Amanda Salsabila Mahasiswa Sastra Indonesia FIB Unand Raih Juara I Baca Puisi PEKSIMIDA Sumatera Barat

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas. Amanda Salsabila, mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, berhasil meraih Juara I tangkai lomba Baca Puisi pada Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Sumatera Barat Tahun 2026.

Amanda Salsabila dengan nomor BP 2210723011 berhasil meraih posisi pertama dalam ajang yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI). PEKSIMIDA menjadi wadah pengembangan minat, bakat, prestasi, sekaligus penguatan karakter mahasiswa melalui bidang seni.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi FIB Unand, khususnya Program Studi Sastra Indonesia. Prestasi Amanda menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa tidak hanya berkembang melalui ruang pembelajaran akademik, tetapi juga melalui ekspresi seni yang membutuhkan kepekaan, penghayatan, keberanian, dan kemampuan menyampaikan gagasan kepada khalayak.

Sebagai mahasiswa Sastra Indonesia, kemampuan mengapresiasi dan menyampaikan karya sastra menjadi bagian penting dalam proses pengembangan diri. Melalui tangkai lomba Baca Puisi PEKSIMIDA, Amanda menunjukkan kemampuannya dalam menghadirkan puisi tidak sekadar sebagai teks, tetapi sebagai karya yang memiliki suara, emosi, dan makna.

Baca puisi membutuhkan perpaduan antara pemahaman terhadap teks, penghayatan, artikulasi, intonasi, ekspresi, serta kemampuan membangun komunikasi dengan pendengar. Proses tersebut menjadikan seni membaca puisi sebagai ruang yang mempertemukan kemampuan sastra dengan keterampilan pertunjukan.

Bagi FIB Unand, capaian Amanda juga memperlihatkan bagaimana pembelajaran di bidang humaniora dapat berkembang melalui berbagai bentuk ekspresi kreatif. Sastra tidak hanya dipelajari sebagai objek kajian, tetapi juga dapat dihidupkan melalui pembacaan, pertunjukan, dan pengalaman artistik.

“Prestasi Amanda menjadi bukti bahwa sastra memiliki ruang yang luas untuk dikembangkan melalui kreativitas dan keberanian tampil. Kami mengapresiasi capaian ini dan berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi mahasiswa FIB Unand untuk terus mengembangkan potensi akademik maupun seni,” ucap Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., CRP.

Capaian Amanda tidak berhenti pada tingkat daerah. Atas prestasinya sebagai Juara I tangkai lomba Baca Puisi PEKSIMIDA Sumatera Barat, Amanda terpilih untuk mewakili Provinsi Sumatera Barat pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) XVIII Tahun 2026.

Ajang tingkat nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 8–12 September 2026 di Universitas Jember dan diselenggarakan oleh BPSMI Jawa Timur.

Kesempatan tersebut menjadi tahap berikutnya bagi Amanda untuk membawa nama Sumatera Barat sekaligus FIB Universitas Andalas ke tingkat nasional. Keikutsertaannya juga menjadi pengalaman penting dalam mengembangkan kemampuan seni, memperluas jejaring, serta bertemu dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Menjadi bagian dari PEKSIMINAS merupakan kesempatan untuk terus belajar dan memberikan yang terbaik. Semoga pengalaman ini dapat menjadi ruang untuk berkembang sekaligus membawa nama FIB Unand dan Sumatera Barat dengan sebaik-baiknya,” jelas Amanda Salsabila.

Keberhasilan Amanda Salsabila menambah deretan capaian mahasiswa FIB Unand dalam bidang seni dan sastra. Prestasi tersebut sekaligus memperkuat komitmen FIB Unand dalam memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat, bakat, kreativitas, dan karakter melalui berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik.

Melalui capaian tersebut, Amanda diharapkan mampu melanjutkan prestasinya pada tingkat nasional dan menjadikan pengalaman PEKSIMIDA sebagai bagian dari perjalanan berkarya di bidang sastra.

Dari panggung daerah menuju panggung nasional, Amanda membawa puisi, prestasi, dan nama FIB Unand.