Minggu, 02 Desember 2018 11:22

Mahasiswa Kelas Mata Kuliah Manajemen Seni FIB Unand Helat Festival Semarak Tradisi Minangkabau

Foto 1: Suasana pameran pada Festival Semarak Tradisi Minangkabau yang sedang ramai dikunjungi pengunjung

FIB - Untuk memenuhi capaian pembelajaran, mahasiswa Jurusan Sastra Minangkabau FIB Unand yang mengambil Mata Kuliah Manajemen Seni pada semester genap 2018/2019 ini, menghelat Festival Semarak Tradisi Minangkabau dengan mengetengahkan berbagai acara, seperti: Pameran Fotografi, Pameran Alat Musik dan Seni Rupa Khas Minangkabau, Lomba Permainan Anak Nagari, Pameran Makanan Khas Minangkabau, Panggung Puisi,Panggung Hiburan, dan Bazar pada Rabu, 28 November 2018 di Lapangan Parkir FIB Unand.

Berbicara tentang Pameran Fotografi dalam Festival Semarak Tradisi Minangkabau (STM) itu, pada waktu itu dipamerkan hasil karya Erison J. Kambari, yang merupakan seorang seniman fotografi Indonesia asal Kurai, Bukittinggi, Sumatera Barat.

Erison sebelumnya menggeluti dunia seni lukis kanvas dan pensil serta giat menulis kreatif di berbagai media.Kini dia menyalurkan hobi melukisnya lewat media fotografi yang digelutinya secara otodidak. Lanskap pesona Ranah Minang dan segala sisi human interest yang dikemas dengan natural menjadi ciri khas dari karya-karyanya.

Fahmi Fakhrozi selaku wakil ketua pelaksana menyatakan, “Mungkin untuk pertama kalinya hasil karya Erison dipamerkan di FIB Unand.”

Alasan panitia memilih memamerkan hasil karya Erison J.Kambari dalam Pameran Fotografi Festival STM ialah Erizon merupakan seorang fotografer yang karyanya sudah dipamerkan di beberapa negara, seperti di Negeri Sembilan, Malaysia; Washington DC, Amerika Serikat. Karyanya juga pernah dipamerkan di Festival Pacu Jawi di Jakarta. Bahkan pameran ini, Erison mencetak langsung hasil karyanya agar kualitas fotonya tidak menurun.

Erison juga tidak sembarang memamerkan hasil karyanya dikarenakan salah seorang dari panitia Festival STM mengenal dekat sosok Erison J. Kambari, sehingga ia bersedia memamerkan karyanya di Pameran Fotografi Festival STM FIB Unand.

Foto 2: Beberapa karya foto  Erison J. Kambari yang dipajang di pameran

Dalam pameran tersebut, foto-foto yang dipajang menampilkan keindahan alam, seperti sawah, ngarai, bukit, danau. Kemudian ada juga menampilkan seni bela diri, seperti silat, dan juga rumah gadang beserta adat istiadat yang ada di Minangkabau. Kebanyakan foto-foto yang diambil berasal dari daerah Agam dan Tanah Datar.

Tema pameran fotografi dalam Festival STM FIB Unand, yaitu “Minangkabau dalam Lensa”. Maksudnya dari tema itu yaitu kehidupan di Minangkabau meliputi kehidupan manusia, adat istiadat, dan alatnya yang dikemas dalam lensa kamera, yang kemudian dicuci, dicetak, dan dipajang dalam pameran fotografi.

Foto 3: Berbagai bentuk kerajinan hasil karya Mahasiswa Sastra Minangkabau FIB Unand.

Beralih dari Pameran Fotografi, dalam Festival STM FIB Unandjuga terdapat Pameran Alat Musik Seni Rupa. Yang dipamerkan dalam pameran seni rupa, salah satunya ialah kerajinan lapiakpandan dari Pauh Kamba, Pariaman. Kerajinan lapiak pandan yang dipamerkan merupakan hasil karya Mahasiswa Sastra Minangkabau FIB Unand.

Selain itu, dalam Festival STM FIB Unand juga terdapat sulaman indah Nareh, Pariaman. Hasil karya ini selain untuk dipamerkan juga dapat diperjualbelikan.

Untuk Pameran Alat Musik,Panitia Festival STM memamerkan alat musik tradisional khas Minangkabau, seperti saluang, sampelong, bansi, serunai, gandang tambua, dan talempong. Selanjutnya beberapa pameran Permainan Anak Nagari memamerkan, seperti bakiak dan congklak. Permainan tersebut dapat dimainkan dalam festival tersebut.

Foto 4: Perlombaan Permainan Anak Nagari pasa FestivalSemarak Tradisi Minangkabau

Festival itu ditutup dengan acara puncak pada pukul 19.15 di Medan nan balinduang FIB Unand.Acara Puncak tersebut dimeriahkan dengan special performance Ronggeng Pasaman dengan tari kontemporer “parasaik padusi”, dan kompetensi musik “Doak Dindin”. Malam puncak itu berlangsung hingga pukul 10.30 WIB.

Reporter: Nabila Hanifah dan Ummul Hafizhah, Editor: Ayendi, Admin: Gading Rahmadi

Read 62 times