Items filtered by date: Jumat, 05 April 2019
05 April 2019 In Berita & Peristiwa

 

FIB Unand—Kamis  (4/4/2019), sebanyak 48 siswa kelas 2 SMP Cikal Amri Jakarta berkunjung ke FIB Universitas Andalas dalam rangka field trip atau studi wisata. Siswa SMP Cikal Amri Jakarta datang ke FIB Universitas Andalas pukul 11.00 WIB dan disambut oleh Dekan FIB Unand yang diwakili oleh Imelda Indah Lestari, S.S., M.Hum. sebagai Wakil Dekan III FIB Unand serta dosen dan mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia FIB Unand.

 

Penyambutan siswa SMP Cikal Amri Jakarta secara resmi dilaksanakan di Ruang Seminar FIB Unand. Imelda Indah Lestari, S.S., M.Hum. menyampaikan terima kasih atas kunjungan siswa SMP Cikal Amri Jakarta dan memaparkan sejumlah riset dan publikasi dosen FIB Unand, khususnya dosen Jurusan Sastra Indonesia, terkait bahasa dan sastra Indonesia. Dengan paparan tersebut, diharapkan siswa SMP Cikal Amri Jakarta tertarik nantinya melanjutkan studi di Universitas Andalas.

 

Terkait kunjungan ini, Syafiie Achmadie, koordinator studi wisata dari SMP Cikal Amri Jakarta juga memberikan sambutan dan menyatakan bahwa studi wisata ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada siswa mengenai sejarah, tokoh, dan karya-karya sastra Indonesia. Alasan pemilihan Universitas Andalas sebagai lokasi kunjungan studi wisata karena sejumlah karya sastra terkenal Indonesia dilahirkan dari sastrawan Indonesia berdarah Minangkabau, seperti Sutan Takdir Alisjahbana, Marah Rusli, A.A. Navis, dan Hamka.

 

“Siswa SMP Cikal Amri sudah membaca karya sastra dari sastrawan besar tersebut,” ujar Syafii Achmadie.

 

Pada masa yang akan datang, Syafii Achmadie berharap dari diskusi yang dilaksanakan pada hari ini dapat dilaksanakan kunjungan balasan dari dosen FIB Unand ke SMP Cikal Amri Jakarta.

 

Mengenai diskusi tersebut, Drs. M. Yusuf, M.Hum. dan Dra. Armini Arbain, M.Hum. memaparkan sejarah bahasa Melayu dan sejumlah karya sastra yang lahir dari sastrawan Sumatera Barat. Dimoderatori oleh Ronidin, S.S., M.A., dalam diskusi ini, dibahas “Bahasa dan Sastra Melayu”.

 

Drs. M. Yusuf, M.Hum., dosen Jurusan Sastra Indonesia sekaligus ahli filolog menjelaskan pengaruh bahasa Melayu terhadap sastra Indonesia dan memaparkan sejarah bahasa Melayu yang menjadi bahasa nasional. Menurut Drs. M. Yusuf, M.Hum., bahasa Melayu mengambil sejumlah kata dari bahasa di beberapa negara, seperti bahasa Arab, bahasa Mandarin, dan bahasa Persia. Hal tersebut dibuktikan dengan beberapa manuskrip yang ditunjukkan oleh Drs. M. Yusuf, M.Hum. kepada peserta, baik manuskrip dari Leiden, China, dan Minangkabau.

 

Sementara itu, Dra. Armini Arbain, M.Hum. sebagai dosen dan sastrawan yang aktif melahirkan karya sastra menjelaskan tokoh sastra nasional yang berasal dari Minangkabau dan memaparkan sejumlah karya sastra Melayu yang mempengaruhi sastra Indonesia.

 

“Ada beberapa tokoh terkenal yang tidak asing di kalangan masyarakat dari sastrawan lama sampai saat ini, yakni Marah Rusli dengan karya Siti Nurbaya, Buya Hamka dengan karya Tenggelamnya Kapal Van der Wijk, dan Ahmad Fuadi dengan karya 5 Menara. Pada masa dahulu ketika Indonesia masih di bawah kekuasaan Belanda, tokoh nasional yang sudah mengenyam pendidikan Belanda menyuarakan perasaan melalui karya sastra. Saat itu bahasa yang diketahui oleh masyarakat adalah bahasa Melayu sehingga tak heran bahasa yang ditemukan pada karya sastra lama masih berbahasa Melayu,” jelas Dra. Armini Arbain, M.Hum.

 

Dosen yang baru saja menerbitkan novel Bergolak bersama Ronidin, S.S., M.A. ini menyatakan bahwa karya sastra tersebut diterbitkan melalui suatu badan yang dibuat oleh pemerintah Belanda yang pada masa Indonesia sudah merdeka disebut Balai Pustaka.

 

“Pada masa tersebut, banyak sastrawan dari Minangkabau yang melahirkan karya sastra terkenal, seperti Marah Rusli dengan karya Siti Nurbaya sehingga menjadi tonggak masa Balai Pustaka,” jelasnya.

 

Diskusi mengenai “Bahasa dan Sastra Melayu” ini berakhir pada pukul 13.00 WIB dengan pemberian karya sastra yang ditulis oleh Dra. Armini Arbain, M.Hum. dan Ronidin, S.S., M.A., serta sesi foto bersama antara civitas akademika FIB Unand dan rombongan SMP Cikal Amri Jakarta.

 

Reporter: Nabilla Hanifah, Editor: Ria Febrina, Admin: Tri Eka Wira