FIB Unand Perkenalkan Lima Program Studi kepada 40 Mahasiswa Baru Pascasarjana melalui BAKTI 2026

Gambar 1. Foto bersama jajaran pimpinan FIB Unand dengan mahasiswa baru pascasarjana tahun 2026
Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas menyelenggarakan Bimbingan Aktivitas Kemahasiswaan dalam Tradisi Ilmiah (BAKTI) bagi mahasiswa baru Pascasarjana Tahun Akademik 2026/2027 pada Jumat, 14 Agustus 2026 di Ruang Sidang Dekanat FIB Universitas Andalas. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengenalan lingkungan akademik sekaligus pembekalan awal bagi mahasiswa baru sebelum memulai perjalanan akademiknya di jenjang pascasarjana.
BAKTI Pascasarjana FIB Unand diikuti oleh 40 mahasiswa baru yang berasal dari lima program studi, yaitu Program Studi S-2 Susastra, S-2 Linguistik, S-2 Kajian Sejarah, S-2 Kajian Budaya, dan S-3 Linguistik. Kehadiran mahasiswa baru juga memperlihatkan keberagaman latar belakang mahasiswa FIB Unand, termasuk mahasiswa internasional yang berasal dari Sri Lanka, Australia, dan Pakistan.
Kegiatan dibuka oleh Dekan FIB Universitas Andalas, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP dan dihadiri oleh Wakil Dekan I Zulprianto, S.S., M.A., Ph.D., Wakil Dekan II Alex Darmawan, S.S., M.A., Manajer Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum., Manajer Bidang Umum dan Keuangan Adrianis, S.S., M.A., serta jajaran pimpinan dan pengelola program studi di lingkungan FIB Unand.
Dalam sambutannya, Prof. Ike Revita menyampaikan bahwa mahasiswa pascasarjana perlu memahami lingkungan akademik yang akan menjadi ruang mereka untuk mengembangkan keilmuan, membangun jejaring, dan menghasilkan karya. “Memasuki jenjang pascasarjana berarti memasuki ruang belajar yang lebih mandiri dan lebih mendalam. Karena itu, kenali lingkungan akademik, bangun komunikasi yang baik, dan manfaatkan setiap kesempatan untuk mengembangkan keilmuan. Jadikan FIB Unand sebagai ruang untuk bertumbuh sekaligus memberikan kontribusi melalui ilmu yang dimiliki.”
Setelah pembukaan dan sambutan Dekan, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan program studi yang menjadi bagian utama BAKTI Pascasarjana. Berdasarkan rundown kegiatan, sesi pertama menghadirkan Prof. Drs. Ferdinal, M.A., Ph.D. untuk memperkenalkan Program Studi S-2 Susastra. Sesi berikutnya diisi Dr. Fajri Usman, M.Hum. yang memperkenalkan Program Studi S-2 Linguistik.
Pengenalan kemudian dilanjutkan dengan Program Studi S-2 Kajian Sejarah yang disampaikan oleh Dr. Nopriyasman, M.Hum. Selanjutnya, Sudarmoko, S.S., M.A., Ph.D. memperkenalkan Program Studi S-2 Kajian Budaya, yang menjadi salah satu pilihan studi dalam pengembangan kajian humaniora di FIB Unand.
Sementara itu, untuk jenjang doktoral, Prof. Dr. Oktavianus, M.Hum. memperkenalkan Program Studi S-3 Linguistik. Rangkaian pengenalan tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa baru mengenai lingkungan akademik, karakteristik bidang kajian, serta ruang pengembangan keilmuan pada masing-masing program studi.
Lima program studi tersebut menjadi bagian dari ekosistem pendidikan pascasarjana FIB Unand yang mempertemukan berbagai bidang kajian humaniora, mulai dari bahasa, sastra, sejarah, hingga kajian budaya.
Keberadaan mahasiswa dari berbagai latar belakang daerah dan negara turut memberikan warna tersendiri dalam BAKTI Pascasarjana 2026. Mahasiswa baru tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga terdapat mahasiswa internasional dari Sri Lanka, Australia, dan Pakistan.
Keberagaman tersebut menjadi bagian penting dalam kehidupan akademik pascasarjana. Pertemuan mahasiswa dengan latar belakang budaya dan pengalaman pendidikan yang berbeda membuka ruang pertukaran perspektif sekaligus memperluas jejaring akademik di lingkungan FIB Unand.
Bagi FIB Unand, keberadaan mahasiswa internasional juga menjadi bagian dari proses internasionalisasi pendidikan tinggi yang terus dikembangkan. Lingkungan akademik yang mempertemukan berbagai latar budaya diharapkan dapat mendorong diskusi yang lebih terbuka serta memperkaya perspektif dalam kajian humaniora.
Setelah seluruh program studi diperkenalkan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Sesi ini menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk menyampaikan pertanyaan dan memperoleh penjelasan lebih lanjut mengenai kehidupan akademik di masing-masing program studi.
Interaksi tersebut menjadi bagian penting dari BAKTI karena mahasiswa tidak hanya menerima informasi secara satu arah, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berdialog mengenai proses akademik yang akan mereka jalani.
Pelaksanaan BAKTI Pascasarjana 2026 diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik FIB Unand, membangun jejaring dengan sesama mahasiswa dan sivitas akademika, serta mempersiapkan diri menjalani proses pendidikan di jenjang magister dan doktor.
Bagi 40 mahasiswa baru tersebut, BAKTI bukan sekadar agenda penyambutan, tetapi menjadi titik awal untuk memasuki ruang akademik yang lebih mandiri, kritis, dan kolaboratif di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas.

Gambar 2. Foto bersama pimpinan FIB Unand dengan mahasiswa baru S-3 Linguistik tahun akademik 2026/2027