Rabu, 03 Oktober 2018 16:21

Dihadiri Tamu dari The Japan Foundation, Temu Ramah Mahasiswa Jurusan Sastra Jepang FIB Unand Berlangsung Heboh

Foto 1: Foto bersama mahasiswa Jurusan Sastra Jepang FIB Unand dari berbagai angkatan dengan para alumni dan tamu dari Jepang

FIB - Mahasiswa Sastra Jepang FIB Unand angkatan 2018, pada Sabtu, 29 September 2018 lalu berlokasi di Ruang Seminar FIB Unand, mengangkat acara Temu Ramah Mahasiswa Sastra Jepang dalam rangka perkenalan sekaligus mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa baru dengan kakak angkatan dan alumni. Acara ini juga kedatangan tamu orang jepang dari The Japan Foundation, yaitu Kaori Mishima, Naomi Kitou, Satori Okada, dan Sayaka Sakyo yang ikut meramaikan acara meskipun tidak mengikuti acara hingga akhir.

Acara temu ramah ini mengangkat tema “Seribu Bangau Pembawa Harapan Menggapai Cita-Cita”. Pada kegiatan tersebut, burung bangau menjadi pilihan sebagai icon acara, dan replika pohon Tanabata dibuat sebagai tiruan untuk menggantungkan pesan-pesan harapan yang ingin dicapai sebagai representasi dari yang dilakukan masyarakat Jepang.

“Karena kita memiliki beribu-ribu harapan yang ingin kita capai dan ribuan itu pasti akan ada yang terwujud dengan cara bersosialisiasi dan beroganisasi agar dapat pengetahuan dan saling berinteraksi dengan sesama,” kata M. Iqbal Ramadhani, selaku ketua pelaksana.

Foto 2: Mahasiswa menggantungkan pesan harapan di replika pohon Tanabata merepresentasikan aktifitas khas orang Jepang

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan acara formal melalui peresmian dimulainya acara dan temu ramah antarangkatan mahasiswa dan alumni, serta tamu dari The Japan Foundation. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan acara non-formal yaitu kakak angkatan menampilkan bakatnya berduet bersama mahasiswa baru, dan memberikan kiat-kiat berorganisasi, kiat-kiat belajar bahasa Jepang, serta berbagi pengalaman lainnya.

 “Belajar bahasa Jepang dari anime atau dorama yang banyak menggunakan kosakata ilmiah yang sulit akan sangat membantu ketika kuliah atau bekerja di Jepang,” ujar Rio Rahmansyah ketika memberikan kiat-kiat belajar bahasa jepang, “Jangan menganggap bahasa Jepang itu susah. Motivasi dirimu dengan menantang diri sendiri untuk menghapalkan kosakata bahasa Jepang sebanyak-banyaknya!” pesannya lagi.

Ketika waktu yang pas untuk bercengkrama tiba, yaitu saat istirahat makan siang, semua mahasiswa baru langsung menyebar mendekati kakak angkatan untuk diajak makan bersama, berkenalan, dan mengobrol dengan santai.

Setelah istirahat, shalat, dan makan siang selesai, rangkaian acara dilanjutkan dengan kiat-kiat mendapatkan beasiswa oleh Oci Suryani dengan memberikan pengarahan cara mencari dan mempersiapkan diri dengan matang melalui peningkatan skill di bidang yang diminati. “Harus berani dan tumbuhkan niat,” ujarnya ketika memberi motivasi.

Selanjutnya, games berebut kursi, penampilan akustik, serta menari bersama bisa menuangkan gelak tawa dan membuat suasana ruangan menjadi meriah dan heboh.

Pada penghujung acara, seluruh mahasiswa baru angkatan 2018 maju ke depan menghadap kakak angkatan, mengucapkan terima kasih atas partisipasinya dan diakhiri dengan foto bersama.

Reporter: Fadia Haya Rahmi Hanum, Editor: Ayendi dan Ria Febrina Admin: Gading Rahmadi

Read 280 times