WD I Spill the Story: FIB Membuka Ruang Bagi Mahasiswa
WD I Spill the Story: FIB Membuka Ruang Bagi Mahasiswa

Gambar 1. Podcast bersama Humas FIB Unand hadirkan Nada Aprila Kurnia sebagai Host dan Bapak Zulprianto, S.S., M.A., Ph.D. sebagai Narasumber
Padang, HUMAS FIB UNAND — Berbagai wadah, ruang dan peluang pengembangan diri jika menjadi mahasiswa FIB. Mulai dari Creadit Earning (CE), Magang Berdampak, Organisasi Kemahasiswaan, prestasi, hingga beasiswa. Dari wadah tersebut mahasiswa didorong untuk mengembangkan potensinya.
Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Ngobras (Ngobrol Santai) episode 6 yang dipandu oleh Nada Aprila Kurnia dengan Wakil Dekan I FIB UNAND, Zulprianto, S.S., M.A., Ph. D., dengan tema “WD I Spill the Story: Satu Tahun Mengawal Mahasiswa FIB”.
Dalam episode tersebut, beliau berbagi pengalaman selama kurang lebih satu tahun mengemban amanah sebagai WD I, terutama di bidang akademik dan kemahasiswaan.
“Pengalaman terbaru saya sebagai WD I adalah harus antisipasi setiap kegiatan mahasiswa, karena banyaknya kegiatan mahasiswa yang dilaksanakan hari weekend, ucapnya”.
Topik pertama yang diperbincangkan adalah terkait pelaksanaan CE dan Magang Berdampak. Kedua program tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa FIB untuk memperoleh pengalaman dan melatih kemampuan di luar lingkungan akademik.
Beliau juga menyebutkan bahwa antusiasme mahasiswa akan pengajuan program CE dan Magang Berdampak cukup tinggi. Dalam hal ini, ruang lingkup konsorsium FIB se-Indonesia semakin mempermudah mahasiswa untuk memperolah pengalaman di Perguruan Tinggi lainnya.
“Program CE dan Magang Berdampak menjadi program populer bagi mahasiswa dengan tingkat antusiasme yang tinggi, lanjutnya.”
Bentuk kerja sama dan jejaring antar FIB juga memudahkan mahasiswa memperoleh pengalaman akademik di lingkungan yang berbeda. Sementara itu, Magang Berdampak memberikan kesempatan mahasiswa untuk mengenal dunia kerja melalui pengalaman awal di tempat magang.
Antuasisme mahasiswa terhadap kedua program tersebut juga didukung penuh oleh pihak Fakultas Ilmu Budaya dan Universitas Andalas terkait pembiayaan. Dukungan tersebut turut mendorong mahasiswa untuk mengambil kesempatan emas belajar dan memperolah pengalaman yang luar biasa di lingkungan perkuliahan.
Selain dari program akademik, UKM, UKMF, dan HIMA juga berperan penting dalam prose perkembangan kemampuan mahasiswa. Di sela obrolan itu, Nada juga menegaskan bahwa banyak UKM, UKMF dan HIMA yang ada di FIB, mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga perlu bersosialisasi dengan lintas prodi atau fakultas untuk memperoleh pengalaman”.
Selanjutnya, peran beasiswa menjadi persoalan utama mahasiswa. Beasiswa dinilai memberikan dukungan bagi mahasiswa dalam menjalani pendidikan sekaligus kesempatan untuk mengembangkan diri. Di sisi itu, terdapat juga kendala akan tahap administrasi karena mahasiswa yang memproses berkas kerap dilakukan pada waktu yang sempit. Namun, pihak fakultas tetap membantu mahasiswa dalam proses pengajuan beasiswa tersebut.
“Beasiswa tentunya sangat membantu mahasiswa. Mahasiswa yang mendapatkan beasiswa akan memiliki tanggung moral untuk memantaskan dirinya sebagai penerima beasiswa tersebut, ucapnya”.
Dari pembahas Ngobras episode 6 ini menunjukkan bahwa perjalanan mahasiswa FIB UNAND tidak hanya berlangsung di ruang kelas dan akademik semata. Akan tetapi, juga banyak wadah dan ruang seperti organiasasi, kompetisi, magang, CE, serta beasiswa untuk memperoleh pengalaman dan skill.
Melalui tema WD I Spill the Story: Satu Tahun Mengawal Mahasiswa FIB” menghadirkan ruang percakapan antara pimpinan fakultas dan mahasiswa untuk melihat kembali dunia akademik dan kemahasiswaan selama satu tahun terakhir. Lebih lanjut, hal tersebut memperlihatkan dukungan nyata FIB terhadap berbagai program untuk meningkatkan potensi mahasiswanya.
Dengan demikian, FIB UNAND berharap agar mahasiswa terus berani mengambil peluang untuk mengembangakan potensi, skill dan pengalaman dengan memanfaatkan program-program dari FIB maupun Universitas Andalas.
Penulis Berita: Maryatul Kuptiah (Tim HUMAS FIB)














