Mahasiswa Sastra Jepang FIB Unand Raih Juara 1 Umum Digital Poster di Bunkasai XIII UNP

Gambar 1. Arya Alghifari, Mahasiswa Sastra Jepang FIB Unand raih Juara 1 Umum lomba Digital Poster Bunkasai XIII UNP
Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui capaian mahasiswa di tingkat regional. Mahasiswa Program Studi Sastra Jepang FIB Unand berhasil meraih Juara 1 Umum dalam lomba Digital Poster pada kegiatan Bunkasai XIII yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang.
Kegiatan Bunkasai XIII yang mengusung tema “Hagyou no Ishizue” ini dilaksanakan pada 11–12 April 2026, dengan pengumuman pemenang dilakukan pada acara puncak tanggal 12 April 2026. Ajang ini menjadi ruang kompetisi sekaligus apresiasi kreativitas mahasiswa dalam mengolah ide, estetika visual, serta pemahaman budaya Jepang dalam bentuk karya digital.
Mahasiswa FIB Unand yang berhasil meraih prestasi tersebut adalah Arya Alghifari, yang tampil unggul melalui karya poster digital yang dinilai memiliki kekuatan konsep, kreativitas visual, serta relevansi dengan tema yang diangkat.
Secara konseptual, lomba digital poster dalam Bunkasai XIII menuntut peserta untuk mampu mengintegrasikan unsur budaya, komunikasi visual, serta pesan tematik yang kuat. Keberhasilan ini menunjukkan kemampuan mahasiswa FIB Unand dalam mengaplikasikan pengetahuan akademik ke dalam karya kreatif yang kompetitif.
Dalam keterangannya, Arya Alghifari menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari proses eksplorasi ide dan pemahaman terhadap tema yang diberikan. “Saya berusaha mengangkat makna dari tema Hagyou no Ishizue ke dalam visual yang komunikatif dan memiliki pesan yang kuat. Kemenangan ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kreativitas dan kemampuan di bidang desain visual,” ujarnya.
Dekan FIB Unand, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP, turut mengapresiasi capaian tersebut sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa di bidang humaniora dan kreativitas. “Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa FIB Unand tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berkompetisi dalam ranah kreatif. Ini menjadi bukti bahwa pembelajaran di bidang humaniora dapat menghasilkan karya yang relevan dan berdaya saing,” ungkap Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum.
Lebih lanjut, capaian ini mencerminkan integrasi antara pemahaman budaya, keterampilan komunikasi visual, serta kreativitas yang menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi mahasiswa di era global.
Melalui prestasi ini, FIB Unand kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong mahasiswa untuk aktif berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Partisipasi dalam ajang seperti Bunkasai XIII diharapkan dapat terus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, memperluas jejaring, serta membawa nama baik institusi di tingkat yang lebih luas.