Kamis, 18 April 2019 12:48

Mahasiswa Sastra Inggris FIB Unand Dianugrahi Gelar Uni Duta Anti Narkoba Kota Padang 2019

Foto: Ayuna Aprilisya Amiadi

FIB - Ayuna Aprilisya Amiadi, mahasiswa Jurusan Sastra Inggris FIB Unand terpilih menjadi Uni Duta Anti Narkoba pada ajang Pemilihan Uni Uda Duta Wisata Kota Padang 2019 pada 13 April 2019 bertempat di Hotel Grand Ina Muara, Padang.

Kegiatan Pemilihan Uni Uda Duta Wisata Kota Padang 2019 ini dibagi menjadi lima sesi, yakni sesi pendaftaran, pembekalan, final, karantina, dan grand final. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 170 peserta.

Ayuna Aprilisya Amiadi mengatakan bahwa persiapan utama yang dia lakukan untuk mengikuti kegiatan Pemilihan Uni Uda Duta Wisata Kota Padang 2019 adalah kepercayaan diri. Bagi Ayu (nama kecil) kepercayaan diri adalah modal utama yang harus dia miliki dalam mengikuti Pemilihan Uni Uda Duta Wisata Kota Padang 2019 ini.

“Untuk saya pribadi, hal utama yang saya prepare dalam kegiatan ini adalah confident karena saya sadar bahwa saya akan berhadapan dengan orang-orang yang luar biasa dan basic mereka bagus-bagus misalnya seperti sudah menjuarai kegiatan ini dan itu dan prestasi mereka pasti  juga banyak. Nah, disini kepercayaan diri itu dibutuhkan. Bagaimana kita tidak gugup dan down ketika kita bertemu dengan orang-orang hebat dan bagaimana kita bisa percaya pada kemampuan dan diri kita sendiri,” ungkapnya saat diwawancari via Whatsapp.

Ayuna Aprilisya Amiadi menyebutkan selain membekali diri dengan kepercayaan diri yang besar, dia juga mempersiapkan beberapa hal penting untuk mengikuti kegiatan ini, misalnya seperti ia mempersiapkan baju basiba, mempersiapkan bakat yang akan ditampilkan, memperkaya pengetahuan umum, pengetahuan tentang budaya, adat, dan pariwisasta.

 “Untuk kegiatan ini, awalnya saya mendaftar secara online. Satu hari setelah pendaftaran, saya dapat chat via Whatsapp dan dapat pesan via email dari panitianya bahwa saya lulus registrasi online. Setelah mendapat kabar itu, saya sangat senang sekaligus juga membuat saya berpikir apa yang harus saya persiapkan untuk mengikuti kegiatan ini,” tuturnya.

Setelah dinyatakan lulus registrasionline, dikatakan Ayuna Aprilisya Amiadi, tahap yang harus dia lalui adalah tahap pembekalan. Dia menjelaskan bahwa kegiatan pembekalan ini dilakukan pada tanggal 1 s.d. 7 April 2019.

“Selama kegiatan pembekalan, saya mendapatkan materi-materi yang sangat luar biasa dari para pemateri. Kemudian pada tahap pembekalan ini juga ada interview. Sebelum sesi interview ini, saya membaca ulang lagi tentang materi-materi yang telah diberikan oleh pemateri sebelumya dan berusaha mencari informasi tambahan tentang hal-hal yang berhubungan dengan pariwisata dan Kota Padang,” tuturnya.

Lalu Ayuna Aprilisya Amiadi menjelaskan tahap yang harus dia lalui setelah tahap pembekalan adalah tahap final. Dia menyampaikan bahwa tahap ini merupakan tahap penentuan bagi peserta yang akan masuk dan bersaing pada babak grand final. Peserta yang akan dipilih berjumlah 15 orang.


“Alhamdulillah, saya masuk di antara 15 orang peserta yang melaju ke babak grand final tersebut. Pada saat itu, saya senang sekali dan kaget juga karena dari awal saya tidak pernah berekspektasi akan bisa sejauh ini. Selama kegiatan ini berlangsung, saya hanya berprinsip jalani aja dan berusaha untuk mengukur kemampuan sendiri. Jika saya tidak lulus berarti saya harus tahu dimana kekurangan saya dan jika lulus, saya harus memikirkan apa yang harus saya improve untuk kedepannya,” paparnya.

Setelah lulus pada tahap final, Ayuna Aprilisya Amiadi harus mengikuti tahap karantina. Dia menuturkan bahwa pada tahap ini para peserta diberi materi mengenai Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK).

“Materi yang diberikan saat LDK itu seru banget karena kita diajarkan langsung oleh tentara dan pokoknya seru dan materi pada saat LDK ini paling ngangenin.  Pada tahap karantina ini juga akan diberikan materi-materi yang lebih dalam lagi tentang bagaimana perempuan Minang harus bersikap dan bertutur kata. Kita juga diajarkan bagaimana table manner yang baik dan benar. Pada saat karantina, kita juga ada wawancara lanjutan untuk menentukan peserta yang akan lulus ke tahap 6 besar,” jelasnya.

Kemudian Ayuna Aprilisya Amiadi menjelaskan bahwa dia tidak mendapat kesempatan untuk masuk pada tahap 6 besar. Kendatipun demikian, dia mendapatkan 1 dari 9 kategori dalam ajang Pemilihan Uni Uda Duta Wisata Kota Padang 2019, yakni Uni Duta Anti Narkoba Kota Padang 2019.

“Banyak hal yang saya dapatkan setelah mengikuti kegiatan Pemilihan Uni Uda Duta Wisata Kota Padang 2019 ini. Saya mendapatkan teman-teman baru, keluarga baru, pengetahuan tentang pariwisata juga bertambah, dan masih banyak lagi. Saya sangat menikmati setiap proses dalam kegiatan Pemilihan Uni Uda Duta Wisata Kota Padang 2019 ini.  Cuma sedihnya ya, ketika harus pisah dengan orang tua untuk beberapa hari,” tuturnya.

Pada akhirnya Ayuna Aprilisya Amiadi berharap dengan dinobatkannya dia sebagai Uni Duta Anti Narkoba Kota Padang tahun 2019,dia dapat berkontribusi dalam memberikan penyadaran kepada para remaja di Indonesia khususnya Sumatera Barat, akan buruknya bahaya narkotika.

“Saya sangat berharap agar para generasi muda Indonesia, khusunya generasi emas Sumatera Barat dapat menghindari narkoba dan menyadari bahwa narkoba memberikan efek yang buruk bagi masa depan mereka,” harapnya.

Reporter: Mita Handayani, Editor: Ayendi, Admin: Tri Eka Wira

Read 66 times