Mahasiswa Sastra Jepang FIB Unand Raih Juara 3 Lomba Kanji di Bunkasai XIII UNP 

Gambar 1. Tyo Muhammad Rizki, Mahasiswa Sastra Jepang FIB Unand raih juara III Kanji di Bunkasai XIII UNP

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas kembali mencatatkan prestasi mahasiswa dalam ajang akademik dan kebudayaan tingkat regional. Mahasiswa Program Studi Sastra Jepang FIB Unand berhasil meraih Juara 3 dalam Lomba Kanji (Kanji Contest) pada kegiatan Bunkasai XIII yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang.

Kegiatan Bunkasai XIII yang mengusung tema “Hagyou no Ishizue” ini dilaksanakan pada 11–12 April 2026, dengan pengumuman pemenang dilakukan pada acara puncak tanggal 12 April 2026. Ajang ini menjadi ruang kompetisi yang tidak hanya menguji kreativitas, tetapi juga kemampuan akademik mahasiswa dalam penguasaan bahasa Jepang secara mendalam.

Mahasiswa FIB Unand yang berhasil meraih prestasi tersebut adalah Tyo Muhammad Rizki, yang menunjukkan kemampuan unggul dalam penguasaan kanji, baik dari aspek penulisan, pemahaman makna, maupun ketepatan penggunaan dalam konteks bahasa Jepang.

Lomba Kanji dalam Bunkasai XIII merupakan salah satu kategori kompetisi yang menuntut ketelitian tinggi serta pemahaman komprehensif terhadap sistem tulisan Jepang. Kanji sebagai salah satu elemen utama dalam bahasa Jepang memiliki kompleksitas tersendiri, sehingga kompetisi ini menjadi indikator kemampuan akademik mahasiswa dalam bidang kebahasaan.

Keberhasilan ini menjadi bagian dari rangkaian prestasi mahasiswa Sastra Jepang FIB Unand dalam ajang yang sama, setelah sebelumnya mahasiswa juga berhasil meraih Juara 1 pada kategori lainnya. Hal ini menunjukkan konsistensi capaian mahasiswa dalam berbagai bidang, baik akademik maupun kreatif.

Dalam keterangannya, Tyo Muhammad Rizki menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari latihan yang konsisten dan ketekunan dalam mempelajari kanji. “Lomba kanji menuntut ketelitian dan konsistensi dalam belajar. Saya mempersiapkan diri dengan memperbanyak latihan serta memahami pola dan makna karakter. Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan,” ujarnya.

Dekan FIB Unand, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP, mengapresiasi capaian tersebut sebagai bagian dari penguatan kualitas akademik mahasiswa di bidang bahasa dan budaya. “Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa FIB Unand memiliki kompetensi yang kuat dalam bidang kebahasaan, khususnya bahasa Jepang. Ini menjadi bukti bahwa proses pembelajaran berjalan efektif dan mampu menghasilkan mahasiswa yang berdaya saing,” ungkap Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum .

Lebih lanjut, capaian ini juga mencerminkan integrasi antara pembelajaran teori dan praktik, di mana mahasiswa tidak hanya memahami materi secara konseptual, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kompetisi akademik.

Partisipasi dalam ajang seperti Bunkasai XIII menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran berbasis kompetensi, sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan, memperluas pengalaman, serta membangun jejaring akademik di tingkat regional.