Minggu, 25 November 2018 09:34

Wisuda IV 2018, FIB Unand Lepas 60 Wisudawan Menjadi Alumni

Foto 1: Dekan FIB Unand, Dr. Hasanuddin, M.Si. ketika memindahkan jambul toga salah seorang wisudawan

FIB - FIB Unand resmi melepas 60 wisudawan menjadi alumni di Ruang Seminar FIB Unand pada Sabtu, 24 November 2018. Semua wisudawan ini berasal dari sarjana strata 1 (S-1) dengan 5 orang dari Jurusan Sastra Inggris, 21 orang dari Jurusan Sastra Indonesia, 6 orang dari Jurusan Sastra Minangkabau, 17 orang dari Jurusan Sastra Jepang, dan 11 orang dari Jurusan Ilmu Sejarah.

Ada yang berbeda pada wisuda kali ini, selain arak-arakan dengan iringan Gandang Tambua saat wisudawan menuju FIB dan tari galombang di depan FIB,  para wisudawan dan orang tuanya juga dihibur dengan penampilan seni Gandang Tambua yang ditampilkan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) Bengkel Seni Tradisional Minangkabau (BSTM) FIB Unand di Ruang Seminar FIB Unand.

Penampilan seni Gandang Tambua ditampilkan seusai pemindahan jambul wisudawan oleh Dekan FIB Unand. Penampilan ini dilakukan oleh mahasiswa yang masih magang di UKMF BSTM FIB Unand.

Foto 2: Penampilan selingan seni Gandang Tambuaoleh UKMF BSTM FIB Unand pada acara wisuda IV FIB  Unand tahun 2018

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada wisudawan terbaik, aktivis kampus, dan bintang aktivis kampus. Mereka merupakan wisudawan berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Drs. Alfitri, M.S., orang tua dari wisudawan Alda Yazmin Hutami, menyampaikan terima kasih kepada semua civitas akademika FIB Unand, dalam sambutannya mewakili orang tua wisudawan. Ia menyampaikan sambutan setelah sebelumnya wakil dari wisudawan dan wakil dari BEM FIB Unand menyampaikan sambutan. Ia juga menasihati para wisudawan agar tidak berhenti belajar.

“Telah menjadi sarjana bukan berarti selesai belajar. Ananda semua mesti terus belajar di mana pun karena belajar merupakan proses yang tidak mengenal akhir,” tutur Drs. Alfitri, M.S.

M Zikri Ehsan, S.S. selaku wakil dari alumni yang dahulunya pada tahun 2003/2004 adalah Ketua BEM Fakultas Sastra (nama lama) -Universitas Andalas, dan sekarang menjabat sebagai Wakil Ketua Partai Golkar Padang, kemudian menyampaikan sambutan dan menasihati para wisudawan agar berterima kasih kepada orang tua.

“Bahagia Adik-adik semua merupakan surga bagi orang tua dan sedihnya Adik-adik semua merupakan kepiluan mendalam bagi orang tua. Untuk itu, tetaplah berbuat yang terbaik karena ini baru bab awal dari banyak bab kehidupan,” ujar  M. Zikri Ehsan, S.S.

Dr. Hasanuddin, M.Si. selaku Dekan FIB Unand mendapatkan kesempatan terakhir menyampaikan sambutan. Dr. Hasanuddin, M.Si. menyampaikan bahwa dari 60 wisudawan kali itu, hanya 16 orang wisudawan laki-laki. Artinya, perbandingan wisudawan laki-laki dengan wisudawan perempuan ialah 1:3.

Foto 3: Penyerahan alumni oleh Dekan FIB Unand, Dr. Hasanuddin, M.Si, kepada perwakilan alumni, M. Zikri Ehsan, S.S.

“Perbandingan yang signifikan, 1:3 antara laki-laki dan perempuan, tetapi anehnya, ada juga laki-laki yang malah memilih laki-laki untuk menjadi pasangan. Ini sebuah penyakit harus kita singkirkan, terutama di lingkungan kampus. Karena itu, Unand mengutuk LGBT,” tutur Dr. Hasanuddin, M.Si. menyinggung isu LGBT yang marak di Sumatera Barat.

Terakhir, Dr. Hasanuddin, M.Si. mengimbau wisudawan untuk segera melaporkan pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan setelah keluar dari FIB Unand karena menurut Dr. Hasanuddin, M.Si., rekam jejak alumni dapat dijadikan sebagai acuan dan evaluasi FIB ke depannya.

Reporter: Lusi Andriani, Editor: Ayendi, Admin: Gading Rahmadi

Read 115 times