Jumat, 05 Oktober 2018 11:59

Helvy Tiana Rosa dan FX Rahyono Dihadirkan sebagai Pembicara Utama pada Seminar Nasional Jurusan Sastra Indonesia FIB Unand

Foto 1: Foto bersama pimpinan dan dosen FIB Unand dengan kedua pembicara utama setelah pemberian kenang-kenangan sebelum presentasi seminar berlangsung.

FIB- Jurusan Sastra Indonesia FIB Unand mengadakan Seminar Nasional dengan tema “Bahasa dan Sastra Indonesia Dewasa Ini”. Acara yang berlangsung di Ruang Seminar FIB Unand pada Rabu, 3 Oktober 2018 ini menghadirkan Helvy Tiana Rosa, M.Hum., dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang juga merupakan seorang sastrawan, dan Dr. FX Rahyono, M.Hum., dosen Universitas Indonesia (UI) yang juga merupakan seorang linguis sebagai pembicara utama.

Seminar Nasional ini dibagi atas tiga sesi. Sesi pertama, Helvy Tiana Rosa, M.Hum. dan Dr. FX Rahyono, M.Hum., sebagai pembicara dan dimoderatori oleh Drs. M. Yusuf, M.Hum., dosen Sastra Indonesia FIB Unand.

Helvy Tiana Rosa, M.Hum. berbicara tentang sastra dan juga memotivasi peserta seminar untuk menciptakan karya sastra. Memulai presentasi, Helvy Tiana Rosa, M.Hum. menceritakan pengalamannya dari kecil sampai berhasil menjadi penulis terkenal saat ini.

“Menulis dapat menyehatkan. Untuk itu, sesibuk apapun, menulislah. Menulis tidak mencari waktu luang, tetapi meluangkan waktu,” tutur Helvy Tiana Rosa, M.Hum.

Selain itu, Helvy Tiana Rosa, M.Hum. juga memaparkan beberapa novel yang mampu mengubah peradaban di dunia. Seperti novel Totto Chan karya Tetsuko Kuroyanangi yang mampu memberi pelajaran kepada seorang guru atau pendidik tentang cara mendidik. Salah satu caranya dengan menganggap bahwa semua murid atau anak didik itu istimewa bukan bodoh.

Foto2: Pembicara utama pertama, Helvy Tiana Rosa, M.Hum., sedang menyampaikan materi seminar

Kemudian, sebagai seorang linguis, Dr. FX Rahyono, M.Hum. berbicara tentang bahasa. Menurutnya, kesantunan berbahasa saat ini telah menurun. Untuk itu, Dr. FX Rahyono, M.Hum. menekankan perlunya kesadaran berbudaya, termasuk budaya berbahasa yang santun, baik di media sosial maupun di kehidupan sehari-hari.

Sesi kedua, menghadirkan empat pembicara, yakni Dr. Gusdi Sastra, M.Hum., dosen Sastra Indonesia FIB Unand; Diah Tjahaya Iman, M. Litt., Ph.D., dosen Sastra Inggris FIB Unand; Rita Novita, S.S., M.Hum., dari Balai Bahasa Sumbar;dan Dra. Armini Arbain, M.Hum., dosen Sastra Indonesia FIB Unand. Namun, Dra. Armini Arbain, M.Hum. tidak bisa hadir karena sakit. Sesi ini dimoderatori oleh Ade Efdira, S.S., yang merupakan alumni Sastra Indonesia FIB Unand.

Pada sesi ketiga, juga menghadirkan empat pembicara, yakni Dr. Fajri Usman, M.Hum., dosen Sastra Indonesia FIB Unand; Novi Yulia, S.Hum., mahasiswa pascasarjana FIB Unand; Andesta Herli Wijaya, mahasiswa Sastra Indonesia FIB Unand; dan Annisa Irfayuli, mahasiswa Sastra Indonesia FIB Unand. Alex Darmawan. S.S., M.A., dosen Sastra Indonesia FIB Unand bertugas sebagai pemandu dalam sesi ini.

Reporter: Lusi Andriani, Editor: Ayendi, Admin: Gading Rahmadi

 

Read 259 times