Items filtered by date: Juni 2017
07 Juni 2017 In Berita

FIB--Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sastra Indonesia sukses mengadakan Pelatihan Sastra dan Pengabdian Masyarakat (PSPM) pada 5--7 Mei 2017 di Pantai Tiram Korong Gantiang, Nagari Ulakan Tapakis, Padangpariaman. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa aktif Jurusan Sastra Indonesia tahun 2016. Sasaran dari kegiatan PSPM ini ialah memberikan pelatihan teater dan kepenulisan untuk mahasiswa Sastra Indonesia tahun pertama dan melakukan pengabdian kepada masyarakat.

06 Juni 2017 In Berita

FIB—Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia kembali mengadakan penelitian mengenai bunyi bahasa. Pada 30 April 2017, penelitian yang merupakan bagian dari praktik mata kuliah fonologi ini dilaksanakan di Nagari Padang Ranah, Kabupaten Sijunjung.

Mata kuliah yang diampu oleh Dra. Sri Wahyuni, M.Ed., Dr. Gusdi Sastra, M.Hum., Dr. Aslinda, M.Hum., dan Ria Febrina, S.S., M.Hum. ini diikuti oleh 84 mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia. Tak hanya dosen pengampu, beberapa dosen lainnya juga ikut mendampingi mahasiswa untuk mengambil data di lapangan, yaitu Dra. Noviatri, M.Hum. dan Dra. Efri Yades, M.Hum.

Tidak hanya dosen, sejumlah mahasiswa senior dan juga alumni ikut mendampingi mahasiswa sebagai asisten dosen. Mereka ialah Herlin Triana, M.Hum. (alumni), Dila Okta Malina, Lusi Andriani, Sonia, Atikah Hidayati, dan Rina Septhiari (mahasiswa senior). Para asisten diharapkan dapat membantu kesulitan mahasiswa ketika mengambil data di lapangan.

Mahasiswa yang mengambil mata kuliah ini tidak hanya melakukan penelitian di lapangan, tetapi juga mempersiapkan penelitian mulai dari memilih tempat penelitian, survei lokasi, dan menghubungi informan. “Saya mengucapkan selamat kepada mahasiswa Sasindo tahun pertama karena apa yang telah kita rencanakan dapat terlaksana,” ujar Dr. Gusdi Sastra, M.Hum., Ketua Jurusan Sastra Indonesia pada saat memberi sambutan di hadapan mahasiswa dan informan, dan perangkat Nagari Padang Ranah.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Nagari Padang Ranah telah menerima kami dan telah memberikan pengetahuan kepada mahasiswa kami,” tutur Dr. Gusdi Sastra.

Ketua Jorong mewakili wali nagari Padang Ranah mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada dosen dan mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia karena telah memilih Nagari Padang Ranah sebagai lokasi penelitian. “Terima kasih telah memilih nagari kami untuk penelitian dan menggali bahasa kami. Kami mohn maaf jika sekiranya informan yang ada tidak seperti yang diharapkan,” sambutan Ketua Jorong Padang Ranah.

Terkait hal tersebut, Fhadil Muhammad, ketua tingkat mahasiswa angkatan 2016 mengungkapkan bahwa penelitian ini sudah mengalami tiga kali penundaan jadwal. Hal tersebut disebabkan oleh hari libur panjang selama beberapa minggu, sementara informan di Nagari Padang Ranah hanya bisa ditemui pada saat hari Minggu saja. Akibatnya, terjadi pergantian jadwal.

“Meskipun penelitian ini sempat ditunda sebanyak tiga kali, saya merasakan apa yang diperoleh di lapangan sangat bermanfaat. Saya mengucapkan terima kasih kepada informan yang telah meluangkan waktu. Semoga apa yang kami dapat di sini berguna untuk kami pada masa yang akan datang,” ungkap Fadil Muhammad.

Reno Novita Sari, mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia angkatan 2016 juga mengaku banyak mendapat manfaat dari kegiatan ini. Salah satunya ialah pengalaman menggali bahasa asli langsung dari informan dan mentranskripsikan ke dalam bentuk fonetis.

“Ini merupakan pengalaman yang menarik bagi saya karena saya secara langsung menstranskripsikan bunyi yang saya dengar,” ungkapnya. Meskipun demikian, dalam proses penelitian, ia juga mengalami sedikit kendala. ”Kendala dalam pengambilan data ialah suara informan yang kecil dan butuh pengulangan,” jelasnya.

 

Reporter: Sonia, Editor: Ria Febrina, Admin: Gading Rahmadi

05 Juni 2017 In Berita

FIB—Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia angkatan 2016 menggelar lomba menyanyi dan mewarnai untuk siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Padang. Kegiatan ini merupakan praktik mata kuliah Pengantar Manajemen Kesenian yang diampu oleh Reno Wulan Sari, S.S., M.Hum., Drs. M Yusuf, M.Hum, Dr. Ivan Adilla, dan Dr. Syafril, M.Si.

Lomba yang berlangsung pada 29 April 2017 ini diselenggarakan secara berkelompok. Rini, guru SLB Negeri 1 Padang, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan cara yang baik untuk memotivasi siswa yang menyandang difabelitas. “Saya menyambut baik kegiatan ini karena adik-adik mahasiswa dapat berbaur dengan siswa di sini dan dapat memotivasi mereka untuk berani tampil dan menunjukkan potensi yang dimiliki.”

Ikhsan Fuadi Yusda, mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia menuturkan bahwa ia memilih menyelenggarakan kegiatan ini di SLB karena ingin siswa SLB juga mendapatkan perhatian layaknya siswa lainnya. “Kami ingin siswa SLB juga terperhatikan karena kegiatan yang lain hanya berpusat pada sekolah umum.”

Kesadaran terhadap anak-anak keterbelakangan mental tersebut mendorong mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia menggelar lomba ini dengan tema “Don’t Give Up, Keep Try”. Mereka berharap agar siswa tidak menyerah dengan keterbatasan yang dimiliki.

“Tema kegiatan ini ialah dont give up, keep try. Kami ingin siswa di sini tidak merasa rendah diri dengan keterbatasan mereka. Kami bermaksud memberikan semangat agar mereka punya potensi meski tidak di bidang eksakta,” jelas Ikhsan Fuadi Yusda.

Reno Wulan Sari, S.S., M.Hum., dosen pengampu mata kuliah mengungkapkan bahwa pilihan mahasiswa kali ini sangat baik karena di samping bisa menunjang kemampuan dalam mengelola suatu kegiatan, juga dapat membantu menumbuhkan kemampuan dari anak-anak yang mengalami keterbatasan gerak. “Saya mendukung pilihan mahasiswa untuk menyelenggarakan kegiatan di sini. Pilihan ini secara tidak langsung akan memotivasi mereka untuk bersyukur dan bisa berkarya lebih banyak untuk orang lain.”

 

Reporter: Sonia, Editor: Ria Febrina, Admin: Gading Rahmadi