Items filtered by date: September 2017
22 September 2017 In Berita

Berdasarkan Kalender Akademik Universitas Andalas Tahun Akademik 2017/2018, bersama ini disampaikan bahwa jadwal Ujian Tengah Semester IUTS) dilaksanakan tanggal 25 September s.d 06 Oktober 2017, untuk mendukung kelancaran pelaksanaa ujian tersebut berikut Surat pengantar dan jadwal Ujian Terlampir.

 

lampiran :

1. Surat Pengantar unduh disini

2. jadwal UTS Semester Ganjil 2017/2018 unduh disini

 

Demikian disampaikan atas perhatian diucapkan terima kasih

 

 

Wakil Dekan I,

 

Dto

 

Dr. Ferdinal, M.A

NIP 196607091992031002

 

 

20 September 2017 In Berita

FIB—Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (FIB Unand), Dr. Hasanuddin, M.Si., menyambut tiga orang pejabat baru FIB Unand yang dilantik oleh Rektor Universitas Andalas pada 31 Agustus 2017 lalu sebagai Wakil Dekan I, II, dan III. Ketiga orang pejabat baru yang disambut itu ialah Dr. Ferdinal, M.A., (Wakil Dekan I), Dr. Rumbardi, M.Sc. (Wakil Dekan II), dan Imelda Indah Lestari, S.S., M.Hum. (Wakil Dekan III). Ketiga pejabat tersebut disambut dalam acara “Serah Terima Teknis Jabatan Wakil Dekan I, II, III Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas” pada Selasa, 3 September 2017, di Ruang Seminar FIB Unand.

Dekan FIB Unand Periode 2013—2017, Prof. Dr. phil. Gusti Asnan, membuka serah terima tersebut dengan mengucapkan selamat kepada pejabat baru FIB Unand. “Pertama-tama, saya, Pak Oktavianus, dan Pak Nopriyasman mengucapkan selamat kepada Bapak Hasanuddin, Bapak Ferdinal, Bapak Rumbardi, dan Ibu Imelda karena terpilih menjadi dekan dan wakil dekan baru FIB Unand. Merujuk kepada statement akhir dari Pak Dekan, saya setuju sekali mengenai kebersamaan yang dibangun di FIB ini. Insha Allah, kebersamaan tersebut dapat dibangun. Saya berharap kebersamaan itu dapat ditonjolkan di samping sikap-sikap dan harapan-harapan yang kita tuju. Yang kedua, saya pribadi dan juga atas nama tim yang lama, mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak dan ibu-ibu yang telah bekerja sama selama ini bersama kami,” tuturnya.

Wakil Dekan I Periode 2013—2017, Prof. Dr. Oktavianus, M.Hum. juga mengucapkan selamat kepada Dekan FIB Unand, Dr. Hasanuddin, M.Si. beserta para wakil yang terpilih menjadi pejabat FIB yang baru. “Sudah menjadi tren di Unand, Wakil Dekan III itu dijabat oleh perempuan. Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dijabat oleh Ibu Era, Wakil Dekan FISIP dijabat oleh perempuan juga, Wakil Dekan Ilmu Keperawatan juga perempuan. Memang jarang sekali perempuan yang menjabat selama ini, kecuali Direktur Pascasarjana yang lama, Ibu Prof. Dr. Nurhayati Hakim. Bagi kita, perubahan ini juga patut diapresiasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Dr. Oktavianus, M.Hum. mengucapkan penghargaan yang tinggi dan ucapan terima kasih kepada segenap sivitas akademika Fakultas Ilmu Budaya Unand. “Pada awal saya dilantik sebagai WD I, pada tahun pertama itu, sistem drop out (DO) sudah ketat diberlakukan. Pada saat yang sama, sistem LAD juga dimulai. Artinya, dinamika perkerjaan sangat tinggi sekali. Perlu saya singgung di fakultas mengenai manajemen tim bahwa manajemen tim FIB sangat diapresiasi dan dicontoh oleh fakultas lain. Mengapa demikian? Dekan dan wakil dekan saiyo sakato, sehilir semudik. Jarang-jarang saya lihat di Unand bahwa dekan dan wakil dekan bisa berada dalam satu mobil bersama dan pergi makan bersama,” ungkap Prof. Oktavianus yang berharap agar tradisi tersebut dapat dipertahankan oleh Dekan FIB yang baru beserta jajaran.

Sambutan Dekan dan Wakil Dekan FIB Unand Periode 2013—2017 tersebut menjadi catatan bagi Dekan FIB Unand Periode 2017—2021 agar ke depannya dapat menata FIB dengan kebersamaan yang sama. Selanjutnya, acara serah terima pun dilaksanakan antara pejabat tersebut. Wakil Dekan I yang lama memberikan data arsip kepada Wakil Dekan I yang baru dalam bentuk sebuah laptop dan tab. Penyerahan data dan arsip juga dilakukan oleh Wakil Dekan II lama, Dr. Nopriyasman, M.Hum. kepada Wakil Dekan II yang baru, Dr. Rumbardi, M.Sc.

Sebagai bentuk apresiasi kepada pejabat baru, Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Dr. Hasanuddin, M.Si. menyerahkan kenang-kenangan kepada Dekan dan Wakil Dekan FIB Periode 2013—2017.  

 

Humas FIB: Rafli Aditya, Ria Febrina, Gading Rahmadi

12 September 2017 In Berita

FIB—Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas periode baru, 2017—2021, Dr. Hasanuddin, M.Si. melantik 73 mahasiswa sebagai wisudawan pada Sabtu (26/8/2017). Mereka berasal dari Program Studi Sastra Jepang sebanyak 32 orang, Program Studi Sejarah dan Sastra Inggris sebanyak 21 orang, Program Studi Sastra Indonesia sebanyak 11 orang, dan Program Studi Sastra Minangkabau sebanyak 9 orang. Di antara para wisudawan tersebut, sebanyak enam orang dinobatkan sebagai bintang aktivis kampus karena pengabdian dan prestasi yang diraih selama mengikuti perkuliahan.

