Sabtu, 01 Desember 2018 10:23

BPMAI Unand Adakan Mentoring Gabungan bagi Mahasiswa Baru Angkatan 2018 FIB Unand

Foto 1: M. Ridho, selaku Ketua Panitia, memberikan kata sambutanFoto

FIB - Badan Pengelola Mentoring Agama Islam (BPMAI) Universitas Andalas, mengadakan mentoring gabungan bagi mahasiswa angkatan baru Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unand di lokal F.2.5, pada Rabu, 20 November 2018.

Kegiatan mentoring gabungan ini dilaksanakan dengan harapan agar mahasiswa baru yang beragama Islam bisa mengenal Islam lebih baik, dan selain itu kegiatan tersebut untuk melanjutkan rangkaian kelompok-kelompok mentoring yang telah dilaksanakan selama tiga bulan ini.

"Kegiatan mentoring gabungan ini diselenggarakan bagi adek-adek kita.Sebenarnya lanjutan dari kelompok-kelompok mentoring yang sudah ada, dan kegiatan ini nantinya menjelaskan teknis akhir dari kelompok mentoring tersebut berupa ujian akhir", kata M. Ridho selaku Ketua Panitia.

Rangkaian acara itu diawali dengan penyampaian materi oleh Riswan (Alumni Teknki Elektro Unand) mengenai pengenalan tentang “Akhirat dan Keindahan Surganya Allah SWT”. Dalam materi tersebut dijelaskan bagaimana mahasiswa baru disadarkan tentang akhirat dan sakitnya saat menghadapai sakaratul maut.

"Rasulullah SAW sangat menahan sakit ketika menghadapi sakaratul maut.Sampai-sampai Rasulullah SAW memanjatkan doa kepada Allah SWT agar sakitnya sakaratul maut ditumpahkan kepadanya semua, agar umatnya kelak tidak merasakan peristiwa dahsyat ini," papar pemateri Riswan dihadapan Mahasiswa baru FIB di lokal F.2.5.

Pada sesi materi tersebut, juga disinggung mengenai bahwa umat manusia ini seluruhnya telah melakukan persaksian bahwa Allah lah Tuhannya ketika masih didalam perut ibunya. Maka dari itu, sebutnya sepatutnya manusia ini melakukan pengabdian kepadaNya sebagai hamba yang superioritas, bukan hamba yang imperioritas. Manusia juga lanjutnya diwajibkan menuntut ilmu sepanjang hayat, seperti yang dikatakan dalam sebuah hadits, tuntutlah ilmu dari buaian sampai ke liang lahat.

Selanjutnya disampaikan juga dihadapan mahasiswa baru (maba) FIB, "Ikhlaslah dalam beramal. arti ikhlas disini yaitu totalitas lah kita dalam beramal, agar amal ibadah apapun itu yang kita kerjakan akan berkontinuitas (berkelanjutan)," ucap pemateri.

Kesimpulan dalam materi sesi pertama ini disampaikan oleh Riswan, bahwa sebagai hambaNya kita harus bersegera dan memperbanyak amal untuk memasuki surga, berhijrahlah dari yang buruk menuju ke yang lebih baik, dan menjadi hamba yang amar ma'ruf nahi mungkar. Bersama-samalah kita masuk surga, agar Allah SWT naungi kita dalam limpahan RahmatNya selalu.

Kemudian acara dilanjutkan dengan sesi pertanyaan. Salah seorang mahasiswa bernama Rahmat Syukron menanyakan tentang tips-tips agar kita sebagai mahasiswa bisa bersegera mungkin untuk beribadah. Pemateri pun menjawabnya, kita harus mengindari sifat was-was, kemudian sifat negatif seperti kemalasan, paksakan diri kita, sadarilah diri kita bahwa banyak amal yang belum kita kerjakan.

Akhir penyampaian materi ini ditutup dengan nasehat yang disampaikan pemateri, "Seharusnya sesama hambaNya haruslah kita saling nasehat-menasehati dalam kesabaran kepada sesama, khususnya sebagai mahasiswa baru ini."

"Sebaik-baiknya kita adalah kita menasehati sesama dengan baik, dengan mau'izatil hasanah (pengajaran yang baik) ke sesama kita," tambahnya.

2: Pemateri Riswan sedang memberikan wejangan rohani dihadapan Mahasiswa Baru FIB Unand

Kemudian mentoring ditutup dengan penyampaian informasi teknis tentang kelompok mentoring kedepannya. “Nanti diakhir kelompok mentoring kita akan ada ujian teori dan praktek.Jadi barangsiapa bagi adek-adek yang lebih dari tiga kali absensinya maka tidak diizinkan ikut ujian.Sebelumnya harus melapor ke abang, dan bagi yang nggak hadir di GOM (Grand Opening Mentoring), TBQ (Tes Baca Quran) belum dibolehkan ikut ujian akhir sebelum melapor kepanitia,” pungkas M. Ridho selaku pengurus BPMAI Unand.

Reporter: Rian Rahman  Editor: Ayendi, Admin:Gading Rahmadi

Read 54 times