Dekan FIB Unand Melaksanakan Visiting Professor di UIN Raden Fatah Palembang

Gambar 1. Dekan FIB Unand, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP, melaksanakan visiting professor ke Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah Palembang

Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas kembali memperkuat kontribusinya dalam pengembangan keilmuan di tingkat nasional melalui partisipasi Dekan FIB Unand, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP, sebagai visiting professor yang diselenggarakan oleh Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah Palembang, pada Sabtu, 27 Desember 2025.

Kegiatan visiting professor ini dilaksanakan dalam bentuk workshop Meningkatkan Daya Saing Akademik melalui Publikasi Internasional, yang diikuti oleh dosen dan mahasiswa di lingkungan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah Palembang. Undangan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas kompetensi dan rekam jejak akademik Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP, khususnya dalam bidang linguistik, pragmatik, serta publikasi ilmiah bereputasi.  

Secara konseptual, program visiting professor memiliki peran strategis dalam memperkaya wawasan akademik civitas perguruan tinggi melalui pertukaran gagasan, pengalaman riset, serta praktik terbaik (best practices) dalam pengembangan keilmuan. Dalam konteks ini, kehadiran Dekan FIB Unand tidak hanya berfungsi sebagai narasumber, tetapi juga sebagai medium transfer pengetahuan dan penguatan budaya akademik lintas institusi.  

Dalam sesi workshop, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP menyampaikan materi terkait strategi penulisan karya ilmiah yang sistematis, mulai dari perumusan masalah penelitian, penguatan kerangka teoretis, hingga teknik penyusunan artikel yang layak dipublikasikan pada jurnal nasional dan internasional bereputasi. Materi disampaikan secara aplikatif dengan mengaitkan teori linguistik dan pragmatik dengan praktik penulisan akademik yang kontekstual.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan diskusi yang melibatkan peserta secara aktif. Berbagai isu dibahas, antara lain tantangan penulisan ilmiah di era digital, etika akademik, serta pentingnya sensitivitas konteks budaya dan bahasa dalam produksi pengetahuan. Workshop ini juga menjadi ruang reflektif bagi peserta untuk mengevaluasi praktik penulisan yang selama ini dilakukan.

Dekan FIB Unand, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP, menegaskan bahwa kegiatan visiting professor seperti ini merupakan bagian dari tanggung jawab akademisi dalam membangun ekosistem keilmuan yang kolaboratif dan berkelanjutan. “Kegiatan visiting professor ini menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman akademik. Melalui workshop, kita tidak hanya membahas teknis penulisan, tetapi juga membangun kesadaran bahwa karya ilmiah adalah bentuk tanggung jawab intelektual dan kontribusi nyata perguruan tinggi bagi masyarakat luas,” ujar Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP.

Lebih lanjut, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP menekankan bahwa penguatan kapasitas dosen dan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah harus dilakukan secara berkelanjutan dan berbasis kolaborasi antarlembaga. Menurutnya, pertukaran gagasan lintas perguruan tinggi menjadi kunci dalam menjaga relevansi dan kualitas pendidikan tinggi di tengah dinamika global.

Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen FIB Unand dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang bahasa, sastra, dan humaniora, serta memperluas jejaring akademik nasional melalui kontribusi keilmuan yang berdampak.

Humas FIB Unand: Siti Awal Syaravina, S.Hum., M.Li.

Mahasiswa Sastra Minangkabau FIB Unand Raih Juara II Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional UNIMED 2025

Gambar 1. Mahasiswa Program Studi Sastra Minangkabau, FIB Unand meraih Juara II Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) UNIMED tahun 2025

Mahasiswa Program Studi Sastra Minangkabau, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Empat mahasiswa angkatan 2023 berhasil meraih Juara II Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) Universitas Negeri Medan (UNIMED) Tahun 2025, dengan subtema “Pemerataan Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan”.

Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional ini diselenggarakan oleh Universitas Negeri Medan (UNIMED) dan menjadi ajang kompetisi akademik bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Rangkaian kegiatan lomba dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pendaftaran dan seleksi karya tulis ilmiah pada 7–29 November 2025, serta presentasi finalis yang berlangsung pada 16 Desember 2025.