Dekan FIB Unand, Dr. Hassanudin, M.Si., dalam kata sambutan mengungkapkan bahwa di Fakultas Ilmu Budaya untuk tahun mendatang, akan didirikan sebuah lembaga sertifikasi profesi agar setiap mahasiswa yang tamat dapat bekerja sesuai kompetensi yang dimiliki pada sertifikat pendamping ijazah (SPI). Ada sejumlah profesi-profesi tertentu yang bisa dijalani oleh alumni FIB Unand, yakni penerjemah, jurnalistik, editor,  penulis, kritikus, dan aktor.

“Atas restu dari bapak-bapak dan ibu-ibu, kita akan membuat sebuah lembaga sertifikasi profesi agar setelah tamat mahasiswa memiliki sertifikat pemdamping ijazah dengan profesi-profesi tertentu. Hal ini diharapkan dapat terwujud secepatnya,” ungkap Dr. Hasanuddin, M.Si.

Kepada wisudawan tersebut, disampaikan juga bahwa wisudawan bisa melanjutkan studi di FIB. “Untuk calon mahasiswa kami di program studi S-2, kami sudah menyediakan empat jurusan di pascasarjana FIB Unand, yaitu Linguistik, Sejarah, Ilmu Sastra, dan Kajian Budaya. Jika Saudara tidak melanjutkan studi, saya juga percaya bahwa wisudawan/wisudawati tahun ini mertuupakan angkatan potensial untuk terjun ke dunia kerja,” ujar Dekan FIB Unand.

Kepada wisudawan, Dekan FIB Unand mewakili civitas akademika di lingkungan fakultas meminta maaf kepada para wisudawan jika pada saat menempuh pendidikan ada yang merasa tersinggung dan tidak terlayani dengan baik. “Maafkanlah kami. Jikalau ada di antara wisudawan yang berbuat, telah terlebih dahulu kami maafkan, kecuali soal utang-piutang karena hal itu harus diselesaikan dengan pihak yang bersangkutan,” tutur Dekan FIB Unand, Dr. Hassanudin, M.Si.

Lulusan terbaik FIB Unand, Ilvi Rahmi, dari Program Studi Sastra Jepang, mengucapkan syukur dan ucapan terima kasih kepada orang tua dan seluruh dosen yang telah memberikan ilmu kepadanya sehingga dapat meraih IPK tertinggi, yakni 3,70. Ia mengungkapkan ke depannya setiap wisudawan pasti bisa melanjutkan perjuangan, baik akan studi S-2 ataupun bekerja. “Dima bumi dipijak, di situ langik dijunjuang. Dima ado usaho, di situ ado jalan,” ujarnya dalam bahasa Jepang.

Ir. Zulferi, M.Pd., orang tua wisudawan dari Tessa Qurrata Aini mengucapkan selamat kepada wisudawan/wisudawati atas nama seluruh orang tua yang berbahagia pada hari tersebut. “Kami juga mengucapkan selamat kepada Pak Dekan yang baru dilantik. Semoga FIB menjadi lebih maju dari sebelumnya. Saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan panitia pelaksana yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk menyampaikan pembukaan  sebagai wakil dari pada wisudawan. Saya meminta maaf kepada para orang tua karena tidak semuanya bisa saya hubungi untuk menanyakan apa yang ingin disampaikan. Pertama, saya mengucapkan terima kasih kepada dekan dan seluruh jajaran, serta bapak ibu ketua jurusan, termasuk dosen yang mensukseskan proses belajar anak kami. Dalam pengamatan saya, beberapa hal yang menarik di FIB Unand, wisudawan diiringi oleh kesenian Minangkabau. Hal ini tidak saya lihat di fakultas lain. Kemudian, dari segi pelayanan, yang sangat berkesan bagi saya ialah saat bimbingan skripsi, dosen pembimbing sekarang berbeda dengan kami dulu pada tahun 1970-an dan tahun 1980-an. Dosen pembimbing bisa bisa dihubungi via handphone. Bagi saya, hal tersebut merupakan kemajuan yang sangat membantu anak kami,” ungkap orang tua dari Tessa Qurrata Aini.

Di luar acara pengukuhan wisudawan, wisudawan terbaik FIB Unand, Ilvi Rahmi mengungkapkan bahwa ia memiliki cita-cita untuk menyambung pendidikan S-2. Akan tetapi,  hal tersebut dimungkinkan jika ia mendapat beasiswa. Sementara itu, orang tua wisudawan dari Khairunnisa mengungkapkan bahwa ia melihat nilai lulusan saat ini sangat bagus. “Kalau kita melihat wisuda kali ini, nilai mereka bagus dan rata-rata indeks prestasi mereka tinggi. Hanya saja ketika mendapat pekerjaan, terkadang nilai tidak berhubungan dengan jenis pekerjaan. Mendapatkan pekerjaan pada hari ini menurut saya tergantung rezeki. Ada lulusan terbaik, tapi lama mendapat pekerjaan ataupun mereka bekerja tidak sesuai jurusan,” ungkap Ilya Sofnita, orang tua dari Khairunnisa. Menurutnya, kebijakan Dekan FIB Unand yang akan menyediakan sertifikat pendamping ijazah diharapkan dapat mengatasi hal tersebut.

 

Humas FIB: Rafli Aditya, Ria Febrina, dan Gading Rahmadi