Minggu, 28 Oktober 2018 05:34

Jurusan Ilmu Sejarah FIB Unand Salurkan Rasa Cinta pada Pahlawan Melalui Olimpiade

Foto 1: Tiga regu dari tiga sekolah berbeda tingkat SLTA  se-Kota Padang sedang mengikuti lomba cerdas cermat “Olimpiade Pahlawan”

FIB - Jurusan Ilmu Sejarah FIB Unand bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat mengadakan olimpiade yang bertajuk Olimpiade Pahlawan pada Selasa, 23 Oktober 2018 di Ruang Seminar Gedung E Unand.

Pelaksanaan olimpade pahlawan ini merupakan kali keempat sejak mulai diadakannya kerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Sumbar di tahun 2015. Tujuan diadakannya olimpiade pahlawan ini adalah untuk menambah wawasan tentang kepahlawanan dan meningkatan rasa kecintaan terhadap tanah air, serta tersosialisasikannya nilai-nilai kepahlawanan dalam masyarakat khususnya generasi muda agar direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta olimpiade ini yaitu siswa/siswi SLTA yang berada di Kota Padang, dengan jumlah peserta 20 regu. Masing-masing regu terdiri dari tiga orang, sehingga total peserta keseluruhannya yaitu 60 orang. Kemudian, tim juri terdiri dari 5 orang, dua orang dari Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat dan tiga orang dari dosen Jurusan Ilmu Sejarah Unand, yaitu Dr. Anatona, M. Hum., Drs. Armansyah, M.Hum., dan Witrianto, M. Hum.

Bentuk kegiatan dari Olimpiade Pahlawan Indonesia ini yaitu dalam bentuk cerdas cermat. Fasilitas yang diberikan kepada peserta, yaitu berupa piagam penghargaan, uang transport, konsumsi, dan kepada pemenang akan diberikan trofi serta uang tunai dipotong pajak. Juara satu sebesar Rp. 1.500.000, juara dua sebesar Rp. 1.000.000, juara tiga sebesar Rp750.000, dan harapan satu sebesar  Rp. 500.000.

“Kalau kita ambil makna dari pahlawan, barangkali kita dapat mengambil nilai-nilai kepahlawanan, seperti nilai kebersamaan dalam rangka ikut menyambung nyawa meraih kemerdekaan. Maka tentunya dengan olimpiade yang kita laksanakan pada pagi hari ini, para peserta dapat mengambil nilai-nilai dari sejarah pahlawan kita yang terdahulu.Kita  berharap dengan adanya olimpiade yang kita laksanakan hari ini akan menumbuhkan nilai-nilai yang tentunya akan berguna bagi bangsa dan negara kita kedepan. Olimpiade ini diadakan dalam rangka memperingati hari pahlawan yang jatuh pada 10 November nanti. Harapan untuk olimpiade kedepannya, peserta yang mengikuti semakin banyak  dan bertambah setiap tahunnya,” ujar Hj. Abdul Gafar, S.E., M.M., selaku Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat.

Foto 2: Siswa-siswi pemenang “Olimpiade Pahlawan” berfoto bersama beberapa dosen dari Jurusan Ilmu Sejarah FIB Unand beserta guru-guru  sekolah dan staf dari Dinas Sosial Sumbar

Dr. Anatona, M. Hum., selaku Ketua dari tim juri, menyampaikan terkait dengan pelaksanaan dan penilaian dalam olimpiade. Olimpiade ini katanya merupakan yang pertama bagi Sumatera Barat.Sebenarnya ungkapnya ada banyak jenis lomba seperti ada debat, padato, dan lain – lain, tetapi hari itu hanya diadakan cerdas cermat karena pelaksanaannya dinilai tidak terlalu rumit, dan soal untuk cerdas cermat ini sudah disiapkan oleh tim pembuat soal. Soal olimpiade tersebut terdiri dari tiga paket soal dan satu paket soal rebutan, dan setiap sesi akan ada tiga  regu yang bermain beradu cepat dalam menjawab soal tersebut.

Lebih lanjut terangnya, dari total keseluruhan peserta yang ada, terdapat 8 sesi lomba. Untuk babak penyisihan terdapat 7 sesi dengan enam sesi terdiri dari 3 regu dan satu sesi terdiri dari 2 regu.  Lantas sebutnya dari tujuh sesi itu akan naik  tiga regu ke sesi final.

Dalam penilaian lomba, peserta yang menjawab soal dengan benar maka akan mendapatkan nilai seratus. Untuk soal rebutan, peserta yang menjawab benar akan diberi nilai seratus, dan yang salah maka akan dikurangi seratus.Jika jawabannya tidak lengkap maka akan mendapatkan skor setengah.

“Menang kalah dalam perlombaan itu biasa saja.Yang terpenting jalinlah hubungan silaturahim sebagai anak bangsa,” tutur Dr. Anatona, M.Hum.

Diakhir perlombaan, yang keluar sebagai pemenang ada empat sekolah.Juara I diraih oleh SMA Kartika 1-5, Juara II diraih oleh SMA Adabiah 2, dan Juara III diraih oleh MAN 2, serta Juara Harapan diraih oleh SMA Negeri 6. Seluruh pemenang berhak memperoleh hadiah berupa piagam, trofi, dan uang tunai yang akan diserahkan pada tanggal 10 November 2018 mendatang di Kantor Gubernur Sumatera Barat, serta para pemenang juga mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan upacara memperingati hari pahlawan di Kantor Gubernur tersebut.

Reporter : Febriani Rahayu Putri, Editor: Ayendi, Admin: Gading rahmadi

Read 239 times