Tim mahasiswa FIB Unand yang meraih prestasi tersebut terdiri atas Sitiina Hidayah, Putri Agustiono, Rani Arjun Puttri, dan Afifah Ananda Putri. Dalam proses penyusunan karya ilmiah, tim ini dibimbing oleh Sehla Rizqa Ramadhona, S.S., M.A., dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas.

Secara substansial, karya yang diusung tim mahasiswa FIB Unand mengangkat persoalan pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan sebagai isu strategis nasional. Tema ini dinilai relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia saat ini, khususnya dalam upaya menciptakan keadilan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pendekatan akademik yang digunakan dalam karya tersebut menggabungkan analisis konseptual, data empiris, serta gagasan solutif yang aplikatif.

Salah seorang anggota tim, Rani Arjun Putri, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi seluruh anggota tim. Ia mengaku bahwa sejak awal mereka tidak menyangka dapat menembus tiga besar dalam kompetisi nasional yang diikuti oleh finalis-finalis dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia. “Untuk saya pribadi, ini merupakan pengalaman yang sangat luar biasa. Sebelumnya kami tidak mengira bisa masuk tiga besar dan meraih Juara II lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional. Semua finalis adalah perwakilan kampus-kampus hebat, tetapi Alhamdulillah kami bisa meraih posisi tersebut,” ungkap Rani.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan tim tidak terlepas dari peran dosen pembimbing yang senantiasa memberikan dukungan akademik dan motivasi selama proses lomba berlangsung. “Kemenangan ini juga merupakan buah dari bimbingan tanpa henti. Dosen pembimbing kami, Ibu Sehla Rizqa Ramadhona, S.S., M.A., beliau tidak hanya memberikan arahan teknis, tetapi juga membakar semangat kami saat hampir menyerah. Kepercayaan beliau menjadi bahan bakar utama bagi tim,” tutur Rani.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP, turut menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh mahasiswa Sastra Minangkabau tersebut. “Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa FIB Unand mampu berkompetisi secara nasional dengan gagasan yang kritis, relevan, dan berlandaskan kajian ilmiah yang kuat. Ini sekaligus menjadi bukti bahwa ilmu humaniora memiliki kontribusi nyata dalam menjawab persoalan-persoalan strategis bangsa,” ujar Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP.

Ia juga menegaskan bahwa FIB Unand akan terus mendorong penguatan budaya akademik, riset mahasiswa, serta pendampingan dosen agar prestasi serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang.

Humas FIB Unand: Siti Awal Syaravina, S.Hum., M.Li.

FIB Unand Laksanakan Sosialisasi Pengisian SIAMI untuk Penguatan Penjaminan Mutu dan Akreditasi

Gambar 1. Sosialisasi Pengisian Sistem Informasi Akreditasi Mutu Internal (SIAMI) oleh ketua GPM FIB Unand, Aulia Rahman, S.S., M.A.

Dalam rangka memperkuat sistem penjaminan mutu internal serta mendukung pencapaian akreditasi nasional dan internasional, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengisian Sistem Informasi Akreditasi Mutu Internal (SIAMI). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu, 23–24 Desember 2025, bertempat di Ruang Sidang Dekanat FIB Unand.

Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan oleh Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Fakultas Ilmu Budaya sebagai bagian dari upaya sistematis fakultas dalam memastikan keterpaduan data mutu akademik dan nonakademik di tingkat program studi dan fakultas. Sosialisasi ini diikuti oleh pimpinan fakultas, ketua program studi, serta tenaga kependidikan di lingkungan FIB Unand yang terlibat langsung dalam pengelolaan dan pelaporan data mutu.

