Bangkitkan Semangat Pemuda untuk Berkarya, FIB Unand Bersama HMJ Sastra Indonesia Adakan Lomba Cipta Baca Puisi Tingkat Nasional

28 April 2021

Foto 1: Wakil Dekan III FIB Unand, Imelda Indah Lestari, S.S., M.Hum. menyampaikan sambutan

Bangkitkan Semangat Pemuda untuk Berkarya, FIB Unand Bersama HMJ Sastra Indonesia Adakan Lomba Cipta Baca Puisi  Tingkat Nasional. Bertemakan “Pemuda Indonesia Hari Ini”, lomba sebagai ajang memperingati hari Sumpah Pemuda ini telah diikuti oleh mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia.

Lomba ini dinilai oleh tiga orang juri, yaitu Dr. Zurmailis, M.Hum., Dr. Ivan Adilla, M.Hum., dan Dr. Syafril, M.Hum. Lomba diadakan mulai 1 Oktober 2020 dan puncaknya pada 28 Oktober 2020. Acara puncak dilakukan via Zoom dan dibuka dengan sambutan dari Wakil Dekan III FIB Unand, Imelda Indah Lestari, S.S., M.Hum.

“Tujuan diadakan lomba ini, tentu bukan sekadar unjuk kebolehan. Namun, sebagai suatu wadah bakat dan minat mahasiswa dalam menciptakan dan membaca puisi. Pemuda adalah harapan bangsa dan penopang bagi kelangsungan bangsa ini ke depan. Mahasiswa adalah bagian dari pemuda tersebut. Maka, kami berharap mahasiswa yang merupakan pemuda ini, mampu menuangkan pikiran dan perasaannya tentang pemuda hari ini melalui puisi. Tak hanya itu, lomba ini dapat digunakan sebagai ajang silaturahmi untuk mahasiswa Indonesia, khususnya untuk mahasiswa pecinta puisi. Kami berharap generasi muda untuk menghabiskan sebagian waktunya untuk kegiatan-kegiatan bermanfaat dan positif. Apalagi di situasi pandemi ini, kita berharap lomba ini membangkitkan semangat pemuda-pemudi Indonesia untuk berkarya.,” tutur Imelda Indah Lestari, S.S., M.Hum. dalam sambutannya.

Kemudian, Dr. Zurmailis, M.Hum., mewakili dewan juri menyampaikan bahwa kemampuan kesepuluh finalis sangat bagus.

“Sejujurnya, saya ingin memilih kesepuluh peserta ini menjadi juara. Akan tetapi, dikarenakan ini kompetisi sehingga perlu menyeleksi kembali. Dari catatan kami, kami melihat kekurangan dalam penciptaan puisi dan pembacaan puisi. Kami mencatat ada beberapa diksi yang mengalami pengulangan sehingga mubazir. Juga, ada diksi yang tidak lazim, makna yang kontradiktif dalam teks, serta hanya membicarakan persoalan umum saja. Lalu, pembacaan puisi dari beberapa peserta dominan monoton, yakni dalam intonasi, lafal, atau vokal,” ucap Dr. Zurmailis, M.Hum.

“Maka nama-nama yang diputuskan sebagai juara adalah mereka yang mampu berusaha dalam keduanya, yakni unggul dalam penulisan dan pembacaan puisi. Terlepas dari penjurian ini, semoga acara ini menjadi ajang silaturahmi bagi kaum muda. Kita berharap acara ini tidak diadakan sekali saja atau hanya saat pandemi. Semoga bisa dilanjutkan pada situasi normal sehingga silaturahmi ini terus berjalan,” tambah Dr. Zurmailis, M.Hum.

Total, ada 48 mahasiswa yang mengikuti lomba ini. Dari keseluruhan peserta, hanya 10 peserta yang terpilih menjadi finalis. Kesepuluh peserta tersebut, yakni 1) Lugas Ikhtiar Briliandi dari Universitas Gadjah Mada, 2) Annisa Nur Fitriyani dari Universitas Terbuka, 3) Ridho Alsyukri dari Universitas Andalas, 4) Annisa Rahayu dari Universitas Negeri Yogyakarta, 5) Muhammad Ade Putra dari Universitas Gadjah Mada, 6) Nurul Aliyah dari Universitas Negeri Padang, 7) M. Subarkah dari Universitas Andalas, 8) Diego Alpadani dari Universitas Andalas, 9) Irma Syafitri dari Institut Pertanian Bogor, 10) Intan Seliyawati dari Polbangtan Bogor.

Kemudian, saat acara puncak, diumumkan tiga juara dan satu juara favorit. Juara pertama dimenangkan oleh Muhammad Ade Putra dengan judul puisi “Aku Pemuda Pancasilais”. Juara kedua diraih oleh Lugas Ikhtiar Briliandi dengan judul “Peradaban Cahaya”. Juara ketiga ditempati oleh Irma Syafitri dengan judul “Gelora untuk Ibu Pertiwi”, sementara juara favorit diraih oleh Intan Seliyawati dengan judul “Ya, Tidak. Lawan!”

Foto 2: Penampilan Muhammad Ade Putra, pemenang Lomba  Cipta Baca Puisi  Tingkat Nasional

Kemudian, acara ditutup dengan kesan dan pesan ketiga juara. Juga, ditutup dengan pembacaan puisi oleh Muhammad Ade Putra sebagai pemenang utama. Berikut cuplikan puisi pemenang dengan judul “Kita Tanah Nestapa”.

Kita Tanah Nestapa

: Untuk Pemuda di Peradaban yang Kalah

Kita lahir sebagai benih-benih dari batang tunggang bangsa yang kalah.

Terapung bersama air mata ibu yang garamnyan memburai di lautan lepas.

Terimpit tiang-tiang tinggi yang menusuk kota.

Dari kecil, sejarah tanah ini telah menanggalkan baju besinya

yang berkarat dan berlubang, sebuah pedil tertusuk tajam di ulu hatinya.

Kini darah berhamburan ke segala penjuru; mengenai tubuh anak-anak sekolah,

renta tetua adat, lusuh berkeringat para buruh, kering kerontang petani dan

nelayan.

 

Reporter: Nabilla Hanifah, Editor: Lusi Andriani, Admin: Tri Eka Wira

 

Read 42 times
pornstar xxx tube xxxsextresxxx.click
Huge Tittyfucking Creampie
moviesporno.biz double anal sex
porn video categories
adult porn videos
asian porn movies
briggi adventure in morocco Fucked In My Maid Outfit
xxx porn tube
hot porn tube
xxxteenhub.info
sextresss.xyz free porn video xvideosporn.club xssn.net hdxxxporn.club asianpornxxx.info
hotporntub.info freeporntix.info hubpornindian.info hotmomsteen.xyz nesaporns.xyz
xhaloporn.com xpornfly.com sexporndays.com
realpornfilms.com
sexmaxfree.xyz duvporno.org
toutpornxxx.org adultpornmovie.ws
hpornvideo.com xpornrelax.com
freexxxvideosporn.com
sexporntubexxx.net akü takviye yol yardım
sexporntubexxx.click
xxxmobilporn
xxxsextresxxx
http://nesaporns.xyz
freepornvideosite

tweensexxx

freexxxvideosporn
telexxxporn.click

bozpornxxx.click

pornvixxx.click

telexxxporn.com
bozpornxxx.com
pornvixxx.com
pornags.com pornkro.com pornaph.com hotwatchporn.com pornaindian.com
realpornhero.com pornindianx.net repornx.com watchporntubex.com fuckpornwatch.com enwatchporn.com