23 Januari 2020

Foto 1: Poster acara MOZAIC

FIB – Forum Studi Islam Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (FSI FIB Unand) akan mengadakan acara syiar terbesarnya yang bernama MOZAIC (Moment of Zest in Actualizing Islamic Creativity) pada 27 s.d. 31 Januari 2020.

MOZAIC merupakan program terbesar FSI FIB Unand pada setiap kepengurusan. Acara ini diselenggarakan untuk memupuk semangat dalam mengedukasi dan berkompetisi sebagai ajang meningkatkan kreativitas baik bagi mahasiswa maupun pelajar.

Acara yang akan diangkatkan nantinya tidak hanya berupa perlombaan, tetapi juga ada seminar yang menjadi wadah berdiskusi dan saling berbagi ilmu tentang kesusastraan, kebudayaan, serta refleksinya dengan kondisi sosial hari ini. Acara akan diadakan di dua tempat, yaitu Masjid Al Munir FIB dan Ruang Seminar FIB Unand.

Berikut rangkaian acara MOZAIC 2020:

  1. MTQ, 27 Januari 2020
  2. Rangking Satu, 27 Januari 2020
  3. MHQ, 28 Januari 2020
  4. Komik, 28 Januari 2020
  5. Cipta Puisi, batas akhir pengumpulan 29 Januari 2020
  6. Cerita Pendek, batas akhir pengumpulan 29 Januari 2020
  7. Talkshow Kesusastraan dan Kebudayaan, 29 Januari 2020, bersama Founder Hasbi Institute Parenting
  8. TimTam Akbar, 30 Januari 2020
  9. Semantik (Seminar Muslimah Cantik), 31 Januari 2020
  10. Penutupan

Selain itu, nantinya juga ada bazar di sepanjang koridor FIB Unand. Ada juga merchandise berupa mug cantik yang bisa dipesan dari sekarang. Informasi pemesanan bisa hubungi Alwi (082174536145) atau Fitri (083187683662)

Reporter: Tzya Asradha, Editor: Lusi Andriani, Admin: Tri Eka Wira

21 Januari 2020

Foto Dr. Zhang Jingling bersama perangkat Nagari Kinari

FIB - Jumat, 17 Januari 2020, Jurusan Sejarah FIB Unand menyelenggarakan bedah buku “Warisan Kebudayaan Minangkabau: Rumah Gadang di Nagari Kinari”, yang diselenggarakan di Ruang Serba Guna Nagari Kinari pukul 09.30 WIB. Buku ini merupakan hasil penelitian Dr. Zhang Jingling atau akrab disapa Melati. Dr. Zhang Jingling merupakan seorang dosen pengajar Bahasa Melayu di Communication University of China, Beijing.

“Gagasan bedah buku ini awalnya dari Unand, kemudian dilakukan koordinasi dengan Bapak Yandrifa selaku Wali Nagari Kinari untuk mengadakan acara bedah buku di sana dan nantinya akan dihadiri langsung oleh Ibu Melati. Hal ini langsung disambut baik oleh Wali Nagari. Karena itulah, acara bedah buku ini diadakan di Nagari Kinari,” ujar Dr. Anatona, M.Hum.

Beberapa dosen Jurusan Sejarah juga turut hadir dalam acara bedah buku ini, di antaranya Dr. Anatona, M.Hum., selaku Ketua Jurusan Sejarah FIB Unand, Drs. Armansyah Zubir, M.Hum., Drs. Syafrizal, M.Hum., dan Prof. Dr. Herwandi, M.Hum. sebagai pembedah buku tersebut. Hal ini karena buku tersebut sesuai dengan kajian dan pendalaman ilmu Prof. Dr. Herwandi, M.Hum., yakni mengenai revitalisasi Rumah Gadang.

Selain itu, juga dihadiri oleh Wali Nagari, serta Kepala Camat Bukit Sundi, Bupati Kabupaten Solok yang diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata Bukit Sundi, Kabupaten Solok, Kepala Kepolisian setempat, Ninik Mamak, dan masyarakat Nagari Kinari.

“Acara peluncuran buku ini merupakan salah satu penghormatan bagi Kenagarian Kinari. Buku yang dipersiapkan sebanyak 140 buku, yang akan dititipkan kepada wali nagari dan Dinas Pariwisata Kabupaten Solok”, ujar Wali Nagari Kinari. Beliau berharap kerja sama antara Nagari Kinari dengan Jurusan Sejarah FIB Unand akan terus berlanjut ke depannya.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Camat Bukit Sundi. Dalam sambutannya, beliau mengajak para tamu undangan untuk memahami isi buku dan nantinya dapat ikut aktif dalam memberi masukan terhadap buku ini. “Buku ini sangat berguna bagi nagari karena menambah penulisan sejarah rumah gadang yang ada di daerah ini,” ujar Kepala Camat Bukit Sundi.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Dr. Zhang Jingling atau Melati selaku penulis buku. Dalam sambutannya, beliau banyak mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kinari, khususnya kepada perangkat nagari dan Ibu Era, yang telah memberikan tumpangan tempat tinggal selama beliau penelitian di Kinari.

Foto: Sesi penyerahan buku kepada perangkat Nagari Kinari oleh Dr. Zhang Jingling (Melati)

Acara pun dilanjutkan dengan sesi penyerahan buku oleh Melati kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Wali Nagari. Buku yang diberikan berjumlah 140 buah buku, dengan rincian 100 buah untuk Nagari Kinari, 20 buah untuk Kecamatan Bukit Sundi, dan 20 buah untuk Kabupaten Solok.

Buku ini ditulis dan diberikan Melati sebagai bentuk rasa terima kasih kepada masyarakat Kinari, khususnya atas bantuan selama beliau melakukan penelitian di nagari ini pada tahun 2017 lalu.

Menurut Dr. Anatona, M.Hum., keuntungan dari penulisan buku ini adalah peninggalan budaya yang terdapat di Nagari Kinari ini terdokumentasikan dalam bentuk penulisan sebuah buku yang dapat menjadi sumber informasi bagi generasi berikutnya mengenai sejarah rumah gadang yang terdapat di Nagari Kinari. Dr. Anatona, M.Hum. juga menyampaikan bahwa rumah gadang yang dimiliki ini dapat menambah peningkatan pendapatan Nagari Kinari dalam sektor pariwisata.

Kemudian Prof. Dr. Herwandi, M.Hum. menyatakan bahwa buku ini sangat menarik dan memiliki informasi cukup komplet tentang rumah gadang yang ada di Nagari Kinari. Meskipun bukan berasal dari Indonesia, tetapi Melati bisa menuliskan dan mengidentifikasi rumah gadang yang terdapat di Nagari Kinari dengan baik.