Wakil Dekan I FIB Unand, Zulprianto, S.S., M.A., Ph.D., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pengisian SIAMI bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen strategis dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan di lingkungan fakultas. Menurutnya, konsistensi dan ketepatan pengisian data menjadi fondasi penting dalam proses evaluasi mutu internal dan eksternal. “SIAMI merupakan bagian dari sistem penjaminan mutu yang harus dipahami secara utuh oleh seluruh pengelola program studi dan unit pendukung. Ketepatan data dan keselarasan antarunit akan sangat menentukan kualitas pelaporan kita, baik untuk kepentingan akreditasi nasional maupun internasional,” ujar Zulprianto, S.S., M.A., Ph.D.

Sebagai narasumber utama, Aulia Rahman, S.S., M.A., selaku Ketua Gugus Penjaminan Mutu (GPM) FIB Unand, memberikan pemaparan teknis terkait mekanisme pengisian SIAMI. Materi yang disampaikan meliputi struktur sistem SIAMI, jenis data yang harus diunggah, keterkaitan SIAMI dengan instrumen akreditasi, serta strategi memastikan kesesuaian data antarlevel program studi, fakultas, dan universitas.

Dalam pemaparannya, Aulia Rahman, S.S., M.A. menegaskan bahwa SIAMI berfungsi sebagai basis data mutu yang terintegrasi dan menjadi rujukan utama dalam pelaporan ke Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Andalas. Oleh karena itu, setiap unit diharapkan memahami peran dan tanggung jawabnya dalam menjaga validitas serta keberlanjutan data. “Pengisian SIAMI bukan pekerjaan sesaat, tetapi proses berkelanjutan. Data yang kita input hari ini akan menjadi dasar evaluasi mutu di tingkat universitas dan sekaligus memperkuat posisi FIB dalam proses akreditasi ke depan,” jelas Aulia Rahman, S.S., M.A.

Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan pendampingan langsung. Peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan terkait kendala teknis, interpretasi indikator mutu, serta sinkronisasi data antarunit. Pendekatan ini diharapkan dapat meminimalkan kesalahan pengisian dan meningkatkan pemahaman bersama terhadap sistem SIAMI.

Humas FIB Unand: Siti Awal Syaravina, S.Hum., M.Li.

Dharma Wanita FIB Unand Lakukan Pengabdian kepada Masyarakat Pascabencana di Bayang Utara, Pesisir Selatan

Gambar 1. Dharma Wanita FIB Unand bersama pimpinan dan civitas academica melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Pesisir Selatan

Dalam rangka mendukung pemulihan sosial dan psikologis masyarakat terutama anak-anak pascabencana longsor, Dharma Wanita Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas bersama pimpinan dan civitas academica melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Nagari Puluik-Puluik, Kecamatan IV Nagari, Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Sabtu, 20 Desember 2025. Kegiatan ini difokuskan pada pendampingan psikososial anak-anak melalui program trauma healing yang bersifat edukatif dan humanis.

Pengabdian masyarakat ini melibatkan unsur Dharma Wanita FIB Unand yang diwakili oleh Ketua Dharma Wanita, Rosawaty Indriani, S.Pt. bersama Ermaneli, S.E., yang berkolaborasi langsung dengan pimpinan FIB Unand, yaitu Dekan FIB Unand Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP, Wakil Dekan I Zulprianto, S.S., M.A., Ph.D., Wakil Dekan II Alex Darmawan, S.S., M.A., Manajer Bidang I Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum., Manajer Bidang II Adrianis, S.S., M.A., serta Humas FIB Unand Siti Awal Syaravina, S.Hum., M.Li. Kegiatan ini juga didukung oleh relawan mahasiswa FIB Unand.

Partisipasi Dharma Wanita FIB Unand dalam kegiatan ini menegaskan peran strategis organisasi pendamping civitas akademika dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial. Kehadiran Dharma Wanita tidak hanya bersifat simbolik, tetapi terlibat aktif dalam membangun suasana empatik, hangat, dan ramah anak selama kegiatan berlangsung, khususnya dalam interaksi langsung dengan anak-anak korban bencana.

