Rabu, 28 November 2018 06:05

Buku Antologi Puisi IV:Sandiwara Tuhan& Kacang Lupa Kulit, Wujud Penciptaan Karya Puisi oleh Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia FIB Unand

Foto 1: Foto bersama Ketua Jurusan Sastra Indonesia, Dosen Pengampu Kajian Puisi, beberapa orang Panitia Pelaksana Seminar dan Peluncuran Buku Antologi Puisidi Ruang Seminar FIB Unand

FIB -Mahasiswa Sastra Indonesia angkatan 2017 FIB Unand menyelenggarakan Seminar,Peluncuran Buku,dan Pementasan Puisi selama satu hari pada Senin, 26 November 2018 di FIB Unand.

Kegiatan Seminar dan Peluncuran Buku dilaksanakan di Ruang Seminar FIB Unand,sementara akhir berupa Pementasan Puisi oleh seluruh mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia angkatan 2017 dipertunjukkan di Medan Nan Balinduang FIB Unand   

Acara itu dihadiri oleh Dr.Aslinda, M.Hum., Ketua Jurusan Sastra Indonesia FIB Unand; Dr. Syafril, M.Si. dan Dr.Fadillah, M.Si., selaku Dosen Pengampu Mata Kuliah Kajian Puisi Jurusan Sastra Indonesia FIB Unand, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya kepada peserta yang hadir, Dr.Syafril, M.Si. menyampaikan bahwa rangkaian acara itu diselenggarakan sebagai wujud dari pelaksanaan praktik penciptaan, pembacaan, dan pengkajian karya puisi yang mesti dilakukan oleh seluruh mahasiswa yang mengambil Mata Kuliah Kajian Puisi pada Semester Ganjil 2018/2019 diJurusan Sastra Indonesia FIB Unand.

Para mahasiswa yang mengambil mata kuliah ini umumnya merupakan mahasiswa yang berada pada semester III atau angkatan 2017. Sebelum diselenggarakan acara itu, seluruh mahasiswa yang mengambil mata kuliah tersebut diwajibkan untuk menciptakan minimal lima judul karya puisi.

“Selama ini, biasanya tugas-tugas kuliah mahasiswa hanya berhenti di meja dosen, tetapi tidak halnya dengan Mata Kuliah Kajian Puisi ini.Mahasiswa harus meneruskannya ke publik. Oleh karena itu, hasil praktik penciptaan puisi dibukukan dan diterbitkan sehingga menjadi konsumsi publik,” ungkapnya.

Kegiatan itu merupakan acara yang keempat. Itu artinya, sudah sebanyak empat buku antologi puisi yang telah diterbitkan. Sebagaimana biasa setiap tahun, kegiatan itu dilaksanakan oleh dua kelas, yakni kelas A dan kelas B. karena pelaksanaan mata kuliah Kajian Puisi tersebut memang dibagi menjadi dua kelas.

Foto 2: Egi Pratama, salah seorang mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia angkatan 2017 sedang menampilkan karya puisinya yang berjudul Kacang Lupa Kulit di Medan Nan Balinduang FIB Unand.

 

“Untuk tahun ini, tidak sama dengan tahun-tahun sebelumya. Tahun ini, buku antologi puisi tidak hanya diterbitkan hanya satu buku seperti sebelumya, melainkan dua buku. Artinya, setiap kelas mewakili satu buku antologi puisi yang memuat karya puisi mahasiswa-mahasiswa tersebut. Kelas A dengan buku berjudul Sandiwara Tuhan dan kelas B dengan buku berjudul Kacang Lupa Kulit,” papar Dr. Syafril, M.Si.

Setelah kata sambutan selesai, acara dilanjutkan dengan analisis pengkajian karya puisi ciptaan penyair asal Sumatera Barat oleh beberapa mahasiswa Sastra Indonesia yang terbagi menjadi dua shift. Shift pertama dimoderatori oleh Egi Pratama, dan shift kedua dimoderatori oleh Rosi Firda Sari, yang keduanya juga merupakan mahasiswa Sastra Indonesia angkatan 2017.

Puncak acara, yakni pementasan puisi dipertontonkan di Medan Nan Balinduang FIB Unand. Para mahasiswa Sastra Indonesia yang mengambil Mata Kuliah Kajian Puisi, satu persatu menampilkan atau membacakan karya puisinya masing-masing di hadapan para penonton.

Tri Fitri Tukma, selaku Ketua Pelaksana, berharap bahwa setelah berakhirnya acara ini, rekan-rekan panitia yang umumnya mahasiswa Sastra Indonesia angkatan 2017 bisa lebih menjalin rasa kekeluargaan diantara mereka semua.

“Semoga acara ini dan diterbikannya buku antologi puisi ini bisa bermanfaat bagi orang banyak, dan teman-teman bisa mengambil pelajaran atau ilmu berdasarkan pengalaman dari kepanitiaan ini, yang selanjutnya juga bisa diterapkan di kepanitiaan-kepanitiaan berikutnya. Saya berharap kita semua menjadi orang-orang yang sukses. Amin.” ucapnya.

Reporter: Annisa Tri Mulyani, Editor: Ayendi: Admin: Gading Rahmadi

Read 51 times