Items filtered by date: Selasa, 05 Maret 2019
05 Maret 2019 In Berita & Peristiwa

Foto 1: Puti Reno Raudhatul Jannah Thaib, yang memiliki nama penulis Upita Agustin, membaca salah satu puisinya di depan khalayak

FIB - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sastra Indonesia FIB Unand menyelenggarakan penampilan Dramatisasi Puisi pada Sabtu,2 Maret 2019di Medan nan Balinduang FIB Unand mulai pukul 20.00 WIB malam. Acara tersebut sebagai acara puncak dari Panggung Puisi 2019 yang mengangkat tema “Peran Ibu dalam Literasi Masa Ini”dan sebagai kelanjutan dari acara seminaryang diadakan pada pagi hingga siang harinya pada hari itu juga.

Mengawali acara Dramatisasi Puisi yang membawakan puisi karya Puti Reno Raudhatul Jannah Thaib, yang memiliki nama penulis Upita Agustin, dalam kumpulan puisinyaNyanyian Anak Cucu, Tim BSTM FIB Unand menyuguhkan tarian pasambahan,lalu dilanjutkan dengan penyampaian kata sambutan olehKetua Jurusan Sastra Indonesia, Dr. Aslinda, M.Hum., dan diakhiri dengan orasi budaya oleh Upita Agustin sendiri.

Upita Agustin merupakan seorang sastrawati yang lahir dan besar di Minangkabau. Dari orasi budaya yang disampaikan, dapat ditangkap bahwa Upita sudah banyak menghasilkan karya semenjak remaja. Karya-karya tersebut tidak terlepas dari latar belakang keluarganya dan pengalaman-pengalaman pribadinya. Dalam orasinya juga, Upita merasa sangat terhormat karena puisinya terpilih sebagai tema acara panggung puisi tahun ini. Sebagai penutupnya, Upita membaca salah satu puisinya di depan khalayak.

Kemudian, karya-karya Upita yang dibawakan secara drama atau disebut dramatisasi puisi tersebut oleh mahasiswa Sastra Indonesia antara lainSajak Beranak Jadi Ibu, Dongeng Hari ini, Kita yang Berbincang Tentang Sia-sia, Katakanlah, Berita Hari Ini, Orang-orang Lupa, Inginku Tanyakan, Anakku Luka Bosnia, Senandung Anakku, dan Nyanyian Burung.

Seperti dilansir di WEB berita FIB Unand baru-baru ini tentang acara Seminar dalam rangka acara Panggung Puisi 2019, acara itu tidak terlepas dari peranan mahasiswa Sastra Indonesia FIB Unand Angkatan 2017 sebagai panitia acara. Panitia Panggung Puisi kemudian melibatkan mahasiswa Sastra Indonesia angkatan 2018 menjadi aktor atau penampil dari dramatisasi puisi, angkatan 2017 untuk menjadi asisten sutradara, dan angkatan 2016 menjadi sutradara.

Puisi yang dibawakan dibagi menjadi 10 kelompok, setiap kelompok memiliki sutradara dan astrada sendiri. Latihan bagi para penampil sudah dilaksanakan dari tiga minggu sebelum acara berlangsung.

Menurut penuturan salah seorang panitia yang tidak ingin disebutkan namanya, tujuan dari panggung puisi ini sebagai sarana silaturahmi antar angkatan mahasiswa Sastra Indonesia FIB Unand. Selain itu menurutnya, acara itu juga sebagai sarana berbagi ilmu dalam bidang seni teater, apalagi untuk mahasiswa angkatan 2018 yang belum merasakan menjadi penampil di depan khalayak umum.

Saat ditanya alasan mengapa panitia mengangkat tema “Peran Ibu dalam Literasi Masa Ini”, lalu dia menjawab,“Dikarenakan dari tahun ke tahun sudah banyak membawakan puisi penyair lelaki. Sehingga tahun ini, panitia membawa peran penyair wanita dalam acara tahun ini.”

Acara Panggung Puisi 2019 tersebut berjalan dengan lancar, terbukti para penampil sangat totalitas dalam memainkan perannya, dan penonton yang ramai berkunjung ke Medan nan Balinduang. Selain dari mahasiwa Sastra Indonesia angkatan 2018, ada juga penampilan dari Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sastra Indonesia, UKM LPK, dan UKM Teater Langkah. Acara ini ditutup dengan pemberian bunga pada Upita dan sesi foto bersama dengan Upita.

 

Foto 2: Acara foto bersama sebagai penutup acara Panggung Puisi 2019 yang diadakan HMJ Sastra Indonesia FIB Unand

Reporter : Nabilla Hanifah, Editor: Ayendi, Admin: Tri Eka Wira