Items filtered by date: Jumat, 12 April 2019
12 April 2019 In Berita & Peristiwa

Foto : Anisa Novianti Putri, juara pertama lomba menulis cerpen di Festival Budaya Korea, sedang memegang piala

FIB - Anisa Novianti Putri, salah seorang mahasiswa Jurusan Sastra Inggris FIB Unand berhasil meraih juara pertama dalam lomba menulis cerpen di Festival Budaya Korea yang diadakan oleh UPT Pusat Bahasa Universitas Andalas beberapa waktu lalu dari  tanggal 23-27 Maret 2019.

Festival ini menyajikan berbagai ragam budaya Korea termasuk makanan, baju Korea, lomba menyanyi lagu Korea, bahkan lomba menulis cerpen yang bertemakan “Mengenal Korea Lebih Dekat”.

Anisa, atau yang biasa dipanggil Ica, mengatakan bahwa motivasinya untuk mengikuti lomba menulis cerpen  ini karena dia  sangat meyukai dan tertarik dengan segala hal yang berbau Korea.

“Ica memang sangat suka dan tertarik dengan budaya Korea, makanya Ica ikut lomba menulis cerpen di Festival Budaya Korea tersebut,” tutur Ica.

Cerpen yang ditulis oleh Ica sendiri berjudul Last Birthday, menceritakan tentang tragedi Kapal Sewol yang tenggelam pada 16 April 2014 silam. Tragedi tersebut merupakan salah satu lembaran kelam sejarah transportasi Korea Selatan dimana Kapal Feri Sewol tenggelam dalam pelayaran dari Incheon menuju pulau wisata Jeju dan menewaskan 304 penumpang yang sebagian besar adalah siswa SMA Danwon yang tengah berlibur.

“Cerita ini menceritakan tentang anak kembar yang meninggal di hari ulang tahun mereka yang bertepatan dengan tenggelamnya Kapal Sewol, alias mereka menjadi korban tragedi tersebut. Mirisnya kakak laki-laki mereka yang berprofesi sebagai wartawan harus meliput secara langsung tenggelamnya Kapal Sewol tersebut” tambah Ica.

Ica sendiri mengatakan bahwa dia memang terinspirasi dan mendedikasikan ceritanya untuk seluruh korban tenggelamnya Kapal Sewol. Ica juga mengemukakan ide mengenai seorang kakak yang harus meliput tragedi tersebut dimana dua adik kembarnya menjadi korban. Dia terinspirasi dari cerita Wattpad yang dia buat sendiri tentang seorang ibu muda yang bekerja sebagai wartawan dan harus meliput pembunuhan masal di sebuah TK dimana anaknya merupakan salah satu korban.

“Tadinya Ica bikin tokoh kembar dalam cerpen bukan saudara kembar, melainkan hanya dua orang yang berteman dan salah satu di antara mereka selamat. Tapi kurang greget,” tutur Ica.

Ketika diumumkan sebagai pemenang, Ica mengatakan, bahwa ia cukup kaget ketika menerima pesan via whatsapp yang memberi tahu bahwa dia adalah juara I lomba cerpen tersebut. Sayangnya Ica sendiri tidak bisa hadir saat pengumuman pemenang karena sedang kuliah dan diwakilkan oleh salah seorang temannya.

Foto 2: Cuplikan cerpen  Anisa Novianti Putri di Festival Budaya Korea

 

 Reporter : Defika Irma Suryani, Editor: Ayendi, Admin: Tri Eka Wira