Rapat Kerja Tahunan FIB Unand Evaluasi Capaian dan Susun Rencana Kerja Satu Tahun ke Depan

Gambar 1. Pimpinan FIB Unand membuka sekaligus memandu Rapat Kerja Tahun 2026

Evaluasi capaian dan penyusunan arah kerja menjadi fokus Rapat Kerja Tahunan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas yang berlangsung di Ruang Seminar FIB Unand pada Minggu, 4 Oktober 2026. Kegiatan dibuka oleh Dekan FIB Unand, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., bersama jajaran wakil dekan dan dihadiri ketua program studi, ketua dan sekretaris departemen, serta tenaga kependidikan FIB Unand.

Rapat kerja diawali dengan pemaparan dari pimpinan fakultas mengenai berbagai capaian yang telah dicapai sekaligus arah pengembangan yang akan menjadi perhatian dalam satu tahun ke depan. Pemaparan tersebut menjadi pijakan awal sebelum setiap program studi dan unit kerja menyampaikan perkembangan, evaluasi, dan rencana masing-masing.

Paparan kemudian dilanjutkan oleh seluruh program studi di lingkungan FIB Unand. Ketua Program Studi Sastra Indonesia, Sastra Minangkabau, Sastra Jepang, Sastra Inggris, Sejarah, dan Arkeologi menyampaikan capaian serta rencana kerja program studi masing-masing. Paparan juga mencakup program pascasarjana, yakni Program Studi S-2 Linguistik, S-2 Kajian Sejarah, S-2 Susastra, dan S-3 Linguistik.

Selain program studi, evaluasi dan rencana kerja turut disampaikan oleh Departemen Sastra dan Budaya, Departemen Linguistik, dan Departemen Sejarah. Paparan dari masing-masing departemen menjadi bagian dari upaya melihat perkembangan akademik dan kelembagaan secara lebih menyeluruh serta memastikan program kerja setiap unit bergerak dalam arah yang selaras dengan tujuan fakultas.

Dari sisi pengelolaan dan layanan fakultas, Kepala Kantor serta pejabat terkait juga menyampaikan paparan mengenai pelaksanaan program dan dukungan layanan yang menjadi bagian dari kinerja FIB Unand. Keterlibatan berbagai unsur tersebut membuat rapat kerja menjadi ruang bersama untuk melihat capaian fakultas dari berbagai bidang sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperkuat.

Setelah seluruh paparan disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Forum tersebut menjadi ruang bagi pimpinan, ketua program studi, ketua departemen, dan tenaga kependidikan untuk menyampaikan tanggapan, masukan, serta gagasan terkait capaian yang telah diperoleh dan rencana yang akan diwujudkan. Diskusi juga menjadi bagian penting dalam menyelaraskan kebutuhan masing-masing unit dengan arah pengembangan fakultas. “Rapat kerja menjadi ruang bagi kita untuk melihat kembali capaian yang telah dilakukan, mengevaluasi hal-hal yang masih perlu diperkuat, dan menyusun langkah bersama untuk satu tahun ke depan. Setiap program studi, departemen, dan unit kerja memiliki peran penting dalam mewujudkan target fakultas. Karena itu, hasil evaluasi dan diskusi ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk bekerja lebih terarah dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan FIB Unand,” ujar Prof. Dr. Ike Revita.

Melalui Rapat Kerja Tahunan tersebut, berbagai capaian yang telah diraih menjadi bahan refleksi untuk menyusun rencana dan harapan pada periode berikutnya. Forum ini sekaligus memperkuat koordinasi antarsatuan kerja agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan selaras dengan prioritas pengembangan FIB Unand.

Rapat kerja tahunan tersebut pada akhirnya menjadi momentum untuk menyatukan langkah seluruh unsur fakultas. Dari evaluasi atas capaian yang telah dilakukan, FIB Unand mempersiapkan agenda dan prioritas kerja untuk satu tahun ke depan dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama.

Gambar 2. Foto bersama Pimpinan FIB Unand dengan Ketua Program Studi, Ketua Departemen, dan Sekretaris Departemen di Lingkungan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas