Dorong Produktivitas Akademik, FIB Unand Gelar Sosialisasi Penelitian dan Pengabdian BIMA

Gambar 1. Sosialisasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat melalui platform BIMA

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat melalui platform BIMA yang difasilitasi oleh LPPM Universitas Andalas. Hal ini merupakan upaya strategis untuk memperkuat budaya riset dan pengabdian dosen di lingkungan fakultas. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 19 Desember 2025, bertempat di Ruang Sidang Dekanat. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Dekan FIB Unand, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.HUM., CRP dan diikuti oleh dosen di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya dari berbagai program studi.

Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari ketua LPPM, Prof. Dr. techn. Marzuki, S.Si., M.Sc., Eng. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif terkait kebijakan, skema, serta mekanisme pengajuan proposal penelitian dan pengabdian yang dikelola melalui Basis Informasi Manajemen Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA). Platform BIMA merupakan sistem terintegrasi yang dikembangkan untuk meningkatkan tata kelola penelitian dan pengabdian agar lebih akuntabel, transparan, dan terukur.

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. techn. Marzuki, S.Si., M.Sc., Eng. menjelaskan secara sistematis berbagai skema pendanaan penelitian dan pengabdian, mulai dari penelitian dasar, terapan, hingga pengabdian berbasis pemberdayaan masyarakat. Selain itu, peserta juga dibekali dengan pemahaman teknis terkait alur pengusulan proposal, kriteria penilaian, serta strategi penyusunan proposal yang selaras dengan roadmap riset nasional dan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Sosialisasi ini menekankan pentingnya integrasi penelitian dan pengabdian dengan keilmuan humaniora, khususnya bahasa, sastra, sejarah, dan budaya, sebagai ciri khas FIB Unand. Melalui pendekatan interdisipliner, hasil penelitian dan pengabdian diharapkan tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat. “Melalui sosialisasi BIMA ini, kami mendorong dosen FIB Unand untuk semakin aktif dan terarah dalam merancang penelitian serta pengabdian yang berkualitas, relevan, dan berdampak. Sistem BIMA membantu memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai standar dan kebijakan yang berlaku,” ujar Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.HUM., CRP.

Gambar 2. Diskusi interaktif antara narasumber dan dosen di lingkungan FIB Unand

Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi interaktif antara dosen dan narasumber terkait tantangan teknis pengusulan, strategi meningkatkan peluang pendanaan, serta pengelolaan luaran penelitian dan pengabdian, seperti publikasi ilmiah, buku, dan produk berbasis budaya lokal.

Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, FIB Unand menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada mutu akademik dan kontribusi sosial.

Humas FIB Unand: Siti Awal Syaravina