Pimpinan FIB Unand Gelar Pertemuan Bersama Ormawa untuk Evaluasi dan Penguatan Kebijakan

Gambar 1. Dialog Ormawa dengan Pimpinan FIB Unand dalam rangka evaluasi dan penguatan kebijakan

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (FIB Unand) menyelenggarakan pertemuan antara pimpinan fakultas dan organisasi mahasiswa (Ormawa) pada Jumat, 17 April 2026, bertempat di Ruang Sidang FIB Unand. Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis dalam rangka evaluasi kegiatan kemahasiswaan serta pembahasan kebijakan fakultas terkait dukungan terhadap aktivitas organisasi mahasiswa.

Pertemuan ini dihadiri oleh Dekan FIB Unand Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP, Wakil Dekan I Zulprianto, S.S., M.A., Ph.D., Wakil Dekan II Alex Darmawan, S.S., M.A., Manajer Bidang I Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum., Manajer Bidang II Adrianis, S.S., M.A., serta pimpinan lainnya di lingkungan FIB Unand. Dari unsur mahasiswa, kegiatan diikuti oleh perwakilan organisasi kemahasiswaan yang aktif di lingkungan fakultas.

Secara umum, pertemuan ini membahas evaluasi pelaksanaan program kerja Ormawa, efektivitas kegiatan kemahasiswaan, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Selain itu, forum ini juga menjadi ruang untuk menyampaikan kebijakan dan regulasi terbaru dari fakultas, khususnya terkait mekanisme dukungan dana kegiatan, tata kelola administrasi, serta penguatan peran organisasi mahasiswa dalam mendukung atmosfer akademik.

Dalam sambutannya, Dekan FIB Unand menegaskan bahwa organisasi mahasiswa merupakan bagian penting dari ekosistem akademik yang berperan dalam pengembangan soft skills, kepemimpinan, serta kreativitas mahasiswa. “Ormawa tidak hanya menjadi wadah kegiatan mahasiswa, tetapi juga ruang pembelajaran kepemimpinan dan tanggung jawab. Oleh karena itu, perlu adanya sinergi yang kuat antara fakultas dan mahasiswa dalam menjalankan program kerja,” ujar Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa fakultas berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan mahasiswa, baik dalam bentuk kebijakan maupun fasilitasi sumber daya, dengan tetap memperhatikan prinsip akuntabilitas dan tata kelola yang baik. “Fakultas akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan Ormawa, namun harus diiringi dengan perencanaan yang matang, transparansi, serta pertanggungjawaban yang jelas,” tambahnya.

Wakil Dekan I, Zulprianto, S.S., M.A., Ph.D., menekankan pentingnya keselarasan antara kegiatan Ormawa dengan visi akademik fakultas. “Kegiatan kemahasiswaan perlu dirancang agar sejalan dengan penguatan akademik dan pengembangan kompetensi mahasiswa,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Dekan II, Alex Darmawan, S.S., M.A., menyoroti aspek administrasi dan pengelolaan kegiatan, terutama terkait penggunaan dana dan pelaporan. “Tata kelola administrasi yang baik menjadi kunci agar kegiatan mahasiswa dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam sesi diskusi, perwakilan Ormawa juga menyampaikan berbagai masukan, termasuk kebutuhan dukungan fasilitas, fleksibilitas dalam pelaksanaan kegiatan, serta penguatan komunikasi antara mahasiswa dan pihak fakultas.

Pertemuan berlangsung secara dialogis dan terbuka, mencerminkan komitmen bersama dalam membangun lingkungan akademik yang partisipatif dan kolaboratif. Forum ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan antara pimpinan fakultas dan organisasi mahasiswa, serta meningkatkan kualitas kegiatan kemahasiswaan di lingkungan FIB Unand.

Melalui kegiatan ini, FIB Unand menegaskan komitmennya dalam menciptakan sinergi antara kebijakan institusi dan dinamika mahasiswa, sehingga tercipta ekosistem akademik yang produktif, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh.

Gambar 2. Foto bersama antara Ormawa dan Pimpinan FIB Unand