FIB Unand Kunjungi dan Distribusikan Bantuan untuk Civitas Academica Korban Bencana Banjir

Gambar 1. Kunjungan FIB Unand dan penyerahan bantuan bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang terdampak bencana banjir
Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas melaksanakan kunjungan sekaligus penyerahan bantuan bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang terdampak bencana banjir dan longsor di Kota Padang. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 1 Desember 2025, sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi darurat yang melanda beberapa wilayah di Kota Padang.
Bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November hingga awal Desember 2025 menyebabkan kerusakan cukup signifikan di sejumlah kecamatan. Intensitas hujan tinggi memicu naiknya debit air, melumpuhkan akses jalan, serta menyebabkan masuknya lumpur dan air ke permukiman warga. Sejumlah dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa FIB Unand turut menjadi korban, dengan kerusakan bervariasi dari kehilangan barang hingga rumah yang terendam lumpur.
Berdasarkan data yang dihimpun hingga hari ini, dosen yang terdampak antara lain Rahtu Nila Sepni, S.Hum., M.Hum.; Dr. Wannofri Samry, M.Hum.; Prof. Yenny Narny, S.S., M.A., Ph.D.; A’ang Pambudi Nugroho, S.Pd., M.A. dan Dr. Midawati, M.Hum. Adapun tenaga kependidikan yang turut terdampak meliputi Ermi Yanti, Didi Putra, Juniati, S.H., Basyaruddin, Desi Yulia Sari dan Desrita Suryani. Selain itu, lima mahasiswa FIB Unand juga mengalami kerugian material yang cukup signifikan, yaitu Zahwa dari Program Studi Sastra Inggris, Rayhan dari Ilmu Sejarah, Bunga dan Najwa dari Sastra Indonesia, serta Kelvin dari Sastra Jepang.
Kunjungan dilakukan langsung oleh pimpinan fakultas bersama perwakilan dosen dan tenaga kependidikan. Tim melihat secara langsung kondisi rumah para korban serta menyerahkan bantuan berupa kebutuhan dasar yang disesuaikan dengan kebutuhan mendesak di lapangan. Bantuan ini bersifat dukungan awal untuk meringankan beban civitas academica.
Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian fakultas terhadap warganya yang terdampak bencana. “Prioritas kami adalah memastikan kondisi civitas academica yang terdampak dapat segera tertangani, minimal pada kebutuhan dasar. Bantuan ini bukan penyelesaian akhir, tetapi langkah awal untuk memastikan bahwa mereka tidak menghadapi situasi ini sendirian,” ujar Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP

Gambar 2. Kondisi rumah salah seorang dosen FIB Unand, Dr. Wannofri Samry, M.Hum., yang terdampak bencana banjir
Pada kesempatan yang sama, fakultas mengimbau agar seluruh pihak menjaga kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem masih memungkinkan terjadi. Fakultas juga membuka kanal koordinasi untuk pendataan lanjutan dan kemungkinan bantuan tambahan apabila diperlukan.
Dengan terlaksananya kunjungan dan penyaluran bantuan ini, FIB Unand berharap para dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang terdampak dapat segera pulih serta memperoleh dukungan yang memadai, baik dari institusi maupun jejaring sosial masing-masing.
Humas FIB Unand: Siti Awal Syaravina