29 September 2020

Foto 1: Poster acara

FIB – Webinar Jurnalistik dengan tema “Teknik Penulisan Berita dan Bahasa Jurnalistik” sukses diselenggarakan oleh Humas FIB Unand. Acara yang berlangsung pada Sabtu, 19 September 2020 pukul 14.00 16.30 WIB itu menghadirkan pemateri Ria Febrina, S.S., M.Hum, Dosen Jurusan Sastra Indonesia dan sekaligus pembina Humas FIB Unand, dan Trisno Edward, S.S., Redaktur/Wartawan Harian Umum Rakyat Sumbar yang juga merupakan alumni Ilmu Sejarah FIB Unand.  Webinar yang dihelat melalui aplikasi Zoom tersebut dipandu langusung oleh reporter Humas FIB Unand, Mita Handayani.

Pembukaan acara diawali dengan pembawa acara menyapa seluruh peserta webinar dan menyampaikan biodata narasumber. Rangkaian acara berikutnya dilanjutkan dengan penyampaian materi pertama oleh Ria Febrina, S.S., M.Hum. Yang membahas tentang Bahasa Jurnalistik.

 

Foto 2: Peserta webinar pada aplikasi zoom

Ria Febrina, S.S., M.Hum. menyampaikan tujuan utama dilaksanakannya Webinar Jurnalistik itu adalah untuk membantu mahasiswa yang mau mengembangkan dirinya di dunia jurnalistik. “Sebagaimana yang kita ketahui bahwa saat ini berita-berita yang terbit di media online tidak semua beritanya bersumber dari wartawan. Kita bisa ikut berkontribusi untuk meliput apa yang ada di lingkungan kita dan menjadikannya berita karena tidak semua berita bisa diliput oleh wartawan,” ungkapnya.

Kemudian dia menyampaikan bahwa banyak sekali ditemukan persoalan dalam bahasa jurnalistik. “Banyak bahasa yang digunakan jurnalis media online yang tidak logis, kesalahan kalimat, kesalahan pemakaian huruf, dan kesalahan penulisan kata dan tanda baca. Padahal berita itu seharusnya mampu membawa orang agar tersentuh dalam suasananya dalam ranah bahasa,” kata Ria Febrina, S.S., M.Hum.

Lalu lanjutnya bahwa bahasa jurnalistik yang benar itu adalah singkat, tidak bertele-tele, menghindari penjelasan yang panjang, kemudian padat yang berarti, dan mampu menyampaikan informasi yang lengkap. “Sederhana yaitu memilih kalimat tunggal bukan kalimat majemuk. Ekonomis kata yaitu buang kata-kata yang mubazir. Lugas yaitu mampu menyampaikan pengertian/makna informasi secara langsung, dan yang terakhir yaitu menarik. Paragraf harus bisa ditulis semenarik mungkin untuk menarik pembaca setelah judul,” terangnya. 

Berikutnya, penyampaian materi kedua oleh Trisno Edward, S.S., yang biasa disapa Bang Ed. Materi kedua membahas tentang Teknik Penulisan Berita. Dia mengungkapkan bahwa berita adalah peristiwa yang terjadi di sekitar kita. Namun menurutnya, tidak semua peristiwa itu diterbitkan oleh sebuah media. Makin tinggi nilai sebuah berita itu sebutnya maka semakin kuat peristiwa tersebut diangkat menjadi sebuah berita.

Pemateri kedua itu lalu menyatakan bawa sebuah berita itu haruslah sesuai dengan fakta, sebenar benar terjadi bukan hasil dari mengarang, dan tidak mengada ada. “Berita itu nyata, fakta dan memiliki sumber yang jelas. Berita juga harus menarik dan memiliki dampak terhadap masyarakat. Judul dalam berita ditulis se-simple mungkin dan yang terpenting dilengkapi oleh SPO. Sebuah berita harus mengandung 5W+1H, harus memperhatikan kode etik jurnalistik, berita yang ditulis harus imbang, dan mewawancarai pihak pihak yang terlibat,” jelasnya.

Pemateri kemudian melanjutkan tentang cara menulis berita. “Yang pertama yaitu interview atau melihat secara langsung atau membaca laporan berita. Setelah itu berita ditulis urut susunan dari awal hingga akhir. Menuliskan apa yang terjadi yang kita liput. Kronologi peristiwanya. Kemudian menuliskan dalam bentuk paragraf, memilih kata yang tepat, objektif, aktual, dan tidak menyebabkan sebuah fitnah,” katanya.

Setelah penyampaian materi tuntas oleh pemateri satu dan pemateri dua, acara dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab. Kemudian acara dilanjutkan dengan penyampaian motivasi oleh masing-masing pemateri kepada peserta webinar. “Menulislah untuk meninggalkan jejak sejarah,” ujar Ria Febrina, S.S., M.Hum. dan “Harus percaya diri di dalam dunia jurnalistik,” ujar Trisno Edward, S.S. Terakhir cara ditutup dengan foto bersama.

Editor: Ayendi, Reporter: Ummul Hafizhah, Admin: Tri Eka Wira