Sastra Inggris FIB Unand Laksanakan Pengabdian Masyarakat dalam Persiapan Pengebangan Kampung Inggris di Jawi Jawi, Solok

03 Desember 2019

Foto 1: Sesi berfoto bersama dosen Sastra Inggris FIB Unand bersama Wali Nagari dan tokoh masyarakat serta pemuda Pokdarwis Jawi Jawi

FIB – Sejumlah dosen bersama dua orang mahasiswa Jurusan Sastra Inggris FIB Unand melaksanakan pengabdian masyarakat dalam rangka persiapan pengembangan kampung Inggris di Kampung Budaya Jawi Jawi, Kabupaten Solok pada Sabtu, 11 November 2019. Acara tersebut langsung dihadiri oleh Wali Nagari dan pemuka/tokoh masyarakat, serta pemuda Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Jawi Jawi.

Sebagai Ketua Pelaksana, Donny Eros, M.A. dalam sambutannya mengawali acara menyampaikan bahwa Nagari Jawi Jawi cukup terkenal, namun katanya kunjungan wisatawan masih kurang. Untuk meningkatkan kunjungan itu katanya mesti dibuat kampung Inggris. Dengan adanya kampung Inggris itu ujarnya perekonomian masyarakat di segala sektor akan meningkat dan itu dapat dinikmati oleh masyarakat, bukan saja oleh pengunjung. Adapun konsep dari kampung Inggris itu sendiri terangnya akan disampaikan oleh dosen Sastra Inggris, Diah Tyahaya Iman M.Litt., Ph.D.

Wali Nagari Jawi Jawi, Laswir Malin Putieh, pada kesempatan memberi kata sambutan, pertama kali dia mengucapkan terimakasih kepada para dosen dari Jurusan Sastra Inggris karena telah datang dalam rangka pengembangan nagarinya. Berikutnya Wali Nagari lebih banyak ingin mengetahui, “Apa itu kampung Inggris? Apa yang dapat dilakukan oleh masyarakat, dan apa manfaat dan kegunaannya?” tanyanya.

Beranjak ke acara berikutnya, sambil memberi jawaban kepada pertanyaan yang disampaikan Wali Nagari, Diah Tyahaya Iman M.Litt., Ph.D. menyampaikan presentasinya dengan judul Pengenalan Konsep Kampung Inggris dan Perangkat Pendukungnya Sebagai Usaha Meningkatkan Kunjungan ke Kampung Budaya Jawi-Jawi.

Dia menyatakan bahwa kampung Inggris adalah sebagai “Camp” yang menyediakan fasilitas belajar bahasa Inggris secara menyeluruh, intensive dan terintegrasi dari pagi sampai malam sehingga membantu peserta untuk mempercepat menguasai bahasa Inggris. Kemudian paparnya kegiatan belajar dilakukan dengan lucu, santai/relax, dan aplikatif, serta materi pelajaran disesuaikan dengan kebutuhan/permintaan peserta.