sastra Jepang ini.

Setelah acara pengabdian kepada masyarakat berakhir, seluruh peserta yang merupakan mahasiswa angkatan 2016 dikumpulkan untuk dilantik sebagai anggota Hima Sastra Jepang Universitas Andalas.

“Kesediaan mereka mengikuti kegiatan ini menjadi syarat bahwa mereka sudah boleh bergabung sebagai anggota mahasiswa Jurusan Sastra Jepang,” ujar Robby, mahasiswa Jurusan Sastra Jepang angkatan 2014.

 

Reporter: Rafly Adithya, Editor: Ria Febrina, Admin: Gading Rahmadi

29 Mei 2017 In Berita

FIB—Nabila Putri Yayu, mahasiswa Jurusan Sastra Inggris meraih predikat sebagai wisudawan terbaik karena berhasil menyelesaikan kuliah degan indeks prestasi komulatif (IPK)  3,78 dan lulus dengan pujian. Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, Prof. phil. Gusti Asnan mengukuhkannya secara langsung di hadapan wisudawan, orang tua, dan pimpinan fakultas pada Sabtu, 20 Mei 2017 di Ruang Seminar FIB Unand.

Pengukuhan Nabila Putri Ayu sebagai wisudawan terbaik fakultas diprediksikan menjadi pengukuhan terakhir di tingkat fakultas. Rektor Universitas Andalas, Prof. Dr. Tafdil Husni, S.E., MBA mengungkapkan bahwa wisuda II tahun 2017 akan menjadi perayaan wisuda terakhir di fakultas. Selanjutnya, wisudawan akan dilantik secara terpusat di auditorium seperti pada tahun 2010.

Tak hanya itu, pengukuhan wisudawan II tahun 2017 ini juga merupakan pengukuhan terakhir oleh Dekan FIB Unand, Prof. phil. Gusti Asnan karena mulai 1 Agustus 2017 nanti, FIB Unand akan dipimpin oleh dekan terpilih, Dr. Hasanuddin, M.Si. Meskipun menjadi pengukuhan terakhir, Prof. phil. Gusti Asnan menyambut baik sejumlah mahasiswa FIB yang sudah berhasil menyelesaikan studi.

“Jumlah wisudawan kali ini merupakan paling sedikit di antara periode wisuda sebelumnya, yakni hanya 42 orang, yaitu 16 orang dari Jurusan Sastra Jepang, 14 orang dari Jurusan Sastra Inggris, 8 orang dari Ilmu Sejarah, 3 orang dari Jurusan Sastra Indonesia, dan 1 orang dari Jurusan Sastra Daerah. Hal ini disebabkan oleh waktu wisuda yang berdekatan dengan bulan puasa dan juga bukan merupakan akhir semester. Biasanya, sejumlah mahasiswa akan ramai pada akhir semester genap karena dapat menyelesaikan studi sesuai dengan jadwal yang diharapkan. Selain itu, mahasiswa biasanya akan berlomba untuk menyelesaikan masa studi ada masa tersebut karena sudah berada pada masa akhir agar tidak membayar uang kuliah lagi,” ujar Dekan FIB Unand, Prof. phill Gusti Asnan.

Dalam pidatonya, Prof. phill Gusti Asnan membicarakan mahasiswa yang menjadi wisudawan tercepat di FIB Unand. “Wisudawan tercepat di antaranya dari Jurusan Sastra Inggris dan Jurusan Sastra Jepang. Hampir semua wisudawan tercepat berasal dari kaum perempuan. Hanya satu orang saja dari kaum laki-laki. Hal ini membuktikan srikandi-srikandi masa depan dan RA Kartini muda sebagai penerus semakin berkibar di ranah pendidikan. Kegigihan dan tekad untuk kuliah dengan tercepat dan tentunya dengan terbaik juga dilakukan oleh kaum perempuan yang menjadi wisudawati FIB. Bahkan, di antara yang tercepat ini, juga menjadi bintang aktivis kampus. Artinya, tidak ada lagi alasan kuliah lama dengan alasan berorganisasi. Semuanya bisa berjalan dengan beriringan asalkan pandai mengatur waktu,” ujar Prof. phill Gusti Asnan.

Wisudawan terbaik, Nabila Putri Yayu, mahasiswa Jurusan Sastra Inggris mengungkapkan bahwa kegigihannya sebagai srikandi muda bermula sejak gagal dari bangku sekolah dasar. “Saya giat belajar bemula ketika tidak berhasil mendapatkan nilai baik di sekolah dasar. Alhasil, saya susah masuk SMP negeri. Saya pun masuk SMP swasta yang saat itu tidak dikenal orang-orang. Saya pun mulai giat belajar dan terus mengulang pelajaran setelah diberikan materi oleh guru. Hal itu berlanjut hingga saya duduk di bangku SMA dan perkuliahan. Saya selalu mengulangi pelajaran. Dalam pikiran saya, saya harus membalas jerih payah kedua orang tua, menjadi contoh bagi ketiga adik-adik, dan mempersiapkan diri untuk hidup dengan mapan pada masa yang akan datang,” ungkap Nabila Putri Yayu.

Kepada rekan-rekan wisudawan lainnya, Nabila Putri Yayu berpesan bahwa pengukuhan mereka sebagai wisudawan kali ini merupakan langkah awal untuk memulai hidup yang lebih layak dan mapan. Baginya, keberhasilan hidup seorang mahasiswa akan ditunjukkan setelah dikukuhkan sebagai seorang sarjana.

Selain Nabila Putri Yayu, sejumlah wisudawan juga dilantik oleh Dekan FIB Unand sebagai bintang aktivis kampus pada periode wisuda II tahun 2017 ini. Mereka ialah Dini Alvionita dan Faisal Tanjung (Jurusan Sastra Jepang), Rian Nofiandri (Jurusan Ilmu Sejarah),  Nadiatul Khairiah (Jurusan Sastra Indonesia), dan Rahmayulianti, Khairani Fauzana, dan Haris Sibhgatullh Fil Quds (Jurusan Sastra Inggris).

Reporter: Dini Alvionita, Editor:Ria Febrina, Admin: Gading Rahmadi

22 Mei 2017 In Berita

Sesuai dengan Kalender Akademik Universitas Andalas bahwa pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) pada semester Ganjil 2016/2017 dilaksanakan tanggal 22 Mei s.d 6 Juni 2017, Adapun untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ujian tersebut berikut surat pengantar dan jadwal Ujian terlampir.

NB : Lampiran jadwal silahkan unduh disini

Wakil Dekan I,

dto

Prof. Dr. Oktavianus, M.Hum

NIP 196310261990031001

18 Mei 2017 In Berita

FIB--Dalam rangkaian Lustrum ke-7 Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas, Ketua Lustrum, Yudhi Andoni, M.Hum. dan koordinator penerbitan buku, Dr. Reniwati, M.Hum. mengundang penerbit PT Raja Grafindo Persada untuk berdiskusi seputar penerbitan. Hal tersebut dikhususkan dalam penerbitan 35 naskah buku dosen.