FIB Unand Sambut Mahasiswi UKM Malaysia, Perkuat Implementasi Program Magang Internasional

Gambar 1. Penyambutan Mahasiswi Magang dari UKM di Ruang Sidang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas
Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas secara resmi menyambut sepuluh mahasiswi dari Program Persuratan Melayu, Fakulti Sains Sosial dan Kemanusiaan (FSSK), Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) yang akan mengikuti program magang internasional selama hampir dua bulan di Sumatera Barat. Program yang berlangsung pada 27 Juli hingga 18 September 2026 ini merupakan implementasi nyata kerja sama internasional antara FIB Universitas Andalas dan Universiti Kebangsaan Malaysia melalui pelaksanaan program pertukaran pelajar internasional. Selama menjalani magang, para mahasiswa ditempatkan di tiga mitra strategis FIB Universitas Andalas, yakni Museum Adityawarman Provinsi Sumatera Barat, Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Barat, dan Classy Media.
Penyambutan resmi dilaksanakan pada Senin, 27 Juli 2026 di Ruang Sidang Dekanat Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas. Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP, serta dihadiri Wakil Dekan I Zulprianto, S.S., M.A., Ph.D., Wakil Dekan II Alex Darmawan, S.S., M.A., Manajer Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Ria Febrina, S.S., M.Hum., Manajer Bidang Umum dan Keuangan Adrianis, S.S., M.A., para ketua program studi, tenaga kependidikan, mahasiswa pendamping, perwakilan organisasi kemahasiswaan, serta Dhiant Asri, S.S., M.Hum. selaku Ketua MBKM FIB Universitas Andalas.
Dalam sambutannya, Prof. Ike Revita menyampaikan bahwa program magang internasional tidak hanya menjadi implementasi dari kerja sama antarinstitusi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran lintas budaya yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. "Kerja sama internasional akan memiliki makna apabila diwujudkan melalui program-program nyata. Kehadiran mahasiswa UKM di FIB Universitas Andalas merupakan kesempatan untuk saling belajar, berbagi pengalaman akademik, serta memperkuat jejaring antara perguruan tinggi dan mitra profesional di bidang budaya, media, dan pelestarian warisan," ujar Prof. Ike Revita.

Gambar 2. Dekan FIB Unand, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum. bersama mahasiswi magang dari UKM
Program magang ini diikuti oleh sepuluh mahasiswi FSSK UKM yang dibagi ke dalam tiga lokasi magang sesuai bidang pembelajaran. Tiga mahasiswi ditempatkan di Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Barat, yaitu Athirah Nur Nabihah binti Mohd Helmi (A201956), Anis Irdina binti Muhammad Fadzli (A201688), dan Nurul Aida Qistina binti Abu Bakar (A201760). Empat mahasiswi melaksanakan magang di Museum Adityawarman Provinsi Sumatera Barat, yakni Nur Zetty binti Mat Hazer (A201814), Alyssa Michelle Anak Killy (A200784), Nur Tharina binti Razali (A205408), serta Aida Sorfina binti Shahrum (A200475). Sementara itu, tiga mahasiswi lainnya ditempatkan di Classy Media, yaitu Nur Ain Husna binti Abd Hadi (A201107), Insyirah Afnan binti Ariffin (A201438), dan Nurul Irdina binti Mohamad Afizan (A201439).
Sebelum diterjunkan ke lokasi magang, FIB Universitas Andalas menyelenggarakan rangkaian pembekalan selama satu pekan. Kegiatan diawali dengan penyambutan resmi dan pengenalan Fakultas Ilmu Budaya, dilanjutkan dengan pembekalan dari narasumber Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Barat, Museum Adityawarman, dan Classy Media mengenai profil institusi, ruang lingkup pekerjaan, budaya kerja, serta kompetensi yang diharapkan selama menjalani magang.
Selain pembekalan dari mitra magang, para mahasiswa juga diperkenalkan dengan lingkungan akademik FIB Universitas Andalas melalui sesi pengenalan Program Studi Sastra Minangkabau, Sastra Inggris, Ilmu Sejarah, Arkeologi, Sastra Jepang, dan Sastra Indonesia yang melibatkan dosen, himpunan mahasiswa, serta mahasiswa pendamping. Mereka juga mengikuti campus tour ke berbagai fasilitas kampus, seperti perpustakaan, auditorium, rektorat, dan Pusat Kegiatan Mahasiswa, sebagai bagian dari proses adaptasi terhadap lingkungan akademik Universitas Andalas.
Ketua MBKM FIB Universitas Andalas, Dhiant Asri, S.S., M.Hum., menjelaskan bahwa pembekalan tersebut dirancang agar mahasiswa memperoleh pemahaman yang utuh mengenai budaya kerja di masing-masing mitra sekaligus memahami karakter masyarakat dan lingkungan akademik tempat mereka akan menjalankan program magang. "Kami ingin mahasiswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami budaya lokal, serta membangun komunikasi yang baik selama mengikuti program magang di Sumatera Barat," ujar Ibu Dhiant Asri.
Pada akhir pekan pembekalan, mahasiswa diantarkan secara resmi ke masing-masing lokasi magang oleh pimpinan fakultas bersama dosen pendamping. Pengantaran ke Museum Adityawarman dipimpin oleh Wakil Dekan I, sedangkan ke Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Barat dipimpin oleh Wakil Dekan II. Sementara itu, pengantaran ke Classy Media dipimpin langsung oleh Dekan FIB Universitas Andalas.
Program magang internasional ini menjadi salah satu bentuk implementasi kerja sama FIB Universitas Andalas dengan Universiti Kebangsaan Malaysia yang melibatkan pula tiga institusi mitra FIB Universitas Andalas. Selain memberikan pengalaman belajar langsung di dunia profesional, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi internasional, memperluas wawasan lintas budaya, serta meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang kebudayaan, pelestarian warisan, dan industri media.