29 Juli 2020

FIB - Chintia Mutiara Zeni, mahasiswa Jurusan Sejarah FIB Unand angkatan 2018 berhasil meraih predikat Duta GenRe Putri Sumatera Barat 2020. Ajang pemilihan Duta GenRe Sumatera Barat ini diselenggarakan di Hotel Grand Inna Muara, Padang pada 1316 Juli 2020.

Sebelumnya, Chintia Mutiara Zeni terpilih sebagai Best Talent dalam pemilihan Duta Mahasiswa GenRe yang diselenggarakan oleh UKM PIKMAG Universitas Andalas pada Desember 2019 lalu. Selanjutnya, pada Februari 2020, ia kembali mengukir prestasi dengan meraih Juara l dalam Pemilihan Duta GenRe Kota Padang.

Dalam wawancara yang dilakukan via WhatsApp, Chintia Mutiara Zeni yang akrab disapa Icin ini mengatakan bahwa ia tidak pernah menyangka bisa mendapatkan predikat Duta GenRe Putri Sumatera Barat. Dari awal mengikuti ajang kompetisi ini, ia tidak pernah menganggap bahwa kontestan-kontestan lainnya itu saingan. Justru dengan adanya mereka, ia dapat belajar banyak hal dari mereka yang merupakan orang-orang hebat, berbakat, dan bertalenta.

“Perasaan campur aduk, senang, bahagia, sekaligus merasa kalau tantangan ke depannya akan lebih berat lagi. Namun, dengan terpilihnya Icin sebagai pemenang, tidak membuat Icin menjadi tinggi hati, akan tetapi mengajarkan Icin untuk lebih menghargai orang lain dan bersikap rendah hati. Mama selalu bilang buat jadi diri sendiri,” ungkapnya.

“Dengan terpilihnya Icin sebagai pemenang, bukan berarti peserta-peserta lainnya itu tidak baik, itu salah. Justru, mereka adalah orang-orang hebat, pintar, bertalenta, dan berkarakter. Karena Icin tahu, berbicara  di depan banyak orang itu tidak mudah. Jadi, Icin berdiri sebagai winner bukan karena Icin punya ini, punya itu, akan tetapi  sebagai perwakilan dari mereka yang merupakan orang-orang hebat,” lanjutnya.

“Icin selalu memegang dan berusaha menerapkan prinsip bahwa dalam melakukan sesuatu, kita harus lakukan sebaik mungkin, dan yang paling terbaik yang bisa kita lakukan dalam kehidupan. Selama Icin bisa lakukan yang terbaik, sebisa mungkin untuk melakukan sebaik  yang Icin bisa. Apapun hasilnya, serahkan pada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Icin lagi.

Dalam mengikuti ajang ini, ada banyak hal yang harus dipersiapkan oleh Chintia Mutiara Zeni. Mulai dari coaching seperti latihan public speaking, serta upgrade diri untuk lebih baik lagi, perluas wawasan, persiapan mental, sampai menyiapkan peralatan atau kebutuhan untuk dibawa saat karantina.

Untuk mengikuti Duta GenRe Sumatera Barat, ada beberapa tahapan yang harus dilalui. “Tahapan yang harus dilalui, yaitu mulai dari tahap adminitrasi, kita perlu menyiapkan surat keterangan bebas narkoba, surat keterangan berbadan sehat, surat izin orang tua, surat izin tergabung dalam PIK (Pusat Informasi Konseling), surat keterangan aktif kuliah. Lalu, dilanjutkan untuk melakukan 8 day challenge bagi peserta yang dinyatakan lulus sebagai finalis. Pada challenge ini, kita disuruh buat  posting di Instagram masing-masing tentang delapan fungsi keluarga, tentang pandemi, quote challenge buat tenaga medis, terus juga mengikuti siaran langsung yang bertema “Ngobrol Asik (Ngolak)” yang diselenggarakan via daring di Instagram GenRe Sumatera Barat,“ imbuhnya.

“Karena ini dilaksanakan di masa pandemi, jadi sebelum karantina, banyak tahapan-tahapan yang harus dilaksanakan via online. Bahkan, kita melaksanakan technical meeting juga secara virtual.”