Dharma Wanita FIB Unand Lakukan Pengabdian kepada Masyarakat Pascabencana di Bayang Utara, Pesisir Selatan

Gambar 1. Dharma Wanita FIB Unand bersama pimpinan dan civitas academica melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Pesisir Selatan
Dalam rangka mendukung pemulihan sosial dan psikologis masyarakat terutama anak-anak pascabencana longsor, Dharma Wanita Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas bersama pimpinan dan civitas academica melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Nagari Puluik-Puluik, Kecamatan IV Nagari, Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Sabtu, 20 Desember 2025. Kegiatan ini difokuskan pada pendampingan psikososial anak-anak melalui program trauma healing yang bersifat edukatif dan humanis.
Pengabdian masyarakat ini melibatkan unsur Dharma Wanita FIB Unand yang diwakili oleh Ketua Dharma Wanita, Rosawaty Indriani, S.Pt. bersama Ermaneli, S.E., yang berkolaborasi langsung dengan pimpinan FIB Unand, yaitu Dekan FIB Unand Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP, Wakil Dekan I Zulprianto, S.S., M.A., Ph.D., Wakil Dekan II Alex Darmawan, S.S., M.A., Manajer Bidang I Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum., Manajer Bidang II Adrianis, S.S., M.A., serta Humas FIB Unand Siti Awal Syaravina, S.Hum., M.Li. Kegiatan ini juga didukung oleh relawan mahasiswa FIB Unand.
Partisipasi Dharma Wanita FIB Unand dalam kegiatan ini menegaskan peran strategis organisasi pendamping civitas akademika dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial. Kehadiran Dharma Wanita tidak hanya bersifat simbolik, tetapi terlibat aktif dalam membangun suasana empatik, hangat, dan ramah anak selama kegiatan berlangsung, khususnya dalam interaksi langsung dengan anak-anak korban bencana.
Secara substansial, kegiatan trauma healing dirancang untuk membantu anak-anak mengelola dampak psikologis pascabencana, seperti rasa takut, cemas, dan kehilangan rasa aman. Anak-anak merupakan kelompok rentan yang membutuhkan pendekatan khusus berbasis kasih sayang, komunikasi positif, dan aktivitas yang menyenangkan. Oleh karena itu, kegiatan dikemas dalam bentuk mendongeng, bercerita, permainan edukatif, serta ice breaking yang dipandu oleh relawan mahasiswa FIB Unand dengan pendampingan penuh dari tim pengabdian.
Dekan FIB Unand, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP, dalam sambutannya menegaskan bahwa keterlibatan Dharma Wanita FIB Unand dalam kegiatan ini memperkuat nilai kepedulian sosial dan kemanusiaan di lingkungan fakultas. Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat pascabencana tidak hanya memerlukan pendekatan material, tetapi juga sentuhan emosional dan psikologis, terutama bagi anak-anak. “Pendampingan yang dilakukan bersama Dharma Wanita ini menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman dan kenyamanan bagi anak-anak yang terdampak bencana,” ujar Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP.
Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah kepada seluruh anak-anak yang mengikuti rangkaian trauma healing. Pemberian hadiah ini dimaknai sebagai bentuk perhatian dan dukungan moral untuk menumbuhkan kembali keceriaan serta semangat anak-anak di tengah situasi pemulihan pascabencana.
Melalui kegiatan ini, Dharma Wanita FIB Unand bersama Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas menegaskan komitmen untuk terus berperan aktif dalam pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam konteks kebencanaan, dengan mengedepankan pendekatan humaniora yang berfokus pada empati, komunikasi, dan keberlanjutan pemulihan sosial.
Humas FIB Unand: Siti Awal Syaravina, S.Hum., M.Li.