Secara substansial, kegiatan trauma healing dirancang untuk membantu anak-anak mengelola dampak psikologis pascabencana, seperti rasa takut, cemas, dan kehilangan rasa aman. Anak-anak merupakan kelompok rentan yang membutuhkan pendekatan khusus berbasis kasih sayang, komunikasi positif, dan aktivitas yang menyenangkan. Oleh karena itu, kegiatan dikemas dalam bentuk mendongeng, bercerita, permainan edukatif, serta ice breaking yang dipandu oleh relawan mahasiswa FIB Unand dengan pendampingan penuh dari tim pengabdian.

Dekan FIB Unand, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP, dalam sambutannya menegaskan bahwa keterlibatan Dharma Wanita FIB Unand dalam kegiatan ini memperkuat nilai kepedulian sosial dan kemanusiaan di lingkungan fakultas. Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat pascabencana tidak hanya memerlukan pendekatan material, tetapi juga sentuhan emosional dan psikologis, terutama bagi anak-anak. “Pendampingan yang dilakukan bersama Dharma Wanita ini menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman dan kenyamanan bagi anak-anak yang terdampak bencana,” ujar Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP.

Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah kepada seluruh anak-anak yang mengikuti rangkaian trauma healing. Pemberian hadiah ini dimaknai sebagai bentuk perhatian dan dukungan moral untuk menumbuhkan kembali keceriaan serta semangat anak-anak di tengah situasi pemulihan pascabencana.

Melalui kegiatan ini, Dharma Wanita FIB Unand bersama Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas menegaskan komitmen untuk terus berperan aktif dalam pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam konteks kebencanaan, dengan mengedepankan pendekatan humaniora yang berfokus pada empati, komunikasi, dan keberlanjutan pemulihan sosial.

Humas FIB Unand: Siti Awal Syaravina, S.Hum., M.Li.

FIB Unand Laksanakan Trauma Healing Pascabencana Banjir dan Longsor di Nagari Puluik-Puluik Pesisir Selatan

Gambar 1. Pengabdian kepada masyarakat berupa trauma healing pascabencana banjir dan longsor di Nagari Puluik-Puluik, Kecamatan IV Nagari, Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan

Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa trauma healing pascabencana banjir dan longsor di Nagari Puluik-Puluik, Kecamatan IV Nagari, Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Sabtu, 20 Desember 2025. Kegiatan ini ditujukan untuk membantu memulihkan kondisi psikososial anak-anak yang terdampak bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu.

Kegiatan ini melibatkan pimpinan FIB Unand, yakni Dekan FIB Unand Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP; Wakil Dekan I Zulprianto, S.S., M.A., Ph.D.; Wakil Dekan II Alex Darmawan, S.S., M.A.; Manajer Bidang I Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum.; Manajer Bidang II Adrianis, S.S., M.A.; serta Humas FIB Unand Siti Awal Syaravina, S.Hum., M.Li. Kegiatan ini juga didukung oleh Dharma Wanita FIB Unand, yakni Rosawaty Indriani, S.Pt. dan Ermaneli, S.E., serta relawan mahasiswa FIB Unand.

Secara konseptual, trauma healing merupakan pendekatan pemulihan psikologis yang bertujuan membantu individu, khususnya anak-anak untuk mengelola emosi negatif, ketakutan, dan kecemasan pascabencana. Anak-anak merupakan kelompok rentan yang kerap mengalami dampak psikologis berkepanjangan, seperti ketakutan berlebih, perubahan perilaku, dan penurunan rasa aman. Oleh karena itu, pendekatan yang bersifat edukatif, komunikatif, dan menyenangkan menjadi strategi yang relevan dalam proses pemulihan awal.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan trauma healing ini dikemas melalui berbagai aktivitas interaktif dan ramah anak, seperti mendongeng, bercerita, permainan edukatif (games), serta ice breaking. Seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh relawan mahasiswa FIB Unand yang telah dipersiapkan untuk menciptakan suasana aman, hangat, dan menyenangkan bagi anak-anak di posko pengungsian Nagari Puluik-Puluik.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Dekan FIB Unand Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP, yang menekankan pentingnya kehadiran perguruan tinggi dalam merespons bencana tidak hanya dari sisi material, tetapi juga dari aspek kemanusiaan dan psikososial. Menurutnya, pemulihan trauma anak-anak merupakan bagian penting dari proses rehabilitasi sosial pascabencana. “Trauma healing ini kami lakukan sebagai upaya menghibur sekaligus membantu anak-anak agar perlahan dapat kembali tersenyum dan merasa aman setelah peristiwa bencana yang mereka alami. Anak-anak membutuhkan ruang untuk bermain, berekspresi, dan merasa didampingi,” ujar Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP.

Gambar 2. Kegiatan Trauma Healing melalui mendongeng dan bercerita yang dipimpin oleh Nada Aprilla dan teman-teman relawan mahasiswa FIB Unand

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pendekatan melalui permainan, cerita, dan interaksi sosial dipilih karena sesuai dengan karakter perkembangan anak. Aktivitas tersebut diharapkan mampu mengalihkan fokus anak dari pengalaman traumatis menuju pengalaman positif yang membangun kembali rasa percaya diri dan kenyamanan emosional.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah kepada seluruh anak-anak yang mengikuti kegiatan trauma healing. Pembagian hadiah ini tidak hanya berfungsi sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi anak-anak, tetapi juga sebagai stimulus positif untuk menumbuhkan kembali keceriaan dan semangat mereka. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dengan pendekatan humaniora yang menempatkan aspek bahasa, budaya, dan psikologi sosial sebagai landasan dalam membangun ketangguhan masyarakat pascabencana.

Humas FIB Unand: Siti Awal Syaravina, S.Hum., M.Li.

Dorong Produktivitas Akademik, FIB Unand Gelar Sosialisasi Penelitian dan Pengabdian BIMA

Gambar 1. Sosialisasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat melalui platform BIMA

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat melalui platform BIMA yang difasilitasi oleh LPPM Universitas Andalas. Hal ini merupakan upaya strategis untuk memperkuat budaya riset dan pengabdian dosen di lingkungan fakultas. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 19 Desember 2025, bertempat di Ruang Sidang Dekanat. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Dekan FIB Unand, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.HUM., CRP dan diikuti oleh dosen di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya dari berbagai program studi.

Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari ketua LPPM, Prof. Dr. techn. Marzuki, S.Si., M.Sc., Eng. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif terkait kebijakan, skema, serta mekanisme pengajuan proposal penelitian dan pengabdian yang dikelola melalui Basis Informasi Manajemen Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA). Platform BIMA merupakan sistem terintegrasi yang dikembangkan untuk meningkatkan tata kelola penelitian dan pengabdian agar lebih akuntabel, transparan, dan terukur.

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. techn. Marzuki, S.Si., M.Sc., Eng. menjelaskan secara sistematis berbagai skema pendanaan penelitian dan pengabdian, mulai dari penelitian dasar, terapan, hingga pengabdian berbasis pemberdayaan masyarakat. Selain itu, peserta juga dibekali dengan pemahaman teknis terkait alur pengusulan proposal, kriteria penilaian, serta strategi penyusunan proposal yang selaras dengan roadmap riset nasional dan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Sosialisasi ini menekankan pentingnya integrasi penelitian dan pengabdian dengan keilmuan humaniora, khususnya bahasa, sastra, sejarah, dan budaya, sebagai ciri khas FIB Unand. Melalui pendekatan interdisipliner, hasil penelitian dan pengabdian diharapkan tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat. “Melalui sosialisasi BIMA ini, kami mendorong dosen FIB Unand untuk semakin aktif dan terarah dalam merancang penelitian serta pengabdian yang berkualitas, relevan, dan berdampak. Sistem BIMA membantu memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai standar dan kebijakan yang berlaku,” ujar Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.HUM., CRP.

Gambar 2. Diskusi interaktif antara narasumber dan dosen di lingkungan FIB Unand

Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi interaktif antara dosen dan narasumber terkait tantangan teknis pengusulan, strategi meningkatkan peluang pendanaan, serta pengelolaan luaran penelitian dan pengabdian, seperti publikasi ilmiah, buku, dan produk berbasis budaya lokal.

Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, FIB Unand menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada mutu akademik dan kontribusi sosial.

Humas FIB Unand: Siti Awal Syaravina