""

Kuliah Umum FIB Bertemakan Melacak Budaya dan Tradisi Komunitas Kerinci di Malaysia

07 Desember 2022

(Dokumentasi pribadi Ike Revita)

FIB – Kuliah Umum Fakultas Ilmu Budaya kembali dilakukan secara offline pada hari Rabu, 9 November 2022. Kuliah umum ini membahas tema Melacak (Tracing) Budaya dan Tradisi Komunitas Kerinci di Malaysia yang diisi oleh dosen undangan dari University of Malaya, Malaysia, Prof. Dr. Hanafi bin Hussin. Acara ini berlangsung mulai dari pukul 08.30 WIB hingga pukul 11.00 WIB, di Ruang Sidang Dekanat FIB Unand Lantai II.

Kuliah umum ini membahas hal yang sesuai dengan judul kuliah umum ini sendiri dan disampaikan oleh Prof. Dr. Hanafi bin Hussin. Kuliah ini memfokuskan tentang tradisi komunitas orang-orang Kerinci yang merantau ke Malaysia, dan bagaimana kehidupan mereka setelah mereka pindah ke Kuala Lumpur, dan juga bagaimana tanggapan pemerintah Malaysia terhadap kedatangan perantau dari Kerinci dari awal kedatangan mereka hingga saat ini. Pada kuliah umum ini, disebutkan bahwa orang-orang Kerinci mendirikan Kampung Kerinchi di Kuala Lumpur, kampung ini masih ada sampai sekarang dengan nama Bangsar South City.

Tujuan dari diadakannya kuliah umum ini tentu saja untuk “dapat memperkaya dan memperdalam civitas akademika dosen dan mahasiswa terkait dengan hal-hal yang berkaitan dengan hasil penelitian maupun akademik” ujar Ike Revita(09/11/2022), salah satu dosen di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas. Kuliah umum ini sendiri merupakan hasil penelitian dari Prof. Dr. Hanafi bin Hussin mengenai komunitas Kerinci yang berada di Kuala Lumpur yang juga merupakan sebuah interest beliau sendiri. Dengan diadakannya kuliah umum ini, informasi tentang keberadaan masyarakat Kerinci di Kuala Lumpur menjadi jelas, dan juga hal-hal yang berkaitan dengan nilai-nilai masyarakat Kerinci yang berada di Sungai Penuh maupun Kuala Lumpur juga diperjelas dalam kuliah umum ini.

Kegiatan kuliah umum ini merupakan salah satu bentuk rangkaian kerjasama antara Fakultas Ilmu Budaya Unand dengan University of Malaya. Salah satu bentuk kerjasama ini adalah public lecture. Selain kuliah umum, dilakukan juga joint research dan juga publikasi bersama. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tidak hanya dapat menginspirasi tetapi juga dapat memotivasi mahasiswa bahwa sumber data penelitian untuk ilmu humaniora sangat banyak terdapat di sekitar kita.

 

Reporter: Ina Widya