Mahasiswa FIB Unand Raih Juara III Nasional dalam Ajang Business Plan Nasional Ignite Future Fest 2026

Gambar 1. Ghivatul Aulia Putra dan Siti Rubaiah Al Adawiyah meraih Juara III (Bronze Medal) dalam ajang Ignite Future Fest 2026

Padang — Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dua mahasiswa FIB Unand, Siti Rubaiah Al Adawiyah dari Program Studi Sastra Indonesia dan Ghivatul Aulia Putra dari Program Studi Ilmu Sejarah, berhasil meraih Juara III (Bronze Medal) dalam ajang Ignite Future Fest 2026: National Business Plan & Essay Competition yang diselenggarakan oleh Futura Innovation Hub bekerja sama dengan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Prestasi tersebut diraih melalui karya berjudul “Remind: Journaling Aktualisasi Filosofi Lokal dengan Pemanfaatan Bahan Daur Ulang”, sebuah inovasi yang mengangkat nilai-nilai budaya lokal ke dalam produk kreatif berbasis kebutuhan pasar dan prinsip keberlanjutan.

Kompetisi ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan ide kreatif di bidang kewirausahaan dan industri kreatif.

Keikutsertaan Siti Rubaiah dan Ghivatul Aulia Putra dilatarbelakangi oleh ketertarikan mereka terhadap dunia wirausaha, sekaligus keinginan untuk mengembangkan potensi diri di luar pembelajaran di kelas. “Alasan kami mengikuti lomba ini karena ketertarikan kami pada dunia wirausaha. Meskipun kami tidak mempelajari banyak di ruang kelas, tetapi dengan niat dan usaha yang sungguh-sungguh kami bisa bersaing dengan banyak mahasiswa kampus lain. Kami memadukan bidang ilmu kami yang mempelajari budaya dengan kebutuhan pasar untuk menciptakan produk yang inovatif,” ungkap Siti.

Dalam proses penyusunan proposal, tim menerapkan strategi berbasis riset pasar untuk memastikan produk yang diusung memiliki nilai guna sekaligus relevan dengan tema lomba. “Strategi kami untuk menang lomba ini yang pertama adalah dengan riset pasar terkait produk apa yang dibutuhkan. Setelah itu, kami menyesuaikan produk yang kami rancang dengan tema lomba,” tambahnya.

Keduanya mengikuti kompetisi ini sebagai perwakilan individu, bukan atas nama organisasi atau komunitas tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa FIB Unand mampu bersaing secara mandiri di tingkat nasional dengan membawa keunggulan perspektif nilai-nilai lokal yang dimiliki.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum, CRP beserta jajaran pimpinan menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Prestasi ini sebagai bukti bahwa mahasiswa FIB juga mampu berinovasi dan berdaya saing dalam bidang industri kreatif,” ujar Prof. Dr. Ike Revita.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, serta berani mengambil peluang dalam berbagai kompetisi di tingkat nasional maupun internasional. “Mencoba banyak hal berarti membuka banyak jalan,” tutup Siti.

Dengan capaian ini, FIB Unand kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa serta mendorong kontribusi nyata dalam industri kreatif berbasis nilai-nilai lokal.