FIB Unand Gelar Sosialisasi Teknik Pengisian Tracer Study untuk Penguatan Mutu Lulusan
FIB Unand Gelar Sosialisasi Teknik Pengisian Tracer Study untuk Penguatan Mutu Lulusan

Gambar 1. Sambutan Dekan FIB Unand, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum, CRP pada acara Sosialisasi Teknik Pengisian Tracer Study FIB Unand
Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Teknik Pengisian Tracer Study sebagai bagian dari upaya penguatan sistem penjaminan mutu dan evaluasi lulusan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025, bertempat di Ruang Sidang Dekanat FIB Universitas Andalas, dan dihadiri oleh pimpinan fakultas serta perwakilan unit terkait.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri dan dibuka oleh Dekan FIB Unand, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum, CRP; Wakil Dekan I, Zulprianto, S.S., M.A., Ph.D.; dan Manajer bidang II, Adrianis, S.S., M.A. Sosialisasi difokuskan pada pemahaman teknis pengisian instrumen tracer study serta urgensinya dalam mendukung pengembangan akademik dan peningkatan daya saing lulusan.
Tracer study merupakan instrumen penting dalam sistem pendidikan tinggi yang berfungsi untuk menelusuri rekam jejak lulusan setelah menyelesaikan studi. Data yang dihasilkan mencakup masa tunggu kerja, relevansi kompetensi lulusan dengan dunia kerja, serta masukan dari alumni dan pengguna lulusan. Informasi tersebut menjadi dasar evaluasi kurikulum, penyusunan kebijakan akademik, serta pemenuhan standar akreditasi nasional dan internasional.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum, CRP menjelaskan bahwa tracer study tidak sekadar menjadi kewajiban administratif, melainkan bagian integral dari siklus penjaminan mutu pendidikan tinggi. Ketepatan dan kejujuran pengisian data sangat menentukan kualitas informasi yang dihasilkan dan berdampak langsung pada pengambilan keputusan institusional. “Tracer study adalah instrumen strategis untuk memotret keberhasilan proses pendidikan. Data yang valid dan akurat akan membantu fakultas dalam merumuskan kebijakan berbasis bukti serta memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja,” ujar Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum, CRP.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga membahas teknis pengisian tracer study secara sistematis, mulai dari akses platform, pemahaman indikator pertanyaan, hingga pentingnya konsistensi data. Peserta diberikan penjelasan mengenai peran masing-masing unit dalam mendorong partisipasi alumni agar tingkat respons tracer study dapat terus ditingkatkan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, FIB Universitas Andalas menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola akademik berbasis data serta meningkatkan mutu lulusan secara berkelanjutan. Tracer study diharapkan tidak hanya menjadi alat evaluasi, tetapi juga sarana refleksi institusional dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi di masa depan.
Humas FIB Unand: Siti Awal Syaravina












