FIB Unand Melapas Mahasiswa Credit Earning ke Lima Universitas Terbaik Indonesia

Gambar 1. Dekan FIB Unand, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP melepas mahasiswa yang akan mengikuti program Credit Earning
Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (FIB Unand) melaksanakan kegiatan pembekalan sekaligus pelepasan mahasiswa Program Credit Earning (CE) pada Rabu, 12 Februari 2026, bertempat di Ruang Sidang FIB Unand. Program ini merupakan bagian dari penguatan mobilitas akademik nasional yang memungkinkan mahasiswa mengikuti perkuliahan di perguruan tinggi mitra dan memperoleh pengakuan kredit akademik yang dikonversikan ke dalam sistem pembelajaran di FIB Unand.
Kegiatan pelepasan dibuka secara resmi oleh Dekan FIB Unand, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP, dan dihadiri oleh Wakil Dekan I Zulprianto, S.S., M.A., Ph.D., Wakil Dekan II Alex Darmawan, S.S., M.A., Manajer Bidang I Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum., Manajer Bidang II Adrianis, S.S., M.A., pengelola mahasiswa Credit Earning Dhiant Asri, S.S., M.Hum., serta sejumlah Ketua Program Studi di lingkungan FIB Unand.
Sebanyak sebelas mahasiswa FIB Unand akan melaksanakan perkuliahan di lima perguruan tinggi terbaik di Indonesia, yakni Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Universitas Airlangga (Unair).
Mahasiswa yang mengikuti program Credit Earning di Universitas Gadjah Mada (UGM) adalah Noor Alifah dari Program Studi Sastra Indonesia. Di Universitas Diponegoro (Undip), terdapat lima mahasiswa, yaitu Hasbi Witir (Sastra Indonesia), Sufrika Sari (Sejarah), Afny Dwi Sahira (Sastra Indonesia), Azizah Andriani (Sastra Indonesia), serta Nakhilla Aqsha (Sastra Inggris).
Sementara itu, di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), program ini diikuti oleh Bunga Delya Azmadi dan Putri Dwi Septiani, keduanya dari Program Studi Sastra Indonesia. Di Universitas Sebelas Maret (UNS), Shandi Herdian dari Program Studi Sastra Minangkabau dan di Universitas Airlangga (UNAIR), terdapat dua mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, yaitu Fauziah Yuliantika dan Ashifa Desfania Zulni.
Dalam sambutannya, Dekan FIB Unand menegaskan bahwa program Credit Earning bukan sekadar perpindahan tempat belajar, melainkan bagian dari strategi akademik untuk memperluas cakrawala intelektual mahasiswa. “Credit Earning adalah ruang pembelajaran yang memperluas pengalaman akademik mahasiswa. Mereka tidak hanya belajar di kampus tujuan, tetapi juga membawa identitas dan integritas akademik FIB Unand. Kami berharap pengalaman ini memperkuat kompetensi ilmiah sekaligus jejaring akademik mereka,” ujar Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP.
Lebih lanjut, pengelola program CE, Dhiant Asri, S.S., M.Hum., menjelaskan bahwa pelaksanaan program telah melalui proses koordinasi akademik yang sistematis, termasuk penyesuaian kurikulum dan konversi mata kuliah. Mahasiswa juga diberikan pembekalan terkait etika akademik lintas institusi serta strategi adaptasi pembelajaran agar proses perkuliahan di kampus tujuan dapat berjalan optimal.

Gambar 2. Mahasiswa FIB Unand yang akan melaksakan program Credit Earning ke-5 kampus terbaik di Indonesia
Program Credit Earning ini menjadi langkah konkret FIB Unand dalam membangun atmosfer akademik yang dinamis, kolaboratif, dan terbuka terhadap pertukaran gagasan. Melalui mobilitas mahasiswa ke perguruan tinggi unggulan nasional, FIB Unand terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang adaptif, kompetitif, serta siap berkontribusi di tingkat nasional maupun global.
Humas FIB Unand Siti Awal Syaravina, S.Hum., M.